Tak Perlu Obat Tidur, Trik Ini Bantu Tubuh Cepat Terlelap Saat Cuaca Panas

Johan Panjaitan • Dipublikasikan Rabu, 29 Juli 2026 | 17:00 WIB
ilustrasi, salah posisi tidur bisa bikin penderita GERD makin tidak nyaman. (freepik.com)
ilustrasi, salah posisi tidur bisa bikin penderita GERD makin tidak nyaman. (freepik.com)

 

Sumutpos.jawapos.com– Gelombang panas atau suhu udara yang tinggi sering membuat kualitas tidur menurun. Kamar yang pengap, tubuh yang terus berkeringat, hingga rasa gerah membuat banyak orang sulit memejamkan mata meski tubuh sudah kelelahan.

Dilansir dari RBC Ikraina, seorang  terapis klinik tidur Natalie Pennicott-Collier mengatakan, ada cara sederhana yang didukung penjelasan ilmiah untuk membantu tubuh lebih cepat tertidur tanpa obat tidur maupun pendingin ruangan.

Mengapa Cuaca Panas Membuat Sulit Tidur?

Secara alami, tubuh membutuhkan penurunan suhu inti sekitar 1–2 derajat Celsius sebelum memasuki fase tidur nyenyak.

Baca Juga: PLN ULP Tebing Tinggi Bergerak Cepat Atasi Gangguan Listrik Pascakebakaran, Warga Beri Apresiasi

Pada malam yang sejuk, proses tersebut berlangsung otomatis. Namun ketika suhu kamar terlalu tinggi, tubuh kesulitan melepaskan panas sehingga mekanisme alami untuk tidur terganggu.

Akibatnya, detak jantung tetap tinggi, sistem saraf berada dalam kondisi siaga, dan otak menganggap tubuh belum siap untuk beristirahat.

Inilah yang membuat seseorang terus terjaga meski sudah berbaring lama di tempat tidur.

Rahasianya Ada di Kaki

Natalie menjelaskan bahwa kaki merupakan salah satu bagian tubuh yang paling efektif untuk melepaskan panas.

Pembuluh darah di telapak kaki membantu mengalirkan panas keluar dari tubuh. Karena itu, membiarkan satu atau kedua kaki berada di luar selimut dapat mempercepat proses pendinginan alami tubuh.

Trik sederhana ini memberi kesempatan bagi tubuh untuk membuang panas berlebih sehingga suhu inti tubuh turun lebih cepat dan otak menerima sinyal bahwa waktu tidur telah tiba.

Baca Juga: DLH Binjai Perkuat Pembinaan Pengelolaan Limbah Dapur MBG, Pastikan IPAL Sesuai Standar

Cara tersebut bahkan dapat dilakukan tanpa menggunakan AC maupun mandi air dingin sebelum tidur.

Kontras Suhu yang Dibutuhkan Otak

Para ahli tidur menjelaskan bahwa tubuh sebenarnya tidak membutuhkan kondisi yang sepenuhnya dingin agar bisa tertidur.

Yang diperlukan justru kontras suhu ringan antara beberapa bagian tubuh.

Saat tubuh tetap terasa hangat di bawah selimut sementara kaki merasakan udara yang sedikit lebih sejuk, otak menganggap kondisi tersebut sebagai lingkungan yang aman dan ideal untuk memasuki fase tidur.

Perbedaan suhu yang halus ini membantu menenangkan sistem saraf sekaligus mempercepat proses seseorang tertidur.

Tips Agar Tidur Lebih Nyaman Saat Malam Panas

Selain membiarkan kaki berada di luar selimut, beberapa kebiasaan berikut juga dapat membantu meningkatkan kualitas tidur ketika cuaca sedang panas:

Gunakan selimut tipis dan pakaian berbahan yang mudah menyerap keringat.
Jaga sirkulasi udara di kamar agar panas tidak terperangkap.

Baca Juga: Festival Kebudayaan Kota Medan Perdana Digelar Oktober 2026, Disdikbud Siapkan Ajang Edukasi Warisan Budaya
Hindari konsumsi makanan berat dan minuman berkafein menjelang tidur.
Minum air secukupnya untuk mencegah dehidrasi, tetapi jangan berlebihan agar tidak sering terbangun ke kamar mandi.

Meski terlihat sederhana, membiarkan kaki terkena udara yang lebih sejuk dapat menjadi cara alami membantu tubuh menurunkan suhu inti, menenangkan sistem saraf, dan membuat tidur lebih cepat serta lebih nyenyak, bahkan saat malam terasa sangat panas. (han)

Editor : Johan Panjaitan
obat tidur cuaca panas tidur Trik