Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Noni Belanda Mondar-mandir, dan Ada Perempuan Keluar Sumur

Admin-1 Sumut Pos • Selasa, 3 November 2015 | 15:44 WIB
Photo
Photo
Foto: Natalia Laurens/JPNN
Istana Merdeka.

BANGUNAN tua peninggalan Belanda kerap kali menyimpan cerita mistis dari mulut ke mulut. Begitu pula dengan Istana Merdeka. Sudah berdiri sejak 142 tahun lalu, bangunan megah yang dulu bernama Istana Koningsplein itu juga ramai dengan cerita-cerita hantunya.


Seorang pekerja yang sudah hampir 17 tahun berada di Istana pun mengisahkan hal tersebut. Pekerja yang tak ingin disebutkan namanya itu mengatakan, sejak dulu di pelataran depan Istana Merdeka setiap tengah malam ada yang bisa melihat seorang noni-noni Belanda mondar-mandir.


"Pakai gaun zaman Belanda gitu. Teman saya yang pernah lihat, sampai takut, enggak berani lewat tengah malam," kata pekerja itu.


Bukan hanya itu, kata dia, suara anak-anak yang berlarian di lorong depan istana tersebut juga terdengar jelas malam hari. Entah apa yang pernah terjadi di sekitar tempat itu zaman masa pemerintahan Gubernur Jenderal J.W. van Lansberge. Tapi suara-suara anak itu terdengar sangat senang, riang. Bahkan suara derap langkah mereka berlarian terdengar jelas.


Bukan hanya pekerja ini yang mendengar itu, menurutnya, mantan Ibu Negara Ani Yudhoyono juga dikabarkan pernah mendengar suara-suara anak tersebut saat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono masih menjabat.


"Pak SBY dan Bu Ani kan dulu tidur di Istana Merdeka. Tapi setelah itu enggak lama pindah ke Istana Negara yang belakang. Denger-denger cerita Bu Ani minta pindah karena itu, tapi ada yang bilang karena mau renovasi aja bukan karena hantu," kata sang pekerja.


Bukan hanya di lorong istana saja, cerita hantu itu ada. Di bagian samping istana, ada sebuah pantry kecil yang mirip ruang bawah tanah karena pintunya sangat rendah, di situ juga ada desas desus hantu yang menerima telepon. Pantry itu masih bagian dari istana, hanya saja tempatnya cukup tersembunyi karena sangat rendah. Yang masuk ke pantry harus menunduk karena pintunya sangat rendah.


Menurut si pekerja, tidak ada yang berani ke pantry itu tengah malam karena sering terdengar bunyi telepon di pantry.


"Dulu ada telepon jadul di dinding. Pernah teman saya di pantry mengira ada orang, karena kelihatan ada kaki lagi berdiri seolah sedang terima telepon. Eh pas di tengok, kosong enggak ada orangnya," kata si pekerja bergidik ngeri.


"Kalau malam mah kami takut ke situ," imbuhnya. Ia mengaku lewat tengah malam, tidak semua orang berani berkeliling di dalam kompleks Istana. Maklum, banyak juga pohon-pohon tua besar di halaman. Meski tak ada cerita hantu, tetap saja ada yang takut.


Cerita mistik lainnya juga datang dari sumur tua samping kiri Istana Merdeka yang berdampingan dengan kantor wapres. Si pekerja mengatakan, dari sumur tua itu sering ada hantu yang lebih menakutkan. Hantu mirip bersosok perempuan itu keluar dari dalam sumur.


"Paspampres dulu ada yang lari kebirit-birit pas jaga malam lihat hantunya keluar dari sumur," tuturnya. Kini, kata dia, sumur itu sudah ditutup. Dulunya, air dulu sumur itu sering dipakai untuk menyiram taman di istana. Namun, akhirnya ditutup.


"Sudah ditutup lama itu. Terus dibangun pos di dekat situ, biar paspampres enggak jaga sendirian mungkin. Bisa beberapa orang," kata dia sambil tersenyum.


Namanya juga cerita mistis dari mulut ke mulut. Boleh percaya, boleh tidak. Dulu saat Presiden Gus Dur masuk ke Istana Merdeka, sempat disebutkan ia sudah membersihkan tempat itu dari segala jenis mistis dan hantu. Gus Dur dan keluarga juga santai menginap di istana tersebut.


JPNN juga mengonfirmasi soal cerita mistik itu pada Kepala Biro Pengelolaan Istana, Wahyuni Saptatinah. Namun, wanita yang sudah 30 tahun mengabdi di istana itu mengaku tak pernah merasakan adanya cerita-cerita mistis tersebut.

"Biasa lah cerita dari mulut ke mulut. Tapi saya selama kerja di sini enggak pernah alami itu atau dengar itu," kata wanita berjilbab yang akrab disapa Bu Ade tersebut.


Meski begitu, Ade mengaku, percaya bahwa dunia mistis itu pasti ada walau tidak mengalami langsung.


"Namanya bangunan tua. Tapi saya percaya namanya mistis itu ada. Tapi saya enggak pernah alami, saya tidak tahu kalau ada yang lain alami itu," kata Ade. (flo/jpnn) Editor : Admin-1 Sumut Pos
#hantu #cerita mistis di Istana Merdeka