sumutpos.jawapos.com* - Hati-hati dengan bau mulut, bukan karena bikin risih, namun dia bisa mengartikan penyakit tertentu.
Melansir Prevention, Kamis (16/7/2026), dari bau mulut, para peneliti menemukan senyawa organik volatil atau volatile organic compound (VOC) dari mikroba usus.
Artinya, senyawa dari bau mulut ini bisa memberikan petunjuk mengenai kesehatan seseorang.
Baca Juga: Dukung B50 dan Ketahanan Pangan, PTPN IV PalmCo Perkuat PSR, Serap 1,73 Juta Ton TBS
Dengan kata lain, studi ini menunjukkan potensi pengembangan tes berbasis napas untuk memudahkan diagnosis penyakit.
Berikut beberapa penyakit yang bisa dideteksi dari aroma bau mulut:
1. Penyakit hati
Ketika Anda memiliki gangguan pada hati atau liver, ini juga bisa dideteksi melalui napas. Adapun napas yang keluarkan berbau seperti "napas orang mati".
Napas ini juga dikenal dengan fetor hepaticus, yakni napas khas yang menyebabkan bau apek. Bau ini menandakan penyakit hati atau gagal hati yang sudah parah.
2. Diabetes tipe 1 dan 2
Secara historis, sampel napas sudah digunakan untuk mendiagnosisi kondisi diabetes karena adanya keton yang khas dalam napas.
Keton itu sendiri merupakan zat kimia yang diproduksi oleh hati ketika tubuh memecah lemak. Zat ini dapat menyebabkan napas berbau buah atau aseton.
3. Tukak lambung
Meski belum tentu berbau, ada beberapa tes diagnostik berbasis napas yang digunakan secara klinis.
Salah satunya, tes untuk infeksi Helicobacter pylori yang dapat menyebabkan tukak lambung.
Tes ini bernama urea breath test yang dilakukan sebagai skrining awal. Tindakan tes bersifat non-invasif alias tidak menimbulkan rasa sakit.
4. Infeksi di saluran hidung, tenggorokan atau paru-paru
Infeksi pada saluran hidung dan tenggorokan, dapat membuat cairan di dalamnya berbau busuk.
Adapun pneumonia dapat membuat Anda batuk berdahak yang baunya tak sedap.
5. Gastroesophageal reflux disease (GERD)
Saat sedang mengalami GERD, asam lambung akan naik ke kerongkongan dan terkadang hingga ke mulut.
Cairan ini terasa asam dan menimbulkan bau tidak di mulut.
6. Mulut kering
Xerostomia atau mulut kering, merupakan kondisi yang disebabkan oleh kurangnya air liur di mulut.
Ketika kurang air liur, mulut jadi kesulitan membersihkan bakteri dari sisa makanan. Hal ini menyebabkan napas berbau seperti telur busuk.(lin)
Editor : Redaksi