Sumutpos.jawapos.com-Niatnya hanya melihat satu video sebelum tidur, tetapi tanpa terasa layar ponsel sudah menemani hingga larut malam. Satu unggahan berganti video lain, kemudian notifikasi, berita, pesan, hingga media sosial kembali dibuka.
Kebiasaan doomscrolling seperti ini membuat waktu menjelang tidur yang seharusnya menjadi momen untuk menenangkan diri justru dipenuhi rangsangan.
Padahal, tidur yang cukup dan berkualitas merupakan bagian penting dari kesehatan. Dalam pendekatan Ayurveda, rutinitas harian atau dinacharya juga menekankan pentingnya transisi yang tenang dari aktivitas siang menuju waktu istirahat pada malam hari.
Baca Juga: Siap Jadi Kaya Raya? Ini 5 Zodiak yang Paling Serius Mengejar Kesuksesan Finansial
Dilansir dari English Jagran, Dr Partap Chauhan, Ayurvedacharya sekaligus wellness ambassador mengatakan, perubahan kecil yang dilakukan secara konsisten dapat membantu menciptakan rutinitas malam yang lebih tenang.
Tidak perlu ritual rumit. Beberapa kebiasaan sederhana berikut bisa menjadi alternatif untuk menggantikan kebiasaan menggulir layar sebelum tidur.
1. Ciptakan "Matahari Terbenam Digital"
Langkah pertama adalah menentukan batas waktu penggunaan perangkat elektronik.
Usahakan mulai mengurangi penggunaan ponsel, laptop, maupun televisi sekitar 30–60 menit sebelum tidur. Anggap waktu tersebut sebagai "matahari terbenam digital", yakni momen ketika aktivitas dunia maya perlahan dihentikan.
Redupkan pencahayaan ruangan, jauhkan ponsel dari tempat tidur, dan berikan kesempatan kepada pikiran untuk keluar dari hiruk-pikuk informasi.
Tujuannya bukan menghilangkan teknologi sepenuhnya, melainkan menentukan kapan teknologi berhenti membantu dan mulai mengganggu waktu istirahat.
Baca Juga: Polres Sergai Ringkus 5 Pelaku Sabu di 3 Lokasi Perbaungan
2. Biasakan Tidur dan Bangun pada Waktu yang Sama
Tubuh menyukai pola yang konsisten.
Karena itu, membiasakan diri tidur dan bangun pada waktu yang relatif sama setiap hari dapat membantu membangun rutinitas yang lebih teratur.
Jangan selalu menunggu sampai tubuh benar-benar kelelahan sebelum pergi tidur. Sebaliknya, tentukan waktu istirahat yang memungkinkan tubuh memperoleh waktu tidur yang cukup.
Kebiasaan ini juga dapat membantu mereka yang sedang berusaha memperbaiki pola tidur yang berantakan.
3. Ganti Kebiasaan Scrolling dengan Ritual yang Menenangkan
Waktu yang biasanya dihabiskan untuk menggulir media sosial sebenarnya bisa dialihkan ke aktivitas yang lebih menenangkan.
Membaca beberapa halaman buku, mendengarkan musik lembut, melakukan latihan pernapasan ringan, atau sekadar duduk dalam suasana hening bisa menjadi cara sederhana untuk memberi sinyal bahwa hari telah berakhir.
Mandi atau berendam air hangat juga dapat dimasukkan ke dalam rutinitas malam jika terasa nyaman.
Baca Juga: Abu Vulkanik Anak Krakatau Meluas, 6 Bandara Pagi Ini Masih Ditutup
Yang terpenting, jangan membuat rutinitas tersebut menjadi pekerjaan baru yang justru membebani. Kuncinya adalah menciptakan suasana tenang, bukan mengejar rutinitas yang sempurna.
4. Jangan Terlalu Banyak Makan Menjelang Tidur
Kebiasaan makan larut malam juga dapat membuat waktu tidur terasa kurang nyaman.
Dalam pendekatan Ayurveda, tubuh dianjurkan memiliki waktu untuk menyelesaikan proses pencernaan sebelum tidur. Karena itu, jika harus makan pada malam hari, pilihan yang lebih ringan dapat dipertimbangkan.
Makan malam lebih awal juga bisa menjadi pilihan. Bagi sebagian orang, makanan yang terlalu berat, pedas, atau kaya lemak menjelang tidur dapat menimbulkan rasa tidak nyaman dan mengganggu kualitas istirahat.
5. Luangkan Beberapa Menit untuk Pernapasan Sadar
Pikiran terkadang tetap sibuk meskipun tubuh sudah berada di tempat tidur.
Pekerjaan yang belum selesai, pesan yang belum dibalas, notifikasi, hingga agenda esok hari bisa terus berputar di kepala.
Baca Juga: Zona Bahaya Sinabung Dipersempit, Pengungsi Kuta Tengah Hari Ini Boleh Pulang
Dalam kondisi seperti ini, luangkan beberapa menit untuk melakukan pernapasan secara perlahan dan nyaman. Fokuskan perhatian pada ritme napas, bukan pada berbagai hal yang belum selesai.
Latihan sederhana tersebut dapat menjadi jembatan dari hari yang penuh stimulasi menuju suasana malam yang lebih tenang.
Tidur Bukan Waktu yang Terbuang
Mengubah kebiasaan sebelum tidur tidak harus dimulai dengan perubahan besar.
Mematikan ponsel lebih awal, menjaga jadwal tidur, memilih aktivitas yang menenangkan, menghindari makan terlalu berat pada larut malam, hingga meluangkan beberapa menit untuk bernapas dengan tenang dapat menjadi langkah kecil yang lebih realistis.
Pendekatan Ayurveda menempatkan tidur sebagai salah satu bagian penting dalam menjaga keseimbangan dan kesejahteraan. Namun, kebiasaan tersebut sebaiknya dipandang sebagai pelengkap rutinitas sehat, bukan pengganti penanganan medis jika seseorang mengalami gangguan tidur yang menetap.
Pada akhirnya, persoalannya bukan apakah teknologi harus ditinggalkan. Yang lebih penting adalah mengetahui kapan harus berhenti menatap layar dan memberi tubuh kesempatan untuk benar-benar beristirahat.(net/han)
Editor : Johan Panjaitan