Kenali Tanda-tanda Saluran Air dalam Rumah yang Alami Kebocoran, Perhatikanlah!

Redaksi • Dipublikasikan Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:00 WIB
Ilustrasi, saluran air di dalam rumah bisa alami kebocoran dan kadang kurang terperhatikan. (pexels.com)
Ilustrasi, saluran air di dalam rumah bisa alami kebocoran dan kadang kurang terperhatikan. (pexels.com)

 

sumutpos.jawapos.com - Banyak orang yang tak sadar kalau saluran air dalam rumah, seperti pipa PDAM, mengalami kebocoran. Kenapa?

Dalam banyak kasus, kebocoran bermula dari rembesan kecil dan berlangsung selama berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan sebelum akhirnya menimbulkan tanda yang jelas.

Melansir Southern Living, Minggu (18/10/2026), kebocoran itu berpotensi menyebabkan kerusakan lebih besar di rumah. 

Ya, air yang terus merembes dapat merusak dinding, lantai, plafon hingga memicu masalah kelembapan dan pertumbuhan jamur.

Baca Juga: Resmikan STAI Darul Husna, Bupati Labusel Tekankan Pendidikan Berkarakter dan Kepedulian Sosial

Berikut beberapa tanda kebocoran air yang perlu diperhatikan setiap pemilik rumah:

1. Muncul bau apek
Bau apek yang terus muncul sekalipun tidak turun hujan bisa menjadi tanda adanya spot lembap di rumah. 

Coba periksa area kamar mandi dan dapur, termasuk bagian bawah kabinet serta sekitar pipa.

Di ruangan lain, sumber kelembapan bisa berasal dari air hujan yang merembes melalui atap, dinding, atau talang yang bermasalah.

2. Muncul embun atau tetesan air
Perhatikan jendela, ventilasi, dan area lain yang tiba-tiba sering basah atau dipenuhi embun.

Baca Juga: Cegah Narkoba hingga Tawuran, Polres Batu Bara Sambangi Lima Sekolah Serentak

Jika kondisi tersebut terus berulang, kelembapan bisa masuk ke dinding dan lapisan insulasi sehingga meningkatkan risiko kerusakan serta pertumbuhan jamur.

3. Ada celah atau gelembung
Perubahan pada lantai, cat tembok, atau trim dinding juga patut diperhatikan. 

Misalnya, lantai kayu atau penutup lantai sintetis (laminated flooring) yang mulai melengkung, celah yang melebar, bahkan ubin terlepas, atau permukaan yang mengembung dapat menjadi tanda kelembapan.

Meski demikian, perubahan pada lantai tidak selalu disebabkan oleh kebocoran karena kelembapan ruangan yang tinggi juga dapat menjadi penyebab.

4. Terdapat noda air
Noda kecokelatan pada dinding dan plafon merupakan salah satu tanda yang paling mudah dikenali akibat air atau rembesan. 

Baca Juga: Pemkab Nisel Perpanjang Masa Kerja 633 PPPK Paruh Waktu, Pegawai Absen Terancam Tak Diperpanjang

Satu titik kecil bekas tetesan pun dapat menjadi petunjuk air yang merembes dari balik permukaan.

Segera cari sumber kebocoran dan perbaiki bagian yang terdampak, terutama jika air merembes dari balik dinding atau plafon.

5. Cat menggelembung atau mengelupas
Cat yang tiba-tiba menggelembung, retak, atau mengelupas juga perlu dicurigai. 

Kondisi serupa dapat terjadi pada wallpaper yang mulai menggelembung, menggulung, atau terlepas dari dinding.

Kelembapan tinggi dapat menyebabkan masalah tersebut, tetapi rembesan air dari pipa, atap, atau bagian rumah lainnya juga bisa menjadi penyebab.

6. Tekanan air berubah
Jika tekanan air di rumah yang biasanya normal tiba-tiba menurun, jangan langsung menganggap penyebabnya adalah keran atau pipa yang tersumbat.

Baca Juga: Saksi Pelindo Sebut PNBP Jasa Pandu Pelabuhan Telah Dibayar

Namun, kebocoran pada sistem perpipaan juga patut diperiksa, terutama jika perubahan tersebut berlangsung selama beberapa waktu tanpa penyebab yang jelas.

7. Tagihan air tiba-tiba naik
Kenaikan tagihan tanpa perubahan dalam pemakaian air bisa menjadi petunjuk adanya kebocoran. 

Keran yang menetes atau toilet yang terus mengalir memang dapat membuat penggunaan air meningkat.

Namun, jika tidak ada alasan yang jelas, periksa kemungkinan kebocoran di bagian lain rumah.(lin)

Editor : Redaksi
Perawatan Rumah Kebocoran Air Saluran Air Tips Hunian Tips Rumah