Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Gubsu Sudah Kantongi 3 Nama Calon Sekda

Admin-1 Sumut Pos • Sabtu, 7 April 2018 | 10:52 WIB
Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Tengku Erry Nuradi memberikan keterangan kepada wartawan usai diperiksa sebagai saksi di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (5/8). Kejagung memeriksa Tengku Erry Nuradi selama 6 jam sebagai saksi dugaan korupsi dana bantu
Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Tengku Erry Nuradi memberikan keterangan kepada wartawan usai diperiksa sebagai saksi di Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (5/8). Kejagung memeriksa Tengku Erry Nuradi selama 6 jam sebagai saksi dugaan korupsi dana bantu
Photo
Photo
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Tengku Erry Nuradi sudah kantongi nama calon sekdaprovsu.

SUMUTPOS.CO - Gubernur Sumut Erry Nuradi sudah mengantongi tiga nama calon Sekretaris Daerah Provinsi Sumut dari Panitia Seleksi (Pansel) lelang jabatan terbuka. Namun ketiga nama tersebut belum mau diungkapkan tim pansel."Sudah, sudah saya antar tadi malam sama Pak Gubsu nama-namanya. Masih dalam dokumen yang disegel," kata salah satu Anggota Pansel, Muhyan Tambuse saat dikonfirmasi Sumut Pos, Jumat (6/4).


Pihaknya belum bersedia menyebut ketiga nama itu, dikarenakan wewenang tersebut ada pada Gubsu sebagai user (pengguna). Dia mengaku hanya dikuasakan oleh empat tim pansel lain untuk mengantarkan nama-nama calon Sekdaprovsu itu. "Tidak etis kalau saya yang sebutkan, nanti kawan-kawan yang lain bisa marah sama saya. Tanya saja dengan Pak Gubsu langsung. Kalau beliau sudah ngomong, baru saya mau sebut," ungkapnya.


Pansel sendiri sebelumnya sudah merampungkan penilaian terhadap lima nama peserta lelang yang notabene pejabat eselon II Pemprovsu. Kata Muhyan, pada Senin (2/4) kemarin tiga orang tim pansel dari Jakarta sudah datang ke Medan untuk melakukan tahapan seleksi. "Selama tiga hari kita sudah melakukan seleksi terhadap kelima calon sekda tersebut," ucap mantan Sekdaprovsu dan Kabiro Humas Pemprovsu ini.


Dari hasil seleksi tersebut yakni penggabungan assesor, persentase makalah dan wawancara tersebut, tim mendapatkan tiga nama untuk maju ke tahapan selanjutnya. Seperti diketahui, pada tahap awal ada sepuluh nama calon Sekdaprovsu. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan seleksi administrasi. Dari sepuluh nama tersebut, hanya lima yang lolos ke tahap selanjutnya. Kelima nama tersebut yakni Arsyad Lubis, M Fitriyus, Sabrina, Sarmadan Lubis dan Binsar Situmorang. "Nantinya Gubsu menyampaikan tiga nama ke Tim Penilai Akhir (TPA) ke Jakarta. Setelah itu akan dipilih satu oleh presiden," imbuhnya.

Kelima peserta lelang tentu sedang harap-harap cemas menunggu hasil dari pansel. Tetapi kelimanya sudah berkomitmen akan saling mendukung siapapun yang terpilih nanti untuk menduduki jabatan Aparatur Sipil Negara (ASN) tertinggi di Pemprovsu ini.


"Kami semua berlima berteman dan kami dari awal kompak serta sudah mempunyai komitmen bersama siapapun di antara kami berlima diberi amanat menjadi Sekdaprovsu kami akan saling mendukung," kata seorang peserta pansel, Arsyad Lubis kepada wartawan, kemarin.


Disinggung peluang dirinya menduduki posisi tersebut, Kadisdik Sumut ini mengaku optimis terpilih dengan semua hasil yang diujikan dan semuanya dapat dia laksanakan dengan baik. "Yang penting saya optimis, tapikan tidak tahu apakah orang lain apa bisa lebih dari kita. kalau saya merasa apa yang saya ikuti saya mampu menjawab soal-soal dengan baik," ujarnya.


Menurut Arsyad, jabatan Sekdaprovsu memang jabatan karir bukan jabatan politik. Jadi, tak semua orang bisa mencapai jabatan tersebut karena hanya satu saja dari sekian banyak ASN yang ada di Pemprovsu. "Saya sangat bersyukur bisa menjalani seleksi ini hingga tahap kedua. Karena memang tak semua ASN bisa melaluinya," ujarnya lagi.


Dia sedikit membocorkan bagaimana proses seleksi yang sudah dilalui. Mulai penggabungan assesor, presentase makalah dan wawancara. "Itu semua sudah saya ikuti dan akhirnya kami ini pada posisi menunggulah," katanya seraya yakin seleksi yang dilakukan  tidak ada intervensi dari pihak manapun karena memang Pemprovsu berkomitmen menuju Sumut yang lebih baik ke depan.


Ditanya lagi tentang adanya informasi yang menyebut bahwa dirinya merupakan salah satu tiga nama yang lolos seleksi, Arsyad dengan nada merendah menyampaikan hal itu belum bisa menjadi jaminan. "Kalau nama saya disebut-sebut mungkin karena senioritas, tapi itu tidak menjadi jaminan," katanya.


Sampai berita ini dikirimkan ke redaksi, Gubsu Erry Nuradi belum bisa dikonfirmasi wartawan. (prn/ila)

 

  Editor : Admin-1 Sumut Pos
#sekdaprovsu #kandidat sekdaprovsu