Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Bersantai dan Perbanyak Makan Lemak Bisa Kurangi Perut Buncit

Redaksi • Sabtu, 21 Februari 2026 | 16:37 WIB

ilustrasi, perut buncit terutama akibat lemak visceral berisiko memicu berbagai penyakit kronis. (freepik.com)
ilustrasi, perut buncit terutama akibat lemak visceral berisiko memicu berbagai penyakit kronis. (freepik.com)

sumutpos.jawapos.com - Perut buncit jadi masalah dan stres mengatasinya? Santai saja, ternyata mengatasi lemak bisa dengan bersantai.

Namun, maksud di sini bukan bersantai layaknya malas bergerak alias marger. Pun perbanyak makan lemak juga bisa menurunkan perut buncit, apa maksudnya?

Melansir Eating Well, Sabtu (21/2/2026), perut buncit terutama akibat lemak visceral, dianggap sebagai salah satu tantangan besar untuk dihilangkan.

Pasalnya, perut bunci akibat lemak ini berisiko memicu berbagai penyakit kronis, mulai dari penyakit jantung, diabetes tipe 2, hingga sindrom metabolik.

Menariknya, ada beberapa kebiasaan yang dianggap buruk tapi justru bisa menyingkirkan lemak perut. Apa saja? Ini dia:

1. Bersantai
Stres yang berkepanjangan tidak hanya memengaruhi mental, tetapi berdampak juga pada berat badan.

Stres dapat meningkatkan kadar hormon kortisol, yang mendorong penumpukan lemak di area perut.

Luangkan waktu untuk bersantai setiap hari. Cobalah meditasi, jalan-jalan ringan, atau sekadar berbincang dengan teman.

Mengurangi stres adalah langkah penting untuk mencapai berat badan yang ideal.

2. Konsumsi banyak lemak
Menghindari lemak dalam makanan bukan cara yang bijak untuk menurunkan berat badan. Faktanya, jenis lemak yang dikonsumsi sangat penting.

Lemak sehat yang berasal dari makanan seperti kacang-kacangan, ikan berlemak, dan minyak zaitun, terbukti dapat membantu menurunkan lemak perut.

Sebuah studi menunjukkan, mengikuti pola makan ini selama 18 bulan dapat mengurangi hingga 14 persen lemak visceral.

3. Kurangi kardio
Meskipun dikenal efektif membakar kalori, terlalu banyak latihan kardio justru bisa membuat Anda merasa lebih lapar. 

Tak heran jika banyak orang yang makan berlebihan setelah melakukan olahraga ini.

Sebagai gantinya, fokus pada jalan kaki dan latihan kekuatan. Jalan kaki dapat meningkatkan metabolisme dan membakar lemak visceral secara signifikan.

Sebuah studi menunjukkan, semakin banyak berjalan, semakin sedikit lemak visceral yang tersimpan.

Selain itu, latihan kekuatan juga membantu membangun otot yang dapat meningkatkan pembakaran kalori bahkan saat tubuh sedang beristirahat.

4. Istirahat cukup
Banyak orang berpikir bahwa olahraga tanpa henti adalah kunci sukses menghilangkan lemak. Padahal, istirahat yang cukup sangat penting untuk pemulihan tubuh.

Saat Anda beristirahat, otot-otot yang 'robek' akibat olahraga memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri dan tumbuh lebih kuat.

Sebaliknya, kurangnya waktu istirahat dapat membuat tubuh lelah dan malah menghambat pembakaran lemak.

Pastikan Anda mengambil hari istirahat aktif, seperti berjalan santai atau yoga ringan.

5. Konsumsi kalori
Mungkin terdengar berlawanan dengan logika, tetapi terlalu sedikit makan bisa menjadi bumerang.

Membatasi asupan kalori secara ekstrem dapat meningkatkan rasa lapar dan memicu keinginan untuk makan berlebihan.

Solusinya adalah makan secara teratur dengan porsi yang seimbang. Pastikan setiap hidangan mengandung protein dan serat yang cukup untuk membantu Anda merasa kenyang lebih lama.(lin)

Editor : Redaksi
#perut buncit #kelola stres #tips diet sehat #Gaya Hidup Sehat #makan sehat