sumutpos.jawapos.com - Ada banyak pilihan karbohidrat yang tersedia. Nasi dan kentang menjadi yang paling umum.
Artinya, ketika terhalang makan nasi karena sesuatu sebab, kentang bisa menjadi pilihan yang menarik.
Melansir Food Struct, Minggu (6/9/2026) secara komponen nutrisi, nasi putih memiliki kandungan kalori dan karbohidrat yang jauh lebih tinggi. Sementara kentang biasanya 5,5 kali lebih kaya akan serat.
Selain itu, kentang juga menyediakan tiga kali lebih banyak vitamin B2 dan B6, serta 15 kali lebih banyak kalium, dan dua kali lebih banyak magnesium.
Baca Juga: Pengamat Dorong Penerapan HACCP hingga Penyimpanan Sampel Makanan untuk MBG
Pada saat yang sama, nasi putih menyediakan vitamin B1 dan folat dua kali lebih banyak dan natrium yang lebih sedikit.
Secara rata-rata, kentang memiliki nilai indeks glikemik dan indeks insulin yang lebih tinggi.
Sebenarnya, keduanya sama-sama menyehatkan. Keduanya juga sama-sama memberikan energi yang dibutuhkan tubuh.
Hanya saja, keduanya juga tetap menimbulkan risiko untuk tubuh.
Kandungan karbohidrat pada nasi yang lebih tinggi berpotensi membebani respons insulin tubuh dan memicu lonjakan gula darah. Hal ini perlu jadi perhatian, utamanya pada orang dengan diabetes.
Baca Juga: Kejati Sumut Belum Limpahkan Perkara Dugaan Korupsi Kredit Bank Plat Merah ke Tipikor Medan
Selain itu, kadar arsenik pada beras juga perlu jadi perhatian. Namun, ada beberapa cara yang bisa membantu menghilangkan atau mengurangi kadar arsenik pada beras.
Sementara pada kentang, yang perlu diperhatikan adalah kandungan kaliumnya. Orang dengan tekanan darah tinggi perlu membatasi kandungan kalium.
Dan, jika harus mengambil kesimpulan, kentang sebenarnya lebih unggul daripada nasi.
Kentang jauh lebih kaya nutrisi, menawarkan kalium, vitamin C, dan vitamin B6 yang jauh lebih tinggi.
Baca Juga: Perwa Smart City Jadi Kriteria Penilaian Indeks Smart City Pematangsiantar
Selain itu, kentang juga mengenyangkan dan membantu mempertahankan rasa kenyang lebih lama.
Namun, pengolahan kentang juga perlu diperhatikan. Sumber karbohidrat satu ini sering diolah dengan cara digoreng atau dijadikan kentang tumbuk bersama mentega.
Cara itu membuat kentang jadi menimbulkan risiko.(lin)
Editor : Redaksi