Jenazah Ateng saat masih berada di atas tempat tidur.
MEDAN, SUMUTPOS.CO - Tak hanya baik dan ramah, Zuniardiansyah alias Ateng (37) yang tewas setelah tubuhnya terbakar sambil berlari ke sana-ke mari, diketahui menderita penyakit sawan babi.
Ini dibenarkan Evrita Hanum (35), anak tiri korban. Menurutnya penyakit pria yang tinggal di Dusun IV Mariendal itu kadang-kadang kambuh jika sedang emosi. "Iya, ayahku memang punya penyakit itu," tuturnya di lokasi.
Namun anak tiri korban ini juga mengaku, bahwa penyakit yang diderita ayahnya tidak pernah merugikan kepada warga sekitar dan juga didalam keluarganya. Karena ayahnya tidak pernah melukai orang. Namun, diduga, sawan Ateng kumat saat komppor meledak hingga tak bisa berfikir jernih lagi dan akhirnya tewas.
Selama berumah tangga dengan ibunya, ayahnya sangat penyayang walaupun usia diantara keduanya terpaut cukup jauh. Begitu juga dengan anak tirinya yang paling kecil Edgar (17). "Sama ibu dan adik saya, ayah juga sayang, mereka tidak pernah bertengkar," ujarnya.
Sekedar pembelajaran, Epilepsi atau sawan babi merupakan kondisi neurologi yang mempengaruhi sistem saraf atau juga disebut Seizure. Yaitu sentakan aliran listrik diotak yang terjadi secara tiba-tiba. Kondisi ini menyebabkan kerusakan fungsi sel-sel saraf dan otak.
Jika seseorang mengalami seizure dua kali atau lebih tanpa sebab yang jelas, dapat digolongkan orang tersebut menderita epilepsi, kadang-kadang seizure terjadi beberapa bulan stelah seseorang mengalami gangguan pada otaknya.
Faktor penyebabnya banyak. Bisa karena luka/infeksi otak, tumor otak, abnormalitas struktur otak, stroke, gula darah yang rendah, konsumsi alkohol dan obat-obatan terlarang, juga obat penghilang rasa nyeri yang berlebihan
Epilepsi juga terbagi. Pertama disebut Grand Mal. Ini melibatkan serangan konvulsi yang berulang. Tanda-tandanya antara lain pingsan, gigi terkancing, anggota badan mengalami kekejangan dan meronta-ronta, kencing tidak terkawal dan mulut berbuih
Kedua, disebut Petit Mal. Tidak melibatkan konvulsi, keadaan pingsan hanya beberapa saat saja. Dan mata kelihatan memandang kosong, seakan tidak melihat atau mendengar apa-apa. tanda-tandanya, seakan-akan termenung dan tidak sadar.
Epilepsi dapat juga diartikan sebagai sawan babi yang merupakan gangguan yang menyebabkan serangan berkala yang berlaku apabila impuls elektrik otak terganggu.(gib/trg) Editor : Admin-1 Sumut Pos