Pertolongan Pertama saat Digigit Anjing, dari Jangan Panik hingga Vaksin Virus Rabies

Redaksi • Dipublikasikan Jumat, 16 Oktober 2026 | 11:00 WIB
Ilustrasi, digigit anjing biasanya menimbulkan rasa terkejut juga nyeri sekaligus.(pexels.com)
Ilustrasi, digigit anjing biasanya menimbulkan rasa terkejut juga nyeri sekaligus.(pexels.com)

 

sumutpos.jawapos.com - Rasa terkejut dan nyeri saat digigit anjing kadang membuat orang panik. Hingga, mereka pun salah bersikap.

Padahal, langka penting saat digigit anjing adalah harus segera mencari pertolongan pertama.

Melansir Healthline, Rabu (14/10/2026), pertolongan pertama saat digigit anjing yang tepat bukan sekadar soal meredakan nyeri, tetapi upaya mencegah cedera ringan berkembang menjadi kondisi darurat medis.

Baca Juga: Kabut Asap Ganggu Jarak Pandang di Sergai, Kasat Lantas Tekankan 5 Langkah Keselamatan

Berikut langkah pertolongan pertama digigit anjing yang bisa dilakukan:

1. Jangan panik
Jangan panik. Cara paling tepat untuk menangani gigitan anjing adalah bergantung pada tingkat keparahannya. 

Jika memungkinkan, penting untuk segera pindah ke tempat yang aman dan menjauh dari anjing tersebut guna mencegah cedera lebih lanjut.

Jika luka gigitan tergolong parah, carilah bantuan atau hubungi layanan darurat supaya kamu segera mendapatkan penanganan medis. 

Baca Juga: Siswa di Medan Belajar Daring 16-21 Oktober 2026, Kadisdikbud : Orangtua Pastikan Anak Tetap Belajar

Setelah itu, ikutilah instruksi pertolongan pertama yang spesifik dari layanan medis tersebut.

2. Kulit terluka atau robek
Jika gigitan menyebabkan kulit terluka atau robek, lakukan beberapa hal berikut:

- Basuh area luka: Jika memungkinkan, segera basuh area luka dengan air hangat yang bersih serta sabun lembut tanpa pewangi.

- Tekan perlahan area luka: Tindakan ini dapat meningkatkan aliran darah untuk sementara waktu sekaligus membantu mengeluarkan bakteri berlebih.

- Tutup luka dengan kain: Menutup luka dengan kain bersih sembari menekannya dapat membantu menghentikan pendarahan.

Baca Juga: Kajari Labusel Lantik Rahmad sebagai Kasubbag Pembinaan, Perkuat Tata Kelola Internal

- Gunakan salep antibiotik: Setelah pendarahan pada luka gigitan mulai mereda, oleskan salep dan balut luka dengan rapat menggunakan perban bersih.

- Ganti perban secara berkala: Lakukan hal ini terutama jika darah merembes keluar membasahi perban.

3. Kulit tidak terluka atau robek ringan
Jika untungnya kulit tidak terluka dan tidak terjadi pendarahan, kamu bisa basuh area gigitan dengan air hangat dan sabun. Lalu oleskan salep antibiotik untuk membantu membasmi bakteri.

Namun, segera cari pertolongan medis jika kamu mengalami gejala lain yang lebih serius, seperti:

- Kemerahan atau iritasi.
- Pembengkakan.
- Area gigitan terasa hangat atau nyeri saat disentuh.
- Rasa nyeri makin hebat.
- Pendarahan makin parah.
- Demam.
- Terlihat jaringan di bawah kulit (tulang dan otot).
- Hilangnya kemampuan menggerakkan anggota tubuh yang digigit.
- Luka mengeluarkan cairan atau nanah.

4. Periksa status anjing
Selain memeriksa tingkat keparahan, kamu perlu mencari tahu status vaksinasi anjing tersebut.

Hewan sering kali membawa virus rabies yang dapat menyebabkan infeksi. 

Baca Juga: Mosi Tak Percaya 34 Anggota DPRD Deliserdang Disorot, Pengamat Sebut Berpotensi Langgar Mekanisme

Cobalah untuk memastikan apakah hewan tersebut sudah mendapatkan vaksinasi rabies terbaru atau belum.

5. Mintalah vaksin untuk virus rabies
Jika kamu digigit anjing liar yang berperilaku aneh atau anjing yang belum mendapatkan vaksin terbaru, segera temui dokter untuk mendapatkan vaksin terhadap virus rabies.

Vaksin anti-rabies biasanya diberikan dalam rangkaian lima dosis, yaitu hari kejadian, ketiga, ketujuh, ke-14 dan ke-28.

Untuk kasus gigitan tunggal maupun ganda yang menyebabkan pendarahan, kamu bisa mendapatkan immunoglobulin rabies (RIG). 

Baca Juga: Bau Menyengat Peternakan Bebek di Kota Galuh Dikeluhkan Warga, DLH Sergai Janji Turun ke Lokasi

Nantinya, RIG akan disuntikkan langsung ke dalam dan sekitar luka guna memberikan perlindungan segera sebelum vaksin mulai bekerja. (lin)

Editor : Redaksi
kesehatan Gigitan Anjing sumut pos vaksin rabies rabies