Tubuh Mulai Cepat Lelah di Usia 60-an? Jangan Abaikan 5 Kebiasaan Ini

Johan Panjaitan • Dipublikasikan Rabu, 16 September 2026 | 09:16 WIB
Sepasang lansia melakukan senam secara rutin. (Freepik/Ilustrasi)
Sepasang lansia melakukan senam secara rutin. (Freepik/Ilustrasi)

 

Sumutpos.jawapos.com– Memasuki usia 60-an bukan berarti tubuh harus melambat dan aktivitas mulai dibatasi. Justru pada fase ini, menjaga kebugaran menjadi semakin penting agar tetap bisa menjalani hari dengan aktif dan mandiri.

Penuaan merupakan proses alami yang tidak dapat dihentikan. Namun, bagaimana tubuh melewati fase tersebut sangat dipengaruhi oleh kebiasaan yang dilakukan setiap hari.

Rutinitas sederhana, mulai dari memenuhi kebutuhan cairan, tetap aktif bergerak, menjaga kualitas tidur, hingga rutin memeriksakan kesehatan, dapat menjadi bagian penting dari pola hidup sehat di usia lanjut.

Tak perlu selalu melakukan perubahan besar. Kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten justru dapat membantu menjaga energi dan mendukung fungsi tubuh seiring bertambahnya usia.

Baca Juga: Banggar DPRD Deliserdang Soroti Dugaan Markup Alkes Rp8,3 Miliar di RSUD Amri Tambunan

Dilansir dari English Jagran, berikut lima kebiasaan yang bisa diterapkan untuk membantu menjaga tubuh tetap sehat dan aktif di usia 60-an.

1. Pastikan Tubuh Cukup Cairan

Jangan menunggu rasa haus datang untuk mulai minum. Memenuhi kebutuhan cairan merupakan salah satu kebiasaan sederhana yang penting, terutama ketika usia bertambah.

Dehidrasi dapat membuat tubuh terasa lemas dan memicu keluhan seperti sakit kepala. Padahal, cairan dibutuhkan untuk menunjang berbagai fungsi tubuh, mulai dari menjaga suhu tubuh, membantu pencernaan, hingga mendukung proses pembuangan zat sisa.

Air putih dapat menjadi pilihan utama. Sementara itu, konsumsi minuman berkafein seperti kopi dan teh sebaiknya tetap diperhatikan agar tidak berlebihan.

2. Jangan Biarkan Tubuh Terlalu Lama Diam

Usia 60-an bukan alasan untuk berhenti bergerak. Sebaliknya, aktivitas fisik yang dilakukan secara rutin dapat membantu mempertahankan kebugaran sekaligus kekuatan otot.

Tidak harus berupa olahraga berat. Berjalan kaki, melakukan peregangan, berkebun, atau aktivitas fisik ringan lainnya bisa menjadi pilihan selama sesuai dengan kemampuan tubuh.

Baca Juga: Partai Perindo Karo Sediakan Ambulans Gratis  untuk Korban MBG

Meluangkan waktu sekitar 30 menit untuk beraktivitas setiap hari dapat menjadi bagian dari rutinitas. Bagi mereka yang memiliki kondisi kesehatan tertentu, jenis dan intensitas aktivitas sebaiknya disesuaikan dengan kondisi tubuh dan anjuran tenaga kesehatan.

3. Jangan Mengorbankan Waktu Tidur

Tubuh yang aktif membutuhkan istirahat yang cukup. Karena itu, tidur tidak seharusnya dianggap sebagai waktu yang bisa dikurangi begitu saja.

Pada usia 60-an, menjaga pola tidur yang teratur menjadi bagian penting dari kebiasaan sehari-hari. Usahakan tidur dan bangun pada waktu yang relatif sama setiap hari.

Bukan hanya soal berapa lama tidur, konsistensi jadwal istirahat juga penting untuk membantu membangun pola tidur yang lebih teratur.

4. Perhatikan Porsi Makan

Bertambahnya usia membuat perhatian terhadap pola makan menjadi semakin penting. Bukan sekadar memilih makanan yang dikonsumsi, tetapi juga memperhatikan jumlahnya.

Makan dalam porsi terlalu besar sekaligus dapat membuat perut terasa penuh, kembung, dan tubuh menjadi kurang nyaman untuk beraktivitas.

Karena itu, usahakan makanan dikonsumsi dalam porsi yang sesuai kebutuhan. Menu harian juga sebaiknya tetap beragam agar tubuh memperoleh berbagai nutrisi yang dibutuhkan.

5. Jangan Menunggu Sakit untuk Memeriksakan Diri

Menjaga kesehatan tidak cukup hanya dengan menerapkan pola hidup sehat. Pemeriksaan kesehatan secara berkala juga penting, terutama ketika usia semakin bertambah.

Pemeriksaan rutin dapat membantu memantau kondisi tubuh dan menemukan masalah kesehatan lebih awal, bahkan sebelum menimbulkan keluhan yang berarti.

Baca Juga: DPW APVI Sumut Bagian Utara Deklarasikan Industri Vape Berintegritas

Jenis dan frekuensi pemeriksaan tentu tidak sama untuk setiap orang. Faktor seperti usia, kondisi kesehatan, riwayat keluarga, serta faktor risiko lainnya perlu menjadi pertimbangan.

Pada akhirnya, memasuki usia 60-an bukan tentang melawan proses penuaan, melainkan menjalaninya dengan tubuh yang tetap terawat.

Kebiasaan sederhana yang dilakukan setiap hari dapat menjadi fondasi untuk mempertahankan kebugaran dan kualitas hidup. Tidak perlu memaksakan perubahan drastis. Mulailah dari hal-hal yang realistis, lakukan secara konsisten, dan sesuaikan dengan kemampuan tubuh.(jpc/han)

Editor : Johan Panjaitan
lemas sederhana kebiasaan kualitas tidur loyo