JAKARTA, sumutpos.Jawapos.com– Koran Sumut Pos tetap menjaga eksistensinya di tengah gempuran media siber dan media sosial di era digitalisasi ini.
Hal ini dibuktikan dengan keberhasilan Sumut Pos menyabet Silver Winner Kategori Indonesia Print Media Award (IPMA) 2025 Sub Kategori Surat Kabar Regional Sumatera Terbaik pada ajang kompetisi bergengsi SPS Awards 2024 di Hall Dewan Pers Jakarta, Jumat (23/5) malam. Penghargaan ini menjadi yang ke-14 kali secara beruntun diraih Sumut Pos.
Dalam kompetisi yang digelar Serikat Perusahaan Pers (SPS) Pusat dan diikuti ratusan media cetak dari berbagai daerah di Nusantara itu, penampilan wajah (cover) Sumut Pos edisi 23 Agustus 2024 dinilai menjadi salah satu yang terbaik di Pulau Sumatera. Sejak mengikuti event ini pada 2011 silam, Harian Sumut Pos selalu meraih kemenangan.
“Alhamdulillah, ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami dan merupakan capaian luar biasa. Selain terus memperbaiki diri dalam menulis konten berita yang bernilai jurnalistik, kami juga memperbaiki kualitas layout perwajahan surat kabar,” kata Pemred Sumut Pos, Asih Astuti tadi malam.
Ketua Umum SPS Januar P Ruswita, pada sambutannya mengatakan, Jakarta menjadi destinasi penyerahan SPS Awards, kompetisi paling bergengsi dan komprehensif bagi industri media, sekaligus pencapaian paripurna bagi korporasi, institusi, dan pemerintah daerah di bidang publikasi internal.
“Anugerah SPS Awards tahun ini dihadiri 400 pimpinan perusahaan pers, pimpinan humas lembaga pemerintah dan korporasi, serta pengelola pers mahasiswa se-Indonesia,” katanya.
Mengusung tema besar “Pers Indonesia, Pilar Informasi Terpercaya”, Januar menuturkan, perhelatan SPS Awards menegaskan bahwa SPS bersama pelaku industri pers terus berkomitmen menghadirkan produk jurnalistik berkualitas, yang relevan dengan kondisi kekinian.
“Semua itu agar pers mampu menjadi pilar informasi bagi masyarakat dan pengampil keputusan di tengah banjir informasi dan perubahan pola konsumsi informasi,” paparnya.
Menurutnya, Pers Indonesia sebagai pilar informasi adalah keniscayaan. Maka dari itu, keberlangsungan industri pers sudah selayaknya mendapat perhatian lebih, baik dari pemerintah maupun seluruh pendukung ekosistem bisnis pers.
“Keberpihakan terhadap informasi yang jernih akan menghasilkan generasi “emas”. Pembiaran terhadap massifnya penyebarluasan disinformasi, hoaks, ujaran kebencian, diskriminasi, penipuan, pornografi, bullying, trolling, doxing, sama saja membiarkan kegelapan di masa depan,” tutup Januar.
Dewan Juri SPS Awards 2025
Terdapat tujuh tokoh yang menjadi Dewan Juri SPS Awards tahun ini dengan latar belakang praktisi (ahli) di bidang desain grafis, branding, digital, media sosial, foto jurnalisme, marketing, periklanan, komunikasi massa, dan tentunya jurnalisme.
Adapun ketujuh dewan juri SPS Awards 2025 yakni Sapto Anggoro, jurnalis senior (Founder Tirto.id, Founder Binokular, Anggota Dewan Pers 2022 – 2025). Prof Dr Ibnu Hamad, pakar komunikasi massa (Guru Besar Fisip UI). Asmono Wikan, jurnalis senior dan pakar komunikasi (Founder PR INDONESIA Group, Sekjen SPS).
Kemudian Sari Soegondo, pakar komunikasi (Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Public Relations Indonesia). Oscar Motuloh, fotojurnalis senior (Dewan Eksekutif Masyarakat Fotografi Indonesia). Jonathan Kriss, pakar branding, desain grafis, dan digital. Danu Kusworo, fotojurnalis senior KOMPAS. (adz)
Editor : Johan Panjaitan