Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Pengembangan UMKM Salah Satu Upaya Penanggulangan Kemiskinan di Kota Medan

Admin SP • Minggu, 25 Agustus 2024 | 19:46 WIB
Anggota Komisi III DPRD Kota Medan, Mulia Syahputra Nasution SH MH saat Sosialisasi Produk Hukum Daerah Kota Medan No.5 Tahun 2015 tentang Penanggulangan Kemiskinan di Jalan Balai Desa Gg Wakaf.
Anggota Komisi III DPRD Kota Medan, Mulia Syahputra Nasution SH MH saat Sosialisasi Produk Hukum Daerah Kota Medan No.5 Tahun 2015 tentang Penanggulangan Kemiskinan di Jalan Balai Desa Gg Wakaf.

MEDAN, SUMUT POS - Berbagai upaya terus dilakukan Pemerintah untuk menanggulangi masalah kemiskinan, termasuk di Kota Medan. Tak hanya dengan memberikan bantuan sosial berupa Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Program Indonesia Pintar (PIP) dan sejenisnya, namun pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) juga merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menanggulangi masalah kemiskinan.

Hak itu diungkapkan Anggota Komisi III DPRD Kota Medan, Mulia Syahputra Nasution SH MH saat menggelar Sosialisasi Produk Hukum Daerah Kota Medan No.5 Tahun 2015 tentang Penanggulangan Kemiskinan di Jalan Balai Desa Gg Wakaf, Kelurahan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal, Minggu (25/8/2024).

"Penanggulangan kemiskinan ini tidak melulu soal bantuan sosial. Pengembangan UMKM juga merupakan salah satu upaya pemerintah untuk menanggulangi masalah kemiskinan," ucap Mulia dihadapan ratusan warga yang hadir.

Dikatakan Mulia, UMKM merupakan salah satu penentu pergerakan perekonomian masyarakat. Sehatnya pertumbuhan UMKM juga kerap menjadi barometer sehatnya perekonomian.

"Semakin banyak masyarakat pelaku UMKM yang dibantu untuk berkembang, maka semakin banyak pula masyarakat yang meningkat perekonomiannya. Ini justru sangat efektif dalam menekan angka kemiskinan," ujar politisi Partai Gerindra tersebut.

Oleh sebab itu, Mulia Syahputra pun mengajak masyarakat kecil yang belum mempunyai usaha untuk meningkatkan perekonomiannya agar memulai usahanya. Bila belum mampu berdiri sendiri, masyarakat tersebut dapat membentuk Kelompok Usaha Bersama (KUBe).

"Nantinya setelah KUBe terbentuk, ajukan ke Pemko Medan, ada bantuan alat usaha yang disiapkan Pemko Medan," katanya.

Tak hanya untuk KUBe, Pemko Medan juga menyiapkan berbagai bantuan kepada para pelaku UMKM mandiri. Selain berbentuk alat usaha, bantuan yang diberikan juga dapat berupa pelatihan-pelatihan serta bantuan pemasaran produk.

Pasalnya hingga saat ini, masih sangat banyak pata pelaku usaha yang tidak tahu cara mengembangkan usahanya. Sementara di era digital saat ini, para pelaku UMKM sangat dimudahkan untuk mengembangkan produk-produk usahanya.

"Pemko Medan telah menyiapkan berbagai program pelatihan tersebut untuk membantu kita para pelaku UKKM. Jangan berdiam diri, kita harus proaktif untuk menjemput program-program tersebut," pungkasnya.
(map/tri)

Editor : Redaksi
#kota medan #pengembangan umkm