Sumutpos.jawapos.com-Bau menyengat dari tempat sampah kerap menjadi masalah kecil yang mengganggu kenyamanan rumah. Meski sampah dibuang secara rutin, aroma tak sedap terkadang masih bertahan, bahkan menyebar hingga ke dapur dan ruangan lain.
Penyebabnya bukan semata-mata tumpukan sampah. Cairan sisa makanan, kelembapan, serta sisa kotoran yang menempel di dinding wadah juga bisa memicu bau yang sulit dihilangkan.
Kabar baiknya, masalah ini tidak selalu harus diatasi dengan pengharum ruangan atau produk pembersih mahal. Sejumlah bahan sederhana yang tersedia di rumah dapat membantu mengurangi bau sekaligus menjaga tempat sampah tetap segar.
Baca Juga: Tak Perlu Gosok Keras! Begini Cara Meluruhkan Kerak Putih di Teko Listrik
Dilansir dari The Spruce, ada lima trik praktis yang bisa dicoba untuk mengatasi bau tak sedap di tempat sampah.
1. Manfaatkan Kulit Jeruk untuk Aroma Segar
Jangan buru-buru membuang kulit jeruk, lemon, atau mandarin setelah menikmati buahnya. Kulit buah sitrus memiliki aroma khas yang dapat membantu menyamarkan bau tidak sedap dari sisa makanan.
Caranya mudah. Letakkan beberapa potong kulit jeruk di bagian bawah kantong sampah atau di dalam wadah sampah yang bersih.
Namun, kulit buah perlu diganti setiap beberapa hari. Jika dibiarkan terlalu lama, sisa kulit yang membusuk justru berpotensi menambah bau dan mengundang serangga.
2. Taburkan Soda Kue untuk Menyerap Bau
Soda kue atau baking soda menjadi salah satu pilihan praktis untuk membantu mengendalikan bau di tempat sampah.
Taburkan sekitar dua hingga tiga sendok makan soda kue pada bagian dasar tempat sampah yang bersih dan kering sebelum memasang kantong baru.
Baca Juga: Siap-Siap Ketiban Hoki! 5 Zodiak Ini Diramal Punya Pekan Beruntung
Soda kue membantu menetralkan sebagian senyawa penyebab bau. Bahan ini juga dapat membantu mengurangi aroma tak sedap yang muncul dari sisa makanan.
Agar hasilnya tetap optimal, ganti soda kue ketika mulai lembap atau setelah daya serapnya berkurang. Pastikan wadah tetap dibersihkan secara rutin karena soda kue bukan pengganti proses pencucian.
3. Gunakan Ampas Kopi, tetapi Pastikan Kering
Ampas kopi bekas seduhan ternyata masih bisa dimanfaatkan untuk membantu mengatasi bau di sekitar tempat sampah.
Aroma kopi yang kuat dapat membantu menyamarkan bau tidak sedap. Caranya, keringkan ampas kopi terlebih dahulu, kemudian masukkan ke dalam kantong kain kecil atau filter kertas dan letakkan di dekat kantong sampah.
Baca Juga: Galatasaray Vs Barcelona: Blaugrana Lagi Gacor, RAMS Park Terancam Jadi Lumbung Gol!
Jangan memasukkan ampas kopi yang masih basah langsung ke tempat sampah hanya untuk menghilangkan bau. Kondisi lembap dapat mendorong pertumbuhan jamur dan justru menimbulkan masalah baru.
Karena itu, pastikan ampas benar-benar kering sebelum digunakan.
4. Lapisi Bagian Bawah dengan Kertas Penyerap
Pernah mengganti kantong sampah, tetapi bau menyengat tetap muncul? Bisa jadi sumber masalahnya adalah cairan sisa makanan yang merembes dan mengendap di bagian bawah wadah.
Untuk mengatasinya, letakkan beberapa lapis koran bekas, tisu dapur, atau potongan kardus bersih dan kering di bagian dasar tempat sampah.
Lapisan tersebut membantu menyerap sebagian cairan yang bocor dari kantong sampah sehingga mengurangi kelembapan pemicu bau.
Meski sederhana, cara ini perlu disertai pemeriksaan rutin. Segera ganti kertas atau kardus yang basah agar tidak menjadi sumber bau baru.
5. Cuci dengan Sabun dan Larutan Cuka
Jika bau sudah menempel pada dinding tempat sampah, mengganti kantong saja tidak cukup. Wadah perlu dibersihkan agar sisa kotoran yang menjadi sumber aroma tak sedap ikut terangkat.
Kosongkan tempat sampah, kemudian cuci menggunakan air dan sabun cuci piring. Setelah dibilas, permukaan wadah dapat dilap dengan larutan cuka dan air.
Pastikan tempat sampah benar-benar kering sebelum digunakan kembali. Wadah yang terus-menerus lembap dapat membuat bau lebih mudah muncul.
Perlu diingat, jangan pernah mencampurkan cuka dengan pemutih atau pembersih yang mengandung klorin karena dapat menghasilkan gas beracun.
Kunci Utamanya Bukan Sekadar Pengharum
Kelima trik tersebut bisa menjadi solusi sederhana untuk menjaga tempat sampah tetap nyaman digunakan. Namun, hasilnya akan lebih maksimal jika dibarengi kebiasaan membuang sampah secara teratur, terutama sisa makanan yang mudah membusuk.
Baca Juga: Bawa Indonesia Menang 5-0 atas Singapura, Pemain Timnas Putri U-17 Asal Batu Bara Dijemput Polisi
Bersihkan wadah secara berkala, gunakan kantong sampah yang tidak mudah bocor, dan pastikan bagian dasarnya selalu kering.
Untuk perawatan sehari-hari, soda kue atau kulit jeruk bisa menjadi pilihan praktis. Sementara itu, tempat sampah yang telanjur berbau menyengat tetap perlu dicuci hingga bersih.
Dengan langkah sederhana dan perawatan yang konsisten, bau tak sedap bisa lebih terkendali tanpa harus bergantung pada pengharum ruangan. (jpc/han)
Editor : Johan Panjaitan