Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Bayi Kembar Siam Meninggal Dunia

Redaksi • Rabu, 6 Juni 2012 | 08:41 WIB
MEDAN- Bayi kembar siam pasangan Iswandi (38) dan Faridah (35), warga Gampong, Kecamatan Idi Rayeuk, Aceh Timur, meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan medis selama seminggu di RSUP H Adam Malik Medan, Minggu (3/6) malam.

“Bayi kembar siam dempet dada dan perut (conjoined twinsthoraco abdomino) meninggal dunia Minggu (3/6) malam,” kata Kasubbag Hukum dan Humas RSUP H Adam Malik, Sairi M Saragih, Selasa (5/6).
Dijelaskannya, bayi kembar siam itu meninggal dalam waktu yang berbeda.

“Bayi yang pertama meninggal pukul 23.25 WIB dan bayi yang kedua meninggal pukul 24.00 WIB. Bayi yang pertama meninggal adalah bayi yang memiliki dua kaki dan mengalami kelainan pada jantung. Sedang bayi yang kedua adalah bayi yang memiliki satu kaki,” sebutnya. Dijelaskannya, kedua bayi itu meninggal dunia karena ada gangguan pernafasan.

“Mereka sudah pulang Senin (4/6) pagi pukul 08.00 WIB. Keduanya belum sempat diberi nama,” jelasnya.

Direktur Medik dan Keperawatan RSUP H Adam Malik, dr Lukmanul Hakim mengaku, kalau kedua bayi memiliki dua jantung, namun salah satunya mengalami gangguan. “Mungkin karena ada gangguan gagal jantung dan kita sudah berupaya semaksimal mungkin, namun, nyawa kedua bayi kembar siam itu tetap tak terselamatkan,” ujarnya.

Menurutnya, memang sudah ada ditemukan tanda-tanda yang aneh saat dilakukan pemeriksaan lanjutan kepada bayi kembar siam di antaranya, dadanya berwarna biru dan pada ujung jari-jari, bibir dan kukunya juga berwarna kebiruan.

“Keduanya tak bisa dipisahkan walaupun mempunyai jantung masing-masing tapi lambung dan pembuangan air seninya itu hanya satu,” pungkasnya. Menurutnya, untuk operasi belum ada dilakukan karena masih menunggu hasil laboratorium dan menunggu situasi dan kondisi fisik si bayi.

“Pada umumnya, kelainan bayi kembar siam pasti sejak kelahirannya dimana salah satunya kelainan organ dalam tubuh khususnya pada jantung. Pihak rumah sakit sudah memberikan pertolongan berupa ventilator dan membantu membuat pernafasan tapi tetap tak terselamatkan juga,” ungkapnya.

Sekadar mengingatkan, bayi kembar siam itu lahir di RSUD Kota Langsa, Selasa (29/5) lalu. Selanjutnya pihak RSUD Langsa merujuk bayi kembar siam itu ke RSUP H Adam Malik.(jon) Editor : Redaksi
#Headline