MEDAN, SUMUTPOS.CO-Pasca libur Idul Fitri 1446H/2025, Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK), langsung melakukan penimbunan jalan terhadap ruas Jalan Sunggal di Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan.
Penimbunan tersebut dilakukan guna meratakan posisi jalan yang berlubang dan bergelombang pasca penyelesaian pengerjaan Sub Drainase (Subdrain) di kawasan tersebut.
"Saat ini dilakukan penimbunan jalan dulu, dan itu sudah kita kerjakan. Untuk tahap awal, kita timbun karena kita ingin meratakan jalannya dulu agar para pengendara dapat melintasi ruas jalan tersebut dengan lancar," ucap Plt Kepala Dinas SDABMBK Kota Medan, Ir Gibson Panjaitan ST MM kepada Sumut Pos, Jumat (11/4/2025).
Dikatakan Gibson, penimbunan yang berfungsi untuk meratakan jalan itu juga merupakan tahapan yang harus dilakukan sebelum nantinya Dinas SDABMBK Kota Medan melakukan pengaspalan jalan.
"Jadi kita timbun dulu, kita ratakan dan padatkan. Setelah itu, baru nanti kita melakukan pengaspalan jalan," ujarnya.
Lantas, kapan Jalan Sunggal akan di aspal? Gibson memastikan bahwa Jalan Sunggal akan segera di aspal pada bulan depan atau tepatnya di Bulan Mei 2025.
"Kita upayakan Bulan 5 (Mei) sudah mulai dikerjakan pengaspalannya, karena nanti pemilihan penyedia melalui e-Katalog, jadi tidak memakan waktu yang lama," katanya.
Gibson menegaskan bahwa pengaspalan Jalan Sunggal memang sudah masuk ke dalam rencana kerja Dinas SDABMBK Kota Medan di tahun 2025.
"Jalan Sunggal pasti akan di aspal. Karena memang itu sudah masuk ke dalam rencana kerja kita dan dananya juga sudah dianggarkan di (APBD Kota Medan) tahun ini," pungkasnya.
Seperti diketahui, rusaknya badan jalan di ruas Jalan Sunggal terjadi pasca pengerjaan proyek Subdrain Sunggal yang telah selesai dikerjakan pada akhir tahun 2024 lalu. Pembangunan Subdrain di kawasan Medan Sunggal dengan pemasangan box culvert itu, merupakan salah satu upaya Pemko Medan untuk mengatasi masalah banjir di Kota Medan.
Dengan pembangunan Subdrain, maka air akan dialirkan ke Sungai Baderah menuju Sungai Belawan. Diyakini, subdrain tersebut dapat mengatasi masalah banjir di seputaran kawasan Jalan Sunggal serta mengurai Sungai Bederah menuju ke pembuangan Sungai Belawan.(map/han)
Editor : Johan Panjaitan