Sumutpos.jawapos.com– Musim panen belum tentu menjadi akhir perjalanan tomat menuju kematangan. Ketika suhu malam mulai turun dan tomat di kebun belum sempat berubah merah, buah yang masih hijau sebenarnya bisa dipetik lalu dibiarkan matang di dalam rumah.
Dilansir dari RBC.ukraina, tidak semua tomat hijau akan menghasilkan rasa dan tekstur yang sama. Tingkat kematangan saat dipetik menjadi salah satu faktor penting. Tomat yang sudah berkembang sempurna memiliki peluang lebih besar untuk matang dengan baik setelah dipanen.
Pilih Tomat Hijau yang Sudah Cukup Matang
Tomat yang akan diperam di dalam rumah sebaiknya merupakan buah yang sehat dan sudah mencapai ukuran normal sesuai varietasnya. Hindari memilih tomat yang busuk, retak, mengalami kerusakan berat atau masih berukuran sangat kecil.
Perhatikan pula perubahan warna. Tomat hijau yang warnanya mulai memudar dan perlahan berubah menjadi lebih terang umumnya lebih siap melanjutkan proses pematangan setelah dipetik.
Baca Juga: Akademisi Nilai Kamar Khusus Pajak di MA Penting untuk Jaga Kepastian Penerimaan Negara
Sebaliknya, tomat yang benar-benar belum berkembang sempurna cenderung tidak menghasilkan rasa dan kualitas yang optimal meski sudah disimpan di dalam rumah.
Tomat juga sebaiknya segera dipetik sebelum terkena embun beku atau suhu yang terlalu rendah. Paparan suhu dingin dapat mengganggu proses pematangan dan memengaruhi kualitas buah.
Tak Perlu Dijemur di Bawah Sinar Matahari
Setelah dipetik, tomat hijau tidak harus diletakkan di ambang jendela yang terkena sinar matahari langsung. Justru, kondisi ruangan yang hangat dan stabil lebih penting untuk membantu proses pematangan.
Letakkan tomat dalam satu lapisan di tempat yang kering. Usahakan buah tidak saling berhimpitan agar sirkulasi udara tetap baik dan tomat yang mulai membusuk dapat segera diketahui.
Suhu sekitar 21 derajat Celsius dapat membantu mempercepat proses pematangan. Sementara pada suhu sekitar 13 derajat Celsius, prosesnya dapat berlangsung jauh lebih lama, bahkan sekitar satu bulan.
Karena itu, tempat penyimpanan yang terlalu dingin bukan pilihan tepat jika tujuannya membuat tomat cepat merah.
Tutup dengan Kertas, Bisa Bantu Percepat Pematangan
Ada cara sederhana yang dapat dicoba untuk membantu proses pematangan, yakni menyimpan tomat hijau di dalam kotak kemudian menutupnya dengan kertas.
Tomat secara alami menghasilkan etilen, yaitu gas yang berperan dalam proses pematangan buah. Ketika tomat mulai memasuki fase perubahan warna, proses pematangan dapat terus berlangsung meski buah sudah tidak berada di tanaman.
Penyimpanan dalam kotak yang ditutup kertas dapat membantu menciptakan kondisi yang sesuai untuk proses tersebut. Namun, tomat tetap perlu diperiksa secara berkala agar buah yang mulai rusak tidak memengaruhi tomat lainnya.
Baca Juga: Duet Phillerson - Siverio Menggila, PSMS Bantai Persiku 6-0
Berapa Lama Sampai Tomat Berubah Merah?
Tidak ada waktu pasti yang berlaku untuk semua tomat. Kecepatan pematangan dipengaruhi varietas, suhu penyimpanan serta tingkat kematangan buah ketika dipetik.
Sebagian tomat bisa mulai berubah warna dalam waktu relatif singkat. Sementara lainnya membutuhkan waktu lebih lama.
Agar proses pematangan berlangsung bertahap, tomat yang sudah merah dapat dikeluarkan terlebih dahulu. Sementara tomat yang masih hijau dibiarkan melanjutkan proses pematangannya.
Jangan Masukkan Tomat Hijau ke Kulkas
Satu hal yang perlu diperhatikan: jangan menyimpan tomat hijau di dalam kulkas jika ingin membuatnya matang.
Suhu rendah tidak membantu proses pematangan secara optimal dan dapat memengaruhi rasa maupun tekstur buah. Kondisi hangat dalam batas yang sesuai justru lebih mendukung tomat untuk melanjutkan proses alaminya.
Baca Juga: Verdianto Iskandar Pimpin PB GABSI, Novan Siregar Optimistis Bridge Semakin Berkembang
Sedangkan tomat yang masih sangat kecil, rusak parah atau sudah menunjukkan tanda-tanda pembusukan sebaiknya tidak dipaksakan untuk matang. Buah seperti itu lebih baik segera dipisahkan dan dimanfaatkan untuk keperluan lain.
Jadi, ketika suhu mulai turun dan tomat di kebun belum juga merah, tidak perlu buru-buru membuangnya. Dengan memilih buah yang tepat dan menyimpannya dalam kondisi yang sesuai, tomat hijau masih bisa melanjutkan proses pematangan hingga siap dikonsumsi. (net/han)
Editor : Johan Panjaitan