sumutpos.jawapos.com - Kadang orang lebih percaya obat alami seperti air rebusan tertentu daripada obat kimia, termasuk soal asam urat.
Maksudnya, untuk meredakan nyeri akibat asam urat tinggi, mereka mengonsumsi obat berbahan alami atau herbal.
Melansir Healthline, Senin (27/4/2026), asam urat terjadi karena penumpukan kristal urat yang bisa menyebabkan peradangan dan pembengkakan di area sendi.
Jika produksi asam urat berlebihan atau ginjal tidak mampu mengeluarkannya, asam urat akan menumpuk dan menyebabkan nyeri.
Baca Juga: PLN Putus Listrik PDAM Limapuluh, Ratusan Warga Terjebak Krisis Air Bersih
Selain mengonsumsi obat-obatan yang diresepkan dokter, ada beberapa tanaman herbal dan bumbu dapur yang bisa menurunkan asam urat secara alami.
Bahan-bahan herbal ini dapat dikonsumsi dalam bentuk air rebusan. Berikut beberapa contohnya:
1. Jahe
Jahe sangat populer sebagai rempah alami dengan sifat anti-inflamasi yang kuat.
Sebuah penelitian menunjukkan, jahe dapat membantu mengurangi nyeri akibat asam urat dan menurunkan kadar asam urat dalam darah.
Baca Juga: Tusiyah, ASN yang Palsukan Surat Tanah di Polonia Divonis Ringan, JPU Langsung Banding
Cara mengonsumsinya cukup mudah, yakni dengan merebus 2 sendok teh jahe segar dalam air selama 10 menit dan minum hingga 3 cangkir sehari.
Namun, sebelum mengonsumsi dalam jumlah besar, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.
2. Lemon
Lemon mengandung zat yang dapat membantu menetralkan asam urat dalam tubuh. Melansir Medical News Today, sebuah studi pada hewan menunjukkan, ekstrak lemon dapat mengurangi kadar asam urat.
Penelitian lain pada manusia mengungkapkan, menambahkan air perasan dari dua buah lemon segar ke dalam dua liter air setiap hari dapat membantu menurunkan asam urat.
3. Lemon dan kunyit
Banyak penelitian yang menunjukkan air lemon dan kunyit bisa menurunkan kadar asam urat.
Baca Juga: Kuartal I 2026, Polres Labuhanbatu Catat Lonjakan Kinerja Pengungkapan Kasus
Cara membuatnya juga mudah, yakni dengan mencampur air perasan dari setengah lemon ke dalam air hangat, tambahkan 2 sendok teh kunyit, dan 1 sendok teh cuka apel. Minumlah 2-3 kali sehari untuk hasil terbaik.
4. Seledri
Seledri dan biji seledri telah lama digunakan sebagai obat tradisional untuk masalah ginjal dan peradangan.
Meski penelitian ilmiah masih terbatas, seledri dipercaya dapat mengurangi peradangan akibat asam urat.
Konsumsi seledri dalam bentuk jus, rebusan, atau langsung sebagai sayuran segar, bisa membantu menurunkan asam urat secara alami.
5. Daun jelatang
Jelatang merupakan tanaman herbal yang dipercaya dapat mengurangi peradangan dan nyeri akibat asam urat.
Walaupun bukti ilmiah langsung masih kurang, air rebusan jelatang sering digunakan sebagai obat tradisional untuk menjaga kesehatan ginjal dan mengurangi gejala asam urat.
Untuk membuatnya, seduh 1-2 sendok teh daun jelatang kering dalam segelas air panas dan minum hingga 3 cangkir sehari.
6. Bunga dandelion
Bunga dandelion dikenal sebagai herbal yang mendukung kesehatan hati dan ginjal. Beberapa studi pada hewan menunjukkan, dandelion dapat membantu menurunkan kadar asam urat.
Anda bisa mengonsumsi dandelion dalam bentuk air rebusan, ekstrak, atau suplemen sesuai petunjuk pada kemasannya.
7. Bunga rosella
Hibiscus atau bunga rosella sering digunakan sebagai minuman herbal yang menyegarkan. Penelitian pada hewan menunjukkan, hibiscus dapat membantu menurunkan kadar asam urat.
Baca Juga: Pemain Timnas Voli Putri Indonesia, Ada Megawati dan Shindy Sasqia
Minum air rebusan rosella secara rutin bisa menjadi pilihan alami untuk menurunkan asam urat dan mengurangi nyeri sendi. (lin)
Editor : Redaksi