Sumutpos.jawapos.com-Menjaga kadar gula darah tetap stabil tak selalu harus rumit. Salah satu langkah sederhana yang bisa dilakukan adalah memilih minuman yang tepat. Tanpa disadari, beberapa minuman sehari-hari tanpa gula ternyata dapat membantu tubuh menjaga kadar gula darah tetap seimbang.
Berikut lima di antaranya, seperti dilansir Eating Well:
1. Air Soda Tanpa Tambahan
Air soda tanpa pemanis, tanpa perasa, dan tanpa kalori adalah pilihan aman untuk penderita diabetes maupun mereka yang ingin menjaga gula darah.
Gelembung karbon dioksida (CO₂) dalam air soda tidak mengandung kalori, karbohidrat, protein, atau lemak, sehingga tidak memengaruhi kadar gula darah.
Namun, hati-hati dengan air soda beraroma atau tonic water, karena sering kali mengandung gula, fruktosa, atau pemanis buatan seperti aspartam, sukralosa, maupun stevia.
2. Teh
Teh — baik hijau, hitam, putih, maupun herbal seperti mint, jahe, chamomile, atau rosella — tidak mengandung kalori selama tidak ditambahkan gula, susu, atau krimer.
Penelitian menunjukkan bahwa teh dapat meningkatkan efektivitas hormon insulin yang berperan menurunkan kadar gula darah. Kandungan antioksidan dan senyawa bioaktif di dalamnya membantu memperkuat fungsi ini.
3. Kopi Hitam
Menurut The American Journal of Clinical Nutrition, kopi hitam tanpa gula dapat membantu memperbaiki kadar gula darah.
Tambahan seperti krimer, susu nabati, atau sirup justru bisa memicu lonjakan gula darah setelah dikonsumsi.
Sebagai alternatif, Anda dapat menambahkan sedikit kayu manis untuk memperkaya rasa sekaligus mendukung kontrol gula darah. Kayu manis dikenal mampu meniru kerja insulin dengan membantu penyerapan gula ke dalam sel.
4. Susu
Satu gelas susu, termasuk yang bebas laktosa, dapat membantu menstabilkan gula darah berkat kombinasi karbohidrat, protein, dan lemak di dalamnya.
Susu murni (full cream) lebih efektif menjaga kestabilan kadar gula karena lemak dan proteinnya memperlambat penyerapan gula.
Meski mengandung sekitar 4,8–5 gram laktosa per 100 ml, susu tetap memiliki indeks glikemik rendah (sekitar 30–35), sehingga tidak menyebabkan lonjakan gula darah secara cepat.
5. Air Putih
Air putih adalah pilihan terbaik untuk hidrasi sekaligus membantu ginjal mengeluarkan kelebihan glukosa melalui urin.
Selain itu, air menjaga volume plasma darah tetap normal sehingga kadar glukosa lebih stabil.
Sebaliknya, ketika tubuh kekurangan cairan, darah menjadi lebih pekat dan kadar gula dapat sementara meningkat. Maka, pastikan kebutuhan cairan tubuh selalu tercukupi setiap hari.
Menjaga kestabilan gula darah bukan hanya soal membatasi makanan manis, tetapi juga bijak memilih minuman. Air putih, teh, kopi hitam, susu, dan air soda tanpa tambahan adalah pilihan sederhana namun efektif untuk mendukung kesehatan metabolik Anda.(han)
Editor : Johan Panjaitan