Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Awas! Nyeri Berkepanjangan pada Telapak Kaki Bisa Berarti Masalah

Redaksi • Sabtu, 13 Juni 2026 | 07:01 WIB
ilustrasi, rasa sakit pada telapak kaki yang tak kunjung hilang patut diwaspadai. (pexels.com)
ilustrasi, rasa sakit pada telapak kaki yang tak kunjung hilang patut diwaspadai. (pexels.com)

 

sumutpos.jawapos.com - Rasa nyeri pada telapak kaki biasanya hal yang biasa, apalagi kalau itu efek dari berolahraga atau berdiri terlalu lama.

Namun, sakit di telapak kaki yang berkenjangan dapat berarti lain, bisa jadi ini mengartikan penyakit tertentu.

Melansir Very Well Health, Jumat (12/6/2026), penyebabnya nyeri di telapak kaki sejatinya tidak selalu sederhana. 

Artinya, rasa nyeri berkepanjangan bisa berasal dari cedera ringan hingga kondisi medis tertentu.

Baca Juga: Belasan Rumah di Sidikalang Rusak Diterjang Angin Puting Beliung dan Hujan Es

Nah, berikut beberapa kemungkinan penyebab sakit di telapak kaki:

1. Plantar Fasciitis
Plantar fasciitis merupakan salah satu penyebab paling umum. 

Kondisi ini terjadi akibat peradangan pada jaringan penghubung di bawah kaki yang disebut plantar fascia.

Jaringan tersebut membentang dari tumit hingga ke pangkal jari kaki.

Gejala yang muncul bisa berupa rasa nyeri tajam atau tumpul, bahkan sensasi terbakar di telapak kaki. 

Baca Juga: 29 WBP Lapas Labuhan Ruku Ikuti Ujian Kesetaraan Paket A, B, dan C

Biasanya, rasa sakit paling terasa saat pertama kali menginjak lantai pada pagi hari.

Orang yang mengalami plantar fasciitis biasanya memiliki kondisi kaki datar (flat foot), kelebihan berat badan, sering berjalan atau berdiri di permukaan keras, berjalan tanpa alas kaki, termasuk efek dari kehamilan.

2. Osteoarthritis
Osteoarthritis atau radang sendi yang biasanya terjadi pada lutut, ternyata bisa membuat telapak kaki nyeri juga.

Saat radang sendi, penderitanya sering kali mengubah cara berjalan. Perubahan ini dapat memengaruhi tekanan pada kaki, sehingga menimbulkan nyeri di telapak.

Sebuah studi kecil yang dipublikasikan di jurnal Musculoskeletal Care (2023), menunjukkan kondisi plantar fasciitis sering terjadi bersamaan dengan osteoarthritis lutut, terutama dengan nyeri di tumit.

3. Metatarsalgia
Metatarsalgia merupakan kondisi yang menyebabkan nyeri di bagian depan telapak kaki, tepatnya di area lima tulang metatarsal yang menghubungkan pergelangan kaki dengan jari-jari kaki.

Rasa sakit biasanya terasa tajam, nyeri, atau terbakar, dan makin parah saat berdiri, berjalan, atau berlari. 

Baca Juga: PT Dairi Prima Mineral Tutup Sementara Gudang Handak, Tegaskan Komitmen Kepatuhan Regulasi

Kondisi ini sering dialami oleh orang yang melakukan aktivitas high-impact, seperti lari atau lompat. Metatarsalgia juga sering dialami perempuan paruh baya.

4. Kapalan dan kutil kaki
Kapalan dan kutil kaki juga bisa menjadi penyebab telapak kaki nyeri. Kedua kondisi ini muncul akibat gesekan atau tekanan berulang dari sepatu yang kurang pas.

Kapalan biasanya berupa penebalan kulit tanpa inti, sedangkan kutil memiliki inti keras di tengahnya. 

Kedua kondisi ini bisa diatasi sendiri, seperti merendam kaki dan menggosoknya dengan batu apung.

Baca Juga: Aksi Hemat Energi DKI Picu Perdebatan

Namun, jika muncul gejala seperti pendarahan atau infeksi, atau jika kamu memiliki diabetes, sebaiknya konsultasikan ke dokter terkait.

5. Kutil plantar
Kutil di area plantar telapak kaki ini bisa muncul akibat infeksi virus human papillomavirus (HPV) yang masuk melalui luka kecil di kulit.

Kutil ini bisa menular dan menyebar melalui kontak langsung atau berbagi barang, seperti sepatu dan kaus kaki.

Kutil plantar dapat menimbulkan rasa sakit dan memaksamu mengubah cara berjalan untuk menghindari nyeri. 

Baca Juga: Rutan Kelas IIB Sidikalang Salurkan Sembako ke Masyarakat

Meski kutil ini bisa hilang sendiri dalam satu hingga dua tahun, dokter bisa menyarankan pengobatan untuk mengurangi rasa sakit dan mencegah penyebaran.

6. Asam urat tinggi
Ketika kadar asam urat tinggi, kamu berisiko mengalami radang sendi yang menyebabkan nyeri dan pembengkakan. 

Meski nyeri banyak terjadi di jari, lutut, atau persendian lainnya, area telapak kaki seperti di tumit juga bisa mengalaminya.

Serangan nyeri akibat asam urat biasanya berlangsung selama satu hingga dua minggu dengan gejala yang sangat menyakitkan. 

Setelah serangan, gejala bisa hilang sementara waktu sebelum muncul kembali.(lin)

Editor : Redaksi
#kesehatan #Plantar Fasciitis #Nyeri Kaki #Telapak Kaki #asam urat