sumutpos.jawapos.com - Teh susu adalah salah satu minuman yang menjadi pilihan orang banyak. Rasabya lembut dan kerap dianggap lebih mengenyangkan dibandingkan teh biasa.
Namun, cara pembuatan teh susu ternyata tidak bisa dilakukan sembarangan.
Pasalnya, teh susu berisiko menjadi media pertumbuhan bakteri jika dibuat dan disimpan dengan cara yang keliru.
Melansir MedicineNet, Jumat (26/6/2026), risiko teh susu ini meningkat jika teh direndam terlalu lama atau dicampur susu lalu dibiarkan pada suhu ruangan.
Ini karena Tmteh dan susu sama-sama mengandung zat yang bisa menjadi makanan bakteri. Jadi, kalau dibiarkan terlalu lama, apalagi di suhu ruangan, risikonya besar.
Artinya, salah satu kesalahan yang sering dilakukan adalah membiarkan teh terendam terlalu lama setelah diseduh.
Teh mengandung gula dan asam amino yang dapat memicu pertumbuhan bakteri jika dibiarkan lebih dari beberapa jam.
Teh sebaiknya segera dikonsumsi maksimal dalam waktu 2 hingga 4 jam setelah diseduh. Jika ingin disimpan, teh harus dimasukkan ke dalam kulkas dan tetap dikonsumsi dalam waktu singkat.
Baca Juga: Ini Nama 14 PJU Polda Sumut yang Dimutasi
Risiko tersebut menjadi lebih besar ketika teh dicampur dengan susu. Susu mengandung gula dan protein yang mempercepat pertumbuhan bakteri, terutama jika dibiarkan di luar kulkas.
Cara aman membuat teh susu dilakukan secara terpisah untuk meminimalkan risiko kesehatan.
Berikut langkah yang dinilainya paling aman:
1. Seduh teh terlebih dahulu menggunakan daun teh, bukan kantong teh.
2. Gunakan saringan teh berbahan stainless steel.
3. Seduh dengan air panas secukupnya.
4. Setelah teh siap, barulah campurkan susu. (lin)
Editor : Redaksi