Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Bau Kaki Bikin Malu? Ini Penyebab dan Solusinya

Johan Panjaitan • Senin, 8 September 2025 | 11:10 WIB
ilustrasi: bau kaki dapat menganggu aktivitas sehari-hari. (FREEPIK)
ilustrasi: bau kaki dapat menganggu aktivitas sehari-hari. (FREEPIK)

Sumutpos.jawapos.com-Apakah Anda pernah mengalami situasi tidak nyaman karena bau kaki? Misalnya, saat melepas sepatu di dalam mobil setelah seharian bekerja, dan semua orang tiba-tiba menoleh karena aroma yang menyengat? Anda tidak sendiri!

Meski bukan kondisi medis serius, bau kaki bisa sangat mengganggu, baik untuk diri sendiri maupun orang di sekitar. Dikutip dari kanal Youtube SB30health, Dr. Sung dalam video terbarunya membahas secara lengkap tentang penyebab bau kaki dan cara mengatasinya.

Penyebab Utama Bau Kaki

Dr. Sung menyebutkan, bahwa bau kaki umumnya disebabkan oleh beberapa faktor berikut:

-Kurangnya Kebersihan Kaki
Banyak orang malas mencuci kaki setelah beraktivitas, apalagi jika terburu-buru. Kebiasaan memakai kembali sepatu dan kaus kaki kotor tanpa mencuci kaki terlebih dahulu bisa memicu bau tak sedap.

-Infeksi Kuman (Bakteri atau Jamur)
Lingkungan lembap dalam sepatu adalah tempat ideal bagi kuman berkembang biak. Akibatnya, kaki bisa mengalami infeksi yang memicu bau tak sedap.

-Pemilihan Sepatu dan Kaos Kaki yang Kurang Tepat
Sepatu dengan sirkulasi udara buruk atau berbahan tebal (seperti sepatu proyek atau kerja lapangan) bisa memicu keringat berlebihan. Kaos kaki yang jarang diganti juga menjadi sumber utama bau kaki.

Solusi Praktis Mengatasi Bau Kaki

Berikut beberapa tips efektif dari Dr. Sung untuk mengatasi bau kaki:

1. Jaga Kebersihan Kaki

Cuci kaki secara rutin, terutama setelah beraktivitas.

Potong dan bersihkan kuku kaki secara teratur.

Gunakan batu apung untuk mengangkat sel kulit mati di tumit.

2. Ganti Kaos Kaki Setiap Hari

Pilih kaos kaki berbahan katun yang menyerap keringat.

Jika Anda banyak beraktivitas di luar, bawa kaos kaki cadangan dan ganti saat sudah basah.

Pastikan kaki dikeringkan dengan baik sebelum memakai kaos kaki dan sepatu kembali.

3. Jemur Sepatu Secara Berkala

Jemur sepatu di bawah sinar matahari selama 5–10 menit untuk mencegah pertumbuhan bakteri.

Hindari menjemur terlalu lama agar sepatu tidak cepat rusak.

4. Rendam Kaki untuk Relaksasi dan Kebersihan

Gunakan air hangat yang dicampur garam, perasan lemon, atau air teh.

Jangan rendam kaki jika ada luka terbuka, karena bisa terasa perih.

Garam dan lemon dikenal memiliki sifat antiseptik alami.(han)

 

Editor : Johan Panjaitan
#aroma #penyebab #bau kaki