sumutpos.jawapos.com - Mungkin, sadar atau tidak, ada kebiasaan sehari-hari Anda yang ternyata bisa memicu paru-paru basah.
Ujung-ujungnya, gejala paru-paru basah seperti penurunan nafsu makan, mual muntah, dan sakit kepala pun muncul.
Melansir Healthline, Jumat (3/7/2026), paru-paru basah merupakan istilah awam yang menggambarkan kondisi penumpukan cairan di organ paru. Sementara di dunia medis, kondisi ini disebut sebagai pneumonia.
Pada dasarnya pneumonia disebabkan oleh infeksi bakteri, virus, atau jamur.
Baca Juga: Soal Nobar Piala Dunia di Tengah OTT KPK, Sekda Langkat: Sudah Terjadwal dan Instruksi Kemendagri
Yang jelas, penyakit infeksi pernapasan akut ini dapat menyebabkan penyakit ringan hingga mengancam jiwa pada orang dari segala usia.
Bahkan, menjadi penyebab kematian akibat infeksi terbesar pada anak-anak di seluruh dunia.
Oleh karena itu, menerapkan pola hidup sehat dengan meninggalkan kebiasaan buruk dapat membantu mencegah paru-paru basah.
Berikut beberapa kebiasaan yang memicu paru-paru basah:
1. Merokok
Kebiasaan merokok dapat merusak pertahanan alami tubuh terhadap bakteri dan virus penyebab pneumonia atau paru-paru basah.
Baca Juga: Kolombia vs Ghana: Ujian Tembok Kokoh The Black Stars
2. Konsumsi alkohol
Mengonsumsi alkohol dalam jumlah yang banyak juga meningkatkan risiko terserang paru-paru basah.
Pasalnya, alkohol dalam jumlah yang banyak dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan kemungkinan menghirup air liur atau muntah ke paru-paru akibat sedasi.
3. Kurang menjaga kebersihan
Kebiasaan yang menyebabkan paru-paru basah selanjutnya adalah kurang menjaga kebersihan dengan baik.
Baca Juga: Pasca OTT KPK, Wabup Langkat Tiorita Menangis: “Saya Tidak Tahu Keberadaan Pak Bupati”
Untuk melindungi diri dari infeksi virus maupun bakteri penyebab paru-paru basah, pastikan untuk mencuci tangan secara teratur dengan sabun dan menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal.
4. Terpapar polusi atau udara beracun
Sering terpapar polusi udara dan asap beracun di lingkungan tempat tinggal maupun tempat kerja dapat meningkatkan peluang terserang infeksi paru-paru basah.
5. Sering berada di lingkungan padat dan lembap
Sering berada di lingkungan yang padat, lembap, pengap, dan kurang ventilasi membuat kuman lebih mudah berkembang biak di udara.
Baca Juga: Diduga ada Oknum Pengatur 'Permainan' di RSUD Pirngadi, Rico Waas : Silakan Periksa Saja
Jika hal ini berlangsung untuk waktu yang lama, risiko terserang paru-paru basah kian meningkat. Oleh karena itu, selalu pastikan sirkulasi udara dan pencahayaan di rumah dijaga dengan baik.(lin)
Editor : Redaksi