Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Truk Dilarang Beroperasi Siang Hari

Admin-1 Sumut Pos • Rabu, 27 Desember 2017 | 11:38 WIB
SUTAN SIREGAR/SUMUT POS KEMACETAN_Ratusan kendaraan terjebak kemacetan panjang di Jalan Medan-Tj Morawa, Selasa (26/12) Meningkatnya volume kendaraan dari Deli serdang menuju Medan pada puncak arus balik libur Natal, menyebabkan kemacetan panjang di jalur
SUTAN SIREGAR/SUMUT POS KEMACETAN_Ratusan kendaraan terjebak kemacetan panjang di Jalan Medan-Tj Morawa, Selasa (26/12) Meningkatnya volume kendaraan dari Deli serdang menuju Medan pada puncak arus balik libur Natal, menyebabkan kemacetan panjang di jalur
Photo
Photo
SUTAN SIREGAR/SUMUT POS
KEMACETAN_Ratusan kendaraan terjebak kemacetan panjang di Jalan Medan-Tj Morawa, Selasa (26/12) Meningkatnya volume kendaraan dari Deli serdang menuju Medan pada puncak arus balik libur Natal, menyebabkan kemacetan panjang di jalur tersebut.

MEDAN, SUMUTPOS.CO - Masa libur akhir tahun, diprediksi arus kendaraan akan meningkat, khususnya di jalur tertentu seperti menuju tempat wisata. Karenanya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) meminta angkutan barang dan truk tidak beroperasi saat siang hari.Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Sumut Anthony Siahaan mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Kepolisian terkait antisipasi jalur yang dianggap rawan serta akan banyak dilalui kendaraan selama libur Natal dan Tahun Baru. Khusus untuk truk, juga dilarang untuk masuk kota. "Kalau untuk truk itu memang tidak boleh masuk kota. Karenanya petugas akan disiagakan, kita sudah koordinasi dengan kepolisian dalam hal ini," sebut Anthony, Selasa (26/12).


Sementara untuk jalur seperti Medan-Sidikalang, lanjut Anthony, Pemprov Sumut dalam hal ini juga melarang truk dan kendaraan barang kapasitas besar melintasi jalan tersebut saat pagi hingga sore hari. Hal tersebut mengingat akan padatnya kendaraan pribadi maupun umum yang melewati jalur itu, baik untuk mudik serta untuk tujuan wisata.


"Kalau jalur Medan-Karo, kita pakai aturan yang melarang truk beroperasi siang hari. Dan kita juga anjurkan bagi yang ingin menuju Tigapanah-Sidikalang, bisa gunakan alternatif," sebut Anthony.


Alternatif dimaksud katanya, pengendara kendaraan bisa mengambil jalur pintas dari Tongkoh sampai ke Tigapanah, tanpa melewati Berastagi dan Kabanjahe. Sedangkan untuk jalur alternatif lainnya seperti Medan-Tebingtinggi, juga bisa melewati Lubukpakam-Dolok Masihul.


"Apalagi sekarang ada jalan tol, jadi waktu tempuh bisa dipangkas dari Kualanamu-Sei Rampah," katanya.


Selain itu, Anthony juga menyebutkan sejumlah jalur yang rawan longsor seperti jalan antara Kabanjahe-Sidikalang, tepatnya di Lae Pondom, yang kini juga tengah dilakukan pengerjaan. Karenanya, kerawanan tersebut diantisipasi dengan kesiagaan petugas dan alat berat yang masih bekerja di sekitar lokasi. "Jalur yang rawan saat ini adalah jalur Tarutung-Sipirok, karena memang kondisinya rawan longsor," pungkasnya.


Sementara, untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang akan menyambut Natal dan Tahun Baru, Pemkab Asahan mengaktifkan 12 Puskesmas di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) dari Meranti sampai perbatasan Kabupaten Labuhanbatu Utara sebagai Posko Kesehatan. Kemarin, Wakil Bupati Asahan Surya meninjau sekaligus memberikan bantuan berupa makanan ringan dan minuman kepada petugas di posko kesehatan tersebut bersama Dandim 0208/AS, Kapolres Asahan, Plt Sekda Asahan, OPD dan sejumlah camat.

Photo
Photo
SUTAN SIREGAR/SUMUT POS
PADAT_Ratusan calon penumpang memadati stasiun KA Medan, Jumat (22/12). Sejumlah penumpang dari berbagai wilayah di Sumut mulai kembali ke kampung halaman untuk merayakan natal dan tahun baru.

Surya mengatakan, Bupati Asahan berharap agar seluruh petugas dapat bekerja dengan ikhlas dalam melayani masyarakat walaupun saat hari libur. "Artinya, peninjauan dan pemberian bantuan ke beberapa posko ini merupakan wujudkan kepedulian Pemkab Asahan," kata Surya.


Untuk itu, Surya  meminta agar setiap posko kesehatan tetap buka selama 24 jam penuh sesuai teknis pembagian piket yang telah dimusyawarahkan. Selain itu dia juga mengapresiasi petugas yang beragama Islam karena bersedia bergantian melakukan tugasnya dengan petugas beragama Nasrani.


Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Asahan, Rahmat Hidayat Siregar menambahkan, dari hasil pantauan tim setidaknya 12 puskesmas beserta kelengkapannya yang berada di sepanjang Jalinsum telah siap menyambut arus mudik dan arus balik menyambut 2 hari besar tersebut. "Saat ini 12 Puskesmas di beberapa kecamatan selalu stand by dan buka dalam melayani warga yang ingin berobat," bilangnya.


Dia juga mengimbau kepada masyarakat khususnya pemudik agar senantiasa tertib berlalu lintas sehingga dapat meminimalisir terjadinya laka lantas dan selamat sampai ke tujuan.


Sementara, Kapolres Tebingtinggi AKBP Sunadi mengatakan, pada Operasi Lilin Toba 2017 ini pihaknya menurunkan 335 personel termasuk TNI, Dishub serta Satpol PP dan petugas kesehatan yang akan ditempatkan di beberapa Pos Pam Natal dan Tahun Baru 2018. Di antaranya, Pos Pam Simpang Beo, Desa Binjai dan Pabatu serta pos pembantu di Terminal Terpadu Datuk Bandar Kajum maupun di Stasiun Kereta Api.


“Selain untuk pengamanan, Pos Pam ini juga dapat dijadikan tempat istirahat bagi warga yang sedang melaksanakan perjalanan panjang," ungkap AKBP Sunadi ketika meninjau Pos Pam Simpang Beo, Senin (25/12).


Sunadi juga mengatakan, kepada para personel diarahkan untuk melakukan tindakan proaktif dan antisipatif dengan menggerakkan semua fungsi kepolisian dan seluruh stakeholders yang ada guna menghadapi ancaman terjadinya aksi teror dan sabotase. "Lakukan komunikasi, koordinasi dan kedepankan kerjasama yang sinergis dan harmonis dengan seluruh instansi terkait dan segenap elemen masyarakat dalam rangka memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,”pintanya.


Sementara untuk kemacetan lalu di wilayah  hukum Polres Tebingtinggi sampai saat belum ada kemacetan yang berarti. Untuk menghindari kemacetan di wilayah Sergai, pihak Polres Tebingtinggi melalui Satuan Lalulintas telah memasang tanda agar pengemudi yang akan mudik menuju Kota Medan untuk mengambil jalur alternatif melalui via Dolok Masihul.

Pelindo I Sediakan Empat Bus Gratis

Sementara puncak arus mudik Natal dan Tahun Baru menggunakan jasa kapal laut, diperkirakan terjadi akhir pekan ini. Kepala Cabang PT Pelni Medan, Yusral mengatakan, Kapal Motor (KM) Kelud akan membawa penumpang dari Tanjung Priok dan Batam, akan tiba di Belawan pada Sabtu (30/12).


Kedatangan penumpang untuk arus mudik terakhir ini diperkirakan masih mengalami lonjakan. "Untuk kedatangan pada jawal terakhir, diperkirakan penumpang KM Kelud tetap membeludak. Untuk puncak mudik penumpang KM Kelud sudah terjadi pada kedatangan sebelumnya," kata Yusral.


Dijelaskan Yusral, pihaknya tidak akan membawa penumpang melebihi toleransi yakni 3.164 penumpang. Dikatakannya, untuk saat ini kedatangan KM Kelud belum ada kendala atau masalah, termasuk untuk kedatangan terakhir.


"Untuk saat ini kita belum tahu jumlah penumpang hasil konfirmasi dari Jakarta, tapi saya perkirakan penumpang tidak akan jauh dari batas toleransi," jelas Yusral.


Sementara itu, selama memasuki arus mudik Natal dan Tahun Baru, PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo I memberikan pelayanan sarana angkutan bus sebanyak empat bus. "Untuk mengatasi penumpang dari KM Kelud yang akan mudik ke Medan, akan diberikan layanan bus gratis dari Belawan tujuan Terminal Amplas dan Terminal Pinang Baris," kata ACS Humas Pelindo I, Fiona Sari Utami.


Dijelaskan Fiona, pihaknya juga mempersiapkan pemantauan  delapan  cabang pelabuhan dan tiga kawasan pelabuhan milik Pelindo I diantaranya di Pelabuhan Belawan, Sibolga, Gunung Sitoli, Tanjungbalai-Asahan, Dumai, Bengkalis, Tanjungbalai Karimun, Tanjung Pinang, Tembilahan, Selat Panjang, dan Sei Kolak Kijang. “Seluruh Terminal Penumpang milik Pelindo I, saat ini sudah dilakukan pembenahan dan dilengkapi dengan fasilitas modern. Seperti di Teminal Penumpang Bandar Deli Belawan yang sudah dilengkapi dua unit garbarata, dimana akan memudahkan penumpang untuk naik turun dari kapal menuju dermaga dan sebaliknya,” jelas Fiona.


Selain itu, pembenahan juga sudah dilakukan di Terminal Penumpang Pelabuhan Dumai, Terminal Penumpang Teluk Nibung di Tanjungbalai Asahan dan Terminal Penumpang Sri Bintan Pura di Tanjung Pinang. “Terminal penumpang ini sudah memiliki arsitek bangunan yang lebih modern dan dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti, guesthouse, ruang tunggu VIP dan ekonomi, ruang ibu menyusui, balai kesehatan, ruang merokok, kantin, ruang kedatangan dan anjungan, ruangan shalat, toilet, tanda bahaya (alarm), tata suara (sound), pemadam kebakaran, alat penyelamat kecelakaan di air (pelampung) serta fasilitas automatic gate,” ungkap Fiona.


Lanjut Fiona, ada beberapa kebijakan pelayanan penumpang yang diterapkan seperti, tidak akan melayani penjualan tiket dan pas pelabuhan di terminal, tidak mengizinkan penumpang yang tidak memiliki tiket untuk masuk ke ruang terminal, dan penyediaan fasilitas embarkasi dan debarkasi.


“Kunjungan kapal penumpang juga akan mendapatkan prioritas sandar di terminal penumpang dan di luar terminal penumpang, jika ada kunjungan kapal secara bersamaan,” ujar Fiona. (bal/omi/ian/fac/adz) Editor : Admin-1 Sumut Pos
#Arus Mudik Natal dan Tahun Baru #kemacetan jelang libur tahun baru #libur akhir tahun