Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Puncak HUT ke-79 TNI di Medan, Momentum Bersatunya TNI-Rakyat untuk Negeri

Admin SP • Minggu, 6 Oktober 2024 | 14:09 WIB
HUT TNI ke 79, di Lapangan Astaka, Jalan William Iskandar/Pancing Medan, Sabtu (5/10). Sumut Pos/Dokumen Pribadi
HUT TNI ke 79, di Lapangan Astaka, Jalan William Iskandar/Pancing Medan, Sabtu (5/10). Sumut Pos/Dokumen Pribadi


MEDAN,SUMUTPOS.CO - Puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 79 Tentara Nasional Indonesia (TNI) , yang berlangsung di Lapangan Astaka, Jalan William Iskandar/Pancing Medan, Sabtu (5/10/2924), berlangsung semarak namun tetap khidmat.

Ratusan Prajurit TNI bersama ribuan warga terlihat memadati lokasi upacara, meski suasana saat itu tengah diguyur hujan.

Antusiasme masyarakat yang sukarela datang demi untuk lebih dekat dengan prajurit kebanggaannya, tak ayal mendapat apresiasi dari sejumlah petinggi TNI-Polri dan Pejabat Pemerintahan yang ada di ibukota provinsi multi etnik tersebut.

"Luar biasa! Antusiasme warga menghadiri puncak peringatan HUT TNI ini menjadi momentum untuk semakin bersatunya TNI-Rakyat demi bangsa dan Negara Indonesia yang lebih maju ke depannya," kata Inspektur Upacara, Brigjen TNI (Mar) Jasiman Purba yang juga Komandan Lantamal I Belawan dalam testimoninya.

Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto juga berpendapat sama. "Saya yakin, saat TNI-Rakyat bersama Polri dan Pemerintah telah bersatu, maka akan menjadi kekuatan yang luar biasa untuk dijadikan modal membangun bangsa dan negara," ucapnya.

Begitu juga Pj Gubernur Sumut, Agus Fatoni. Ia berharap sinergi TNI-Polri, Pemerintah dan Rakyat ke depannya akan semakin solid dan kokoh. "Itu yang kita harapkan terwujud, sehingga segala tantangan untuk membangun bangsa dan negara ke depan akan lebih mudah diselesaikan dan dihadapi," ungkapnya.

Dalam upacara tersebut, Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto menegaskan kepada seluruh Prajurit, bahwa TNI dituntut untuk mengedepankan tugas dan kepentingan rakyat di atas kepentingan pribadi.

Menurutnya, sekecil apapun sikap dan tindakan yang kurang bijak akan dapat mengganggu, bahkan merusak jati diri TNI sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, tentara nasional dan tentara profesional.

"Oleh karenanya, Prajurit TNI harus bekerja keras dan bekerja ikhlas dengan memaksimalkan kemampuan, memanfaatkan peluang, memberikan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, dan bertanggung jawab terhadap tugas yang dilaksanakan dengan dilandasi semangat gotong-royong serta sinergitas bersama komponen bangsa lainnya," ucap Panglima TNI melalui amanat yang dibacakan Brigjen Jasiman Purba.

Peringatan HUT ke-79 TNI yang mengangkat tema 'TNI Modern Bersama Rakyat Siap Mengawal Suksesi Kepemimpinan Nasional untuk Indonesia Maju', dinilai Jenderal Agus sangat relevan dalam merefleksikan cita-cita, semangat dan tujuan TNI sebagai prajurit yang
Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif (PRIMA), dalam menjaga serta mengawal kelangsungan hidup bangsa serta negara.

"Prajurit TNI sebagai pilar pertahanan negara memiliki peran dan tanggung jawab dalam menjaga kedaulatan serta keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta mendukung percepatan program pembangunan Nasional dan ketahanan Negara dalam mewujudkan Indonesia Maju," tegasnya.

Berbagai hal strategis menyangkut peran dan fungsi TNI, juga disinggung Jenderal Agus, di antaranya, TNI harus memiliki sumber daya manusia yang berkualitas tinggi dan berkemampuan inovatif dalam membangun institusi yang modern.

Kemudian, Prajurit TNI juga harus memiliki
kemampuan dasar tempur, mahir bela diri taktis sekaligus mampu mengoperasikan dan memelihara Alutsista yang berteknologi tinggi, guna mewujudkan transformasi TNI menjadi kekuatan pertahanan Indonesia yang mampu berperan di kancah regional maupun Internasional.

Selain itu, Jenderal Agus juga mengingatkan seluruh Prajurit TNI, untuk selalu waspada dan tidak mudah terhasut oleh isu-isu provokatif yang berusaha memecah belah soliditas TNI, menghancurkan sinergitas TNI-Polri dan Kementerian/Lembaga lainnya,
serta merusak kemanunggalan TNI dengan rakyat.

"Kita harus selalu menjadi pemersatu dan perekat bangsa yang ber Bhinneka Tunggal Ika," pungkasnya.

Rangkaian acara peringatan HUT TNI di Kota Medan kali ini juga diwarnai dengan defile pasukan dan alutsista, setelah itu digelar berbagai atraksi seni ketangkasan bela diri Prajurit TNI dari Angkatan Darat (AD), Angkatan Laut (AL), dan Angkatan Udara (AU), serta penampilan dari Band papan atas, Radja.

Adapun di sela-sela acara, juga diselingi pemberian hadiah kepada sekolah pemenang lomba Peraturan Baris Berbaris (PBB) tingkat SMA dan SMP, serta penyerahan bantuan pendidikan dari Kementerian BUMN kepada putra-putri TNI-Polri yang berprestasi.

Acara diakhiri dengan penarikan nomor undian doorprize berhadiah ratusan sepeda listrik, lima unit sepeda motor, dan lima unit TV digital 42 inchi.

Tampak hadir dalam acara, di antaranya Kasdam I/BB beserta seluruh PJU Kodam I/BB, Dankosek I Medan, Danlanud Soewondo, Danwing III Kopasgat, Kabinda Sumut, seluruh unsur Forkopimda Sumut, Kaotmilti I Medan, Kadilmilti I Medan, serta tamu undangan lainnya. (dwi/ila)

Editor : Redaksi
#hut ri