MEDAN, SUMUTPOS.CO- Ketua Umum Aliansi Masyarakat Pendukung Ustaz Hidayatullah (AMPUH), Bukhari S.E, sangat optimis Hidayatullah memperoleh tiket Calon Wali Kota Medan 2024 - 2029 pada Pilkada Kota Medan yang akan dilaksanakan November 2024 mendatang.
Keyakinan ini disampaikan Bukhari saat ditanya wartawan terkait perkembangan politik pada Pilkada Kota Medan 2024 ini.
"Ada beberapa hal yang membuat kita optimis bahwa Ustadz Hidayatullah akan mendapatkan kepercayaan dan amanah untuk maju menjadi Calon Wali Kota Medan pada Pilkada tahun ini," ucap Bukhari kepada wartawan, Senin (6/5/2024).
Diakui Bukhari, salah satu yang positif berkembang adalah kuatnya dukungan arus bawah kepada H.Hidayatullah.
"Jadi ini perkembangan yang sangat positif, dimana kuatnya dukungan dari arus bawah yang menginginkan agar H. Hidayatullah maju sebagai calon Wali Kota Medan. Dukungan tersebut menguat karena sosok beliau yang berpengalaman dan memiliki integritas di masyarakat," ujarnya.
Selain itu, Bukhari juga meyakini posisi H. Hidayatullah sebagai kader senior yang berpengalaman di Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan diprediksi menjadi salah satu calon kuat untuk diusung PKS di Pilkada Medan 2024.
"Ada sejumlah nama di internal PKS, dan yang menguat tentunya namq Pak Hidayatullah. Ini menjadi modal penting dimana PKS dengan delapan kursi di DPRD Medan tinggal membutuhkan dua kursi lagi untuk bisa mengusung pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan," kata politisi PKS tersebut.
Dijelaskan Bukhari yang merupakan Anggota DPRD Medan dari Fraksi PKS tersebut, sosok Hidayatullah merupakan tokoh yang pengalaman di legislatif. Hal itu diyakini akan bisa menjadi pertimbangan bagi partai lain dalam menentukan siapa yang pantas diusung.
"Bagi parpol lain Pak Hidayatullah tentunya sangat familiar, beliau pernah berada di parlemen kemudian di organisasi masyarakat (Ormas) Al Washliyah. Tentunya ini akan menjadi pertimbangan parpol lain untuk memberi kepercayaan kepada beliau," jelasnya.
Saat ditanya Partai Politik dan tokoh mana yang dinilai cocok menjadi pendamping H. Hidayatullah jika dipercayakan maju di Pilkada Kota Medan, Bukhari menjawabnya dengan diplomatis.
"Kalau koalisi dengan parpol mana, tentunya saya tidak mengomentari itu. Itu tentunya menjadi areanya parpol," katanya.
Namun, saat ditanya tokoh yang menurut AMPUH bisa mendampingin Hidayatullah di Pilkada Kota Medan, Bukhari menyebut sejumlah nama. Diantaranya, Ketua KNPI Sumut El Adrian Shah.
"Kalau siapa yang bisa mendampingi Pak Hidayatullah, saya kira banyak tokoh-tokoh muda dan tokoh masyarakat yang pantas. Ketua KNPI Sumut El Adrian Shah juga saya kira memiliki kemampuan disamping beliau juga masih muda, beliau juga dikenal memiliki jaringan dan leadership yang baik," tuturnya.
Selain itu, sambung Bukhari, juga ada nama Ketua DPD NasDem Medan Afif Abdillah. Ia menilai, Afif merupakan salah satu anak muda yang berpotensi di parlemen Kota Medan. Lalu, ada nama Prof. DR. dr. Ridha Dharmajaya yang punya konsep gerakan gadget sehat dan beliau juga dikenal aktif di kegiatan sosial.
"Kemudian yang mungkin juga bisa dipertimbangkan adalah Sutan Syahrir Dalimunte yang merupakan Ketua PC NU Kota Medan. Beliau juga seorang Da'i," bebernya.
Terlepas dari semua itu, lanjut Bukhari, AMPUH terus mendorong agar peta politik di Kota Medan semakin baik dan mampu memberikan edukasi politik yang baik pula di masyarakat.
"Ini yang juga sangat penting, AMPUH ingin menjadi bagian dalam memberikan pendidikan politik yang baik kepada masyarakat Kota Medan. Kita mengharapkan Pilkada Kota Medan menghasilkan pemimpin yang baik untuk Kota Medan yang lebih baik," pungkasnya.
(map)