Ternyata Bukan Kembang Kol! Sayuran Ini Lebih Unggul untuk Dukung Imunitas

Johan Panjaitan • Dipublikasikan Senin, 17 Agustus 2026 | 17:30 WIB
Brokoli. (FREEPIK)
Brokoli. (FREEPIK)

 

Sumutpos.jawapos.com-Brokoli dan kembang kol sama-sama masuk keluarga sayuran cruciferous yang dikenal kaya nutrisi. Keduanya rendah kalori, mengandung serat, dan dapat menjadi bagian dari pola makan sehat.

Namun, jika harus memilih mana yang memiliki keunggulan nutrisi lebih lengkap, brokoli sedikit lebih unggul.

Meski begitu, bukan berarti kembang kol kalah telak. Masing-masing memiliki kandungan nutrisi dan manfaat yang berbeda sehingga keduanya tetap layak masuk menu harian.

Brokoli Unggul dalam Vitamin C dan K

Dilansir dari laman RBC.Ukraina, Brokoli menonjol karena kandungan vitamin C dan vitamin K yang tinggi.

Vitamin C berperan penting dalam mendukung fungsi sistem kekebalan tubuh sekaligus membantu tubuh dalam proses pembentukan kolagen. Sementara vitamin K berkaitan erat dengan proses pembekuan darah dan membantu menjaga kesehatan tulang.

Baca Juga: Debut Langsung Juara, Korpri Dambaan FC Sergai Angkat Trofi KMSI Piala Gubernur Sumut 2026

Brokoli juga mengandung lutein, salah satu antioksidan yang berperan dalam menjaga kesehatan mata.

Warna hijaunya yang khas menjadi salah satu ciri sayuran ini kaya akan berbagai senyawa tanaman yang bermanfaat bagi tubuh.

Kembang Kol Punya Keunggulan Tersendiri

Jangan buru-buru menyingkirkan kembang kol dari daftar belanja.

Sayuran berwarna putih ini memiliki kandungan kalori dan karbohidrat yang sedikit lebih rendah dibandingkan brokoli. Karena itu, kembang kol cukup populer sebagai alternatif makanan berkarbohidrat tinggi.

Kembang kol dapat diolah menjadi pengganti nasi, kentang tumbuk, bahkan bahan dasar makanan tertentu.

Selain itu, kembang kol mengandung vitamin B6 dan folat, dua nutrisi yang memiliki peran penting dalam berbagai fungsi tubuh, termasuk sistem saraf.

Jadi, Mana yang Lebih Sehat?

Jika dibandingkan secara keseluruhan dari kandungan vitamin, mineral, dan senyawa antioksidannya, brokoli cenderung menjadi pemenang.

Baca Juga: Warga Sukoharjo Sulap Bambu Jadi Menara Eiffel 23 Meter untuk Rayakan HUT RI

Brokoli memiliki kandungan vitamin C dan K yang menonjol serta sejumlah senyawa tanaman yang mendukung kesehatan tubuh. Kandungan kalsium dan senyawa yang berkaitan dengan fungsi kekebalan tubuh juga menjadi nilai tambah.

Namun, perbedaan tersebut bukan alasan untuk hanya mengonsumsi brokoli.

Kembang kol tetap memiliki tempat penting dalam pola makan sehat, terutama bagi mereka yang ingin mengurangi asupan karbohidrat atau mencari variasi sumber nutrisi.

Jangan Terpaku pada Satu Jenis Sayuran

Pada akhirnya, pola makan sehat bukan tentang mencari satu sayuran yang paling sempurna.

Mengonsumsi brokoli dan kembang kol secara bergantian justru memberikan tubuh variasi nutrisi yang lebih luas. Keduanya bisa dimasak sebagai tumisan, dikukus, dipanggang, atau ditambahkan ke berbagai hidangan.

Baca Juga: Kasus Narkotika, Paman Ketua Ormas Diadili di PN Binjai, Didakwa Pasal Berlapis

Jadi, jika harus memilih satu, brokoli memang sedikit lebih unggul secara nutrisi. Tetapi jika memungkinkan, masukkan keduanya ke dalam menu.

Sebab, kunci pola makan sehat bukan hanya soal memilih pemenang, melainkan memastikan tubuh mendapatkan beragam nutrisi dari berbagai sumber makanan. (net/han)

Editor : Johan Panjaitan
imunitas unggul sehat brokoli kembang kol