Sering Dianggap Sepele, Air Mentimun Ternyata Punya 4 Manfaat Ini

Johan Panjaitan • Dipublikasikan Jumat, 16 Oktober 2026 | 16:03 WIB
Mentimun untuk mengurangi jerawat. (Ilustrasi/Freepik)
Mentimun untuk mengurangi jerawat. (Ilustrasi/Freepik)

 

 Sumutpos.jawapos.com-Air mentimun atau cucumber water bisa menjadi pilihan minuman segar untuk menemani aktivitas sehari-hari. Cukup dengan merendam irisan mentimun dalam air matang, Anda bisa mendapatkan minuman beraroma ringan tanpa tambahan gula maupun pemanis buatan.

Di balik kesegarannya, mentimun memiliki kandungan air yang tinggi serta sejumlah nutrisi dan senyawa tumbuhan yang bermanfaat bagi tubuh. Mengonsumsi air mentimun juga dapat menjadi salah satu cara sederhana untuk meningkatkan asupan cairan, terutama bagi orang yang kurang menyukai air putih tawar.

Meski demikian, manfaat air rendaman mentimun perlu dipahami secara proporsional. Sebagian besar nutrisi mentimun, seperti serat dan sejumlah mineral, lebih banyak diperoleh ketika buahnya ikut dikonsumsi. Air rendamannya sendiri terutama membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh.

Baca Juga: BMKG: Sebaran Asap Masih Berlangsung Hingga Tiga Hari Kedepan

Mengutip dari Jawa Pos.com, berikut empat potensi manfaat air mentimun yang menarik untuk diketahui.

1. Membantu Memenuhi Kebutuhan Cairan Tanpa Tambahan Gula

Mentimun mengandung sekitar 95 persen air. Kandungan tersebut membuat mentimun cocok dijadikan campuran minuman untuk membantu menjaga hidrasi tubuh.

Menambahkan beberapa irisan mentimun ke dalam air putih juga dapat memberikan aroma dan rasa segar yang ringan. Cara ini bisa menjadi alternatif bagi orang yang merasa bosan dengan air putih biasa.

Keuntungan lainnya, air mentimun tanpa gula tambahan memiliki kalori yang sangat rendah. Jika digunakan untuk menggantikan minuman manis, seperti soda atau minuman kemasan tinggi gula, kebiasaan ini dapat membantu mengurangi asupan kalori harian.

Namun, air mentimun bukan minuman pembakar lemak. Pengelolaan berat badan tetap membutuhkan pola makan seimbang, aktivitas fisik, dan kebiasaan hidup sehat secara konsisten.

2. Mendukung Kesehatan Jantung dan Tekanan Darah

Mentimun mengandung kalium, mineral yang berperan dalam menjaga keseimbangan cairan serta mendukung fungsi otot dan saraf. Kalium juga berperan dalam pengaturan tekanan darah, terutama sebagai bagian dari pola makan yang sehat.

Meski begitu, jumlah kalium yang berpindah ke air rendaman mentimun relatif terbatas dan dapat bervariasi. Karena itu, air mentimun tidak bisa dianggap sebagai pengganti sumber kalium dari makanan utuh.

Baca Juga: Tingkatkan Profesionalisme Pelayanan, Petugas Loket BPN Batu Bara Ikuti Coaching Clinic

Untuk membantu menjaga tekanan darah, masyarakat dianjurkan membatasi konsumsi garam, memperbanyak sayuran dan buah-buahan, berolahraga secara teratur, serta memantau tekanan darah sesuai kebutuhan.

Air mentimun tanpa tambahan gula dapat menjadi bagian dari kebiasaan tersebut, tetapi bukan pengobatan untuk hipertensi.

3. Mendukung Kesehatan Kulit Berkat Hidrasi dan Antioksidan

Mentimun mengandung sejumlah senyawa tumbuhan, termasuk flavonoid, serta vitamin dan mineral dalam jumlah tertentu. Senyawa antioksidan berperan membantu melindungi sel dari kerusakan akibat stres oksidatif.

Sementara itu, mencukupi kebutuhan cairan penting untuk mendukung fungsi tubuh, termasuk menjaga kondisi kulit. Air mentimun dapat membantu memenuhi kebutuhan cairan apabila dikonsumsi sebagai bagian dari asupan harian.

Namun, klaim bahwa rutin minum air mentimun dapat langsung menghilangkan jerawat, membuat kulit glowing, atau mencegah penuaan belum didukung bukti klinis yang kuat.

Baca Juga: BPBD Sumut Siapkan Modifikasi Cuaca untuk Kendalikan Kabut Asap, Hujan Buatan Berlangsung Tiga Hari

Kesehatan kulit dipengaruhi banyak faktor, mulai dari pola makan, paparan sinar matahari, hormon, kualitas tidur, hingga rutinitas perawatan kulit. Karena itu, air mentimun sebaiknya dipandang sebagai minuman pendukung hidrasi, bukan solusi tunggal untuk mengatasi masalah kulit.

4. Mengandung Senyawa Tumbuhan yang Menarik untuk Diteliti

Mentimun mengandung sejumlah senyawa bioaktif, termasuk cucurbitacin, flavonoid, dan lignan. Beberapa senyawa tersebut menjadi perhatian dalam penelitian mengenai aktivitas antioksidan dan potensi biologisnya.

Namun, penelitian mengenai efek senyawa tertentu terhadap sel kanker tidak serta-merta membuktikan bahwa mengonsumsi mentimun atau air rendamannya dapat mencegah maupun mengobati kanker pada manusia.

Bukti klinis yang secara khusus menunjukkan bahwa air mentimun mampu menekan pertumbuhan kanker masih belum memadai. Oleh sebab itu, minuman ini tidak boleh digunakan untuk menggantikan pemeriksaan, pengobatan, atau anjuran medis bagi pasien kanker.

Baca Juga: Kabar Baik! 7 Zodiak Ini Diprediksi Mulai Menikmati Hidup Lagi

Mengonsumsi beragam sayuran dan buah-buahan tetap menjadi bagian penting dari pola makan seimbang yang mendukung kesehatan secara keseluruhan.

Cara Membuat Air Mentimun Segar di Rumah

Membuat air mentimun cukup mudah dan tidak membutuhkan bahan mahal. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Pilih mentimun segar. Cuci mentimun di bawah air mengalir hingga bersih. Tidak perlu menggunakan sabun atau deterjen.

  2. Iris mentimun. Potong menjadi irisan tipis agar aroma dan rasanya lebih mudah menyatu dengan air.

  3. Rendam dalam air matang. Masukkan irisan mentimun ke dalam wadah berisi sekitar 1–1,5 liter air matang.

  4. Simpan di lemari es. Diamkan selama dua hingga empat jam agar air mendapatkan aroma mentimun yang segar.

  5. Tambahkan bahan sesuai selera. Daun mint atau irisan lemon bisa digunakan untuk memperkaya rasa tanpa harus menambahkan gula.

Untuk menjaga kebersihan, simpan air mentimun di dalam lemari es dan sebaiknya habiskan dalam waktu 24 jam. Hindari membiarkan minuman terlalu lama pada suhu ruang, terutama dalam kondisi panas.

Baca Juga: Dinkes Medan Klaim Kesehatan Masyarakat Masih Terpantau Baik

Air mentimun dapat menjadi pilihan sederhana untuk membantu memenuhi kebutuhan cairan sehari-hari. Meski memiliki sejumlah kelebihan, manfaatnya tidak perlu dibesar-besarkan. Pola makan bergizi seimbang, aktivitas fisik, tidur cukup, dan pemeriksaan kesehatan berkala tetap menjadi fondasi utama untuk menjaga tubuh tetap sehat. (jpc/han)

Editor : Johan Panjaitan
kesehatan mentimun hidarasi minuman