Sumutpos.jawapos.com-Tas harian bukan sekadar pelengkap penampilan. Di tengah mobilitas yang semakin tinggi, tas dituntut mampu menjadi ruang penyimpanan yang praktis sekaligus menunjang gaya personal.
Karena itu, memilih tas untuk menemani aktivitas sehari-hari tidak cukup hanya melihat model, warna, atau tren yang sedang berkembang.
Kapasitas, material, kompartemen, hingga cara membawa tas justru menjadi bagian penting yang menentukan apakah sebuah tas benar-benar nyaman digunakan atau hanya menarik saat pertama kali dilihat.
Satu tas bahkan bisa dituntut menjalankan banyak fungsi, mulai dari menemani aktivitas bekerja, menghadiri agenda santai, hingga perjalanan singkat.
Baca Juga: Direktur Perumda Tirtasari Mundur, BKPSDM Binjai Ungkap Alasan
Dilansir dari laman jawapos.com, apa saja yang perlu diperhatikan sebelum memilih tas harian?
1. Jangan Abaikan Material
Material menjadi salah satu faktor utama yang menentukan karakter, ketahanan, sekaligus tampilan sebuah tas.
Untuk penggunaan jangka panjang, bahan dengan struktur dan kualitas yang baik dapat menjadi pertimbangan karena lebih mampu mempertahankan bentuk tas meski digunakan berulang kali.
Kulit, misalnya, memiliki karakter yang dapat berkembang seiring waktu. Salah satu jenis yang kerap menjadi pilihan adalah full grain leather, yang mempertahankan lapisan terluar kulit sehingga tekstur alaminya tetap terlihat.
Namun, material berkualitas juga membutuhkan perawatan. Cara membersihkan, menyimpan, hingga melindungi tas dari kondisi tertentu perlu diperhatikan agar kualitasnya tetap terjaga.
Dengan kata lain, material bukan hanya soal tampilan. Ia juga menentukan bagaimana sebuah tas bertahan menemani aktivitas sehari-hari.
2. Sesuaikan Kompartemen dengan Barang Bawaan
Tas berukuran ringkas belum tentu praktis. Sebaliknya, tas berukuran besar juga tidak otomatis nyaman jika bagian dalamnya tidak memiliki tata ruang yang jelas.
Karena itu, jumlah dan jenis kompartemen sebaiknya disesuaikan dengan barang yang biasa dibawa.
Ruang penyimpanan yang terpisah dapat membantu mengorganisasi barang berdasarkan kebutuhan. Barang yang sering digunakan bisa ditempatkan pada bagian yang mudah dijangkau, sementara barang lain dapat disimpan di ruang yang lebih aman dan tertutup.
Baca Juga: Pemkab Langkat Studi Banding ke Bandung, Dalami Satu Data dan Teknologi Geospasial
Penataan seperti ini membuat isi tas lebih terorganisasi. Pengguna pun tidak perlu menghabiskan waktu mengaduk seluruh isi tas hanya untuk menemukan benda kecil.
Tas yang baik bukan hanya mampu membawa banyak barang, tetapi juga membantu pemiliknya menjaga barang tetap tertata.
3. Perhatikan Fleksibilitas Cara Membawa
Aktivitas yang berbeda membutuhkan cara membawa tas yang berbeda pula.
Model yang hanya bisa digunakan sebagai handbag, misalnya, mungkin terlihat elegan untuk agenda tertentu. Namun, ketika harus berjalan cukup jauh atau membutuhkan kedua tangan untuk aktivitas lain, model tersebut bisa terasa kurang praktis.
Karena itu, tas dengan strap yang dapat dilepas atau disesuaikan menawarkan fleksibilitas lebih besar.
Tas dapat dibawa dengan tangan ketika menghadiri acara tertentu, lalu diubah menjadi crossbody bag ketika mobilitas meningkat.
Kenyamanan juga tidak boleh luput dari perhatian. Panjang strap, posisi tas saat dikenakan, hingga bobot keseluruhan dapat memengaruhi kenyamanan, terutama ketika tas digunakan dalam waktu lama.
Baca Juga: Utamakan Privasi Nasabah, BSI Raih Pengakuan Global Lewat Sertifikasi ISO 27701:2025
Pada akhirnya, fleksibilitas menjadi nilai tambah penting bagi sebuah tas yang dirancang untuk menemani berbagai aktivitas.
4. Pilih Warna yang Tidak Cepat Membosankan
Warna memang berkaitan erat dengan gaya personal. Namun, ketika sebuah tas akan digunakan hampir setiap hari, aspek kemudahan memadukan warna sebaiknya ikut dipertimbangkan.
Warna netral cenderung lebih mudah dipadukan dengan berbagai pilihan pakaian. Sementara itu, warna yang lebih berani dapat menjadi aksen yang membuat penampilan terlihat lebih menonjol.
Tidak ada satu warna yang mutlak paling tepat. Pilihan terbaik tetap bergantung pada gaya berpakaian dan kebutuhan masing-masing.
Yang terpenting, warna tas memiliki kecocokan dengan mayoritas pakaian yang dimiliki. Dengan begitu, tas tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga memiliki frekuensi pemakaian yang tinggi.
Kolaborasi Hadirkan Tas dengan Konsep Serbaguna
Konsep tas yang menggabungkan fungsi dan estetika tersebut turut dihadirkan melalui kolaborasi URBAN ICON dan ROUNN.
Keduanya menghadirkan KYRA, tas berbahan Italian Full Grain Leather dengan desain yang mengedepankan kesederhanaan sekaligus fleksibilitas.
Baca Juga: Man City vs Norwich City: Maresca Mulai Perburuan Trofi, Jejak Guardiola Jadi Patokan
KYRA dirancang untuk membantu pengguna mengorganisasi barang-barang esensial dalam aktivitas sehari-hari. Tas tersebut juga dilengkapi attachable and adjustable stud strap, sehingga dapat digunakan sebagai handbag maupun crossbody bag.
Pilihan warnanya mencakup Hazell Mill, Taupe Mill, Cotton Mill, Cremisi Mill, dan Black Asphalt Mill.
“KYRA merepresentasikan bagaimana sebuah everyday bag dapat memiliki keseimbangan antara fungsi dan estetika. Siluetnya clean, tetapi tetap memiliki karakter yang kuat untuk menjadi bagian dari personal style,” ujar Shamsuri Jamaluddin, Deputy General Manager Lifestyle Time International.
Pada akhirnya, memilih tas harian bukan semata-mata persoalan mengikuti tren.
Tas yang terlihat menarik akan jauh lebih bernilai ketika mampu menjawab kebutuhan penggunanya. Material yang sesuai, kapasitas yang memadai, kompartemen yang tertata, cara membawa yang fleksibel, serta warna yang mudah dipadukan menjadi pertimbangan penting sebelum menentukan pilihan.(jpc/han)
Editor : Johan Panjaitan