Sumutpos.jawapos.com-Menyimpan buah dan sayuran dalam satu tempat memang terasa praktis. Namun, kebiasaan tersebut justru dapat mempercepat kerusakan sejumlah bahan makanan, terutama jika apel ikut berada di dalamnya.
Apel mengeluarkan etilen, yakni gas alami tumbuhan yang berperan dalam proses pematangan sekaligus penuaan buah dan sayuran. Ketika bahan makanan yang sensitif terhadap etilen disimpan terlalu dekat dengan apel, proses pematangan dapat berlangsung lebih cepat sehingga kesegarannya berkurang.
Karena itu, jika Anda terbiasa berbelanja buah dan sayuran untuk persediaan beberapa hari atau bahkan seminggu, penempatan bahan makanan perlu diperhatikan.
Dilansir dari laman RBC. Ukraina, berikut sejumlah makanan yang sebaiknya tidak disimpan berdekatan dengan apel.
1. Pisang
Pisang matang juga menghasilkan etilen. Ketika pisang dan apel disimpan dalam satu wadah, keduanya sama-sama melepaskan gas tersebut sehingga proses pematangan dapat berlangsung lebih cepat.
Pisang yang sudah matang sebaiknya tidak diletakkan dalam satu mangkuk buah bersama apel, terutama jika ingin memperpanjang masa simpannya.
Baca Juga: Liverpool Rebut Bradley Barcola dari PSG, Tebus Rp2,7 Triliun
2. Alpukat
Alpukat juga menghasilkan etilen selama proses pematangan. Jika ditempatkan terlalu dekat dengan apel, alpukat yang masih keras dapat matang lebih cepat dari yang diharapkan.
Jika alpukat memang ingin disimpan selama beberapa hari sebelum dikonsumsi, jauhkan dari apel agar proses pematangannya lebih mudah dikendalikan.
3. Wortel
Berbeda dari pisang dan alpukat, wortel termasuk bahan pangan yang sensitif terhadap etilen.
Paparan etilen dalam penyimpanan dapat mempercepat penurunan kualitas wortel dan dalam kondisi tertentu memengaruhi cita rasanya.
Karena itu, apel dan wortel sebaiknya disimpan di tempat terpisah. Jika keduanya berada di dalam kulkas, gunakan kompartemen atau wadah yang berbeda.
4. Mentimun
Mentimun juga bukan pasangan yang ideal untuk apel.
Paparan etilen dapat membuat mentimun lebih cepat menguning dan kehilangan tekstur renyahnya. Kondisi tersebut tentu membuat mentimun tidak lagi segar ketika akan digunakan.
Baca Juga: Afgan Isi OST Film Agensi Rumah Tangga, Bawakan Langit Merah Muda
Jika apel disimpan pada suhu ruang di dapur, sebaiknya mentimun ditempatkan cukup jauh dari buah tersebut.
5. Sayuran Berdaun
Selada, bayam dan berbagai sayuran berdaun lainnya juga cukup sensitif terhadap kondisi penyimpanan.
Berada terlalu dekat dengan apel dapat mempercepat proses penuaan sehingga kualitas dan kesegarannya lebih cepat menurun.
Sayuran berdaun sebaiknya disimpan dalam wadah atau kantong khusus yang mampu mempertahankan kelembapan. Sementara itu, apel ditempatkan terpisah.
Cara Menyimpan Apel agar Lebih Awet
Jika memiliki apel dalam jumlah banyak, tempat penyimpanan perlu diatur agar buah tersebut tidak berdekatan dengan bahan makanan yang sensitif terhadap etilen.
Di dalam kulkas, apel dapat ditempatkan di kompartemen atau wadah tersendiri. Cara sederhana ini dapat membantu memperlambat proses pematangan bahan makanan lain yang ada di sekitarnya.
Baca Juga: Indonesia Masuk Era Lansia, Generasi Sandwich Makin Tertekan
Perhatikan pula kondisi apel sebelum disimpan. Apel yang sudah memar, rusak atau mulai membusuk sebaiknya segera dipisahkan dari buah yang masih sehat.
Satu buah yang mengalami kerusakan dapat mempercepat penurunan kualitas buah lainnya, terutama jika disimpan dalam wadah tertutup dalam waktu lama.
Meski demikian, bukan berarti apel harus selalu diisolasi dari seluruh bahan makanan. Jika buah tersebut akan dikonsumsi dalam satu atau dua hari, menyimpannya berdekatan kemungkinan tidak akan menjadi persoalan besar.
Namun, untuk penyimpanan jangka lebih panjang, memisahkan apel dari buah dan sayuran yang sensitif terhadap etilen merupakan langkah sederhana untuk menjaga kesegaran sekaligus mengurangi makanan yang terbuang sia-sia.(net/han)
Editor : Johan Panjaitan