Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Komisi E DPRD Sumut Kawal Pelaksanaan Sekolah Rakyat Tidak Sebatas Wacana

Johan Panjaitan • Jumat, 11 Juli 2025 | 10:30 WIB
Anggota Komisi E DPRD Sumut, Meryl Rouli Saragih.
Anggota Komisi E DPRD Sumut, Meryl Rouli Saragih.


MEDAN, Sumutpos.jawapos.com-Anggota Komisi E DPRD Sumut, Meryl Rouli Saragih menyambut baik rencana pelaksanaan Sekolah Rakyat sebagai upaya alternatif pendidikan, bagi kelompok masyarakat yang sulit mengakses pendidikan formal.

"Kami juga mencatat secara serius persoalan yang muncul di lapangan, salah satunya terkait belum ditetapkannya tenaga pengajar oleh Kemendikdasmen. Ini menjadi tanda tanya besar, bagaimana kegiatan belajar mengajar bisa berjalan efektif tanpa kepastian siapa yang akan mengajar,"ucapnya saat dikonfirmasi Sumut Pos, Kamis (10/7/2025).

Karena itu pula, Meryl Rouli Saragih pun langsung berkoordinasi dengan Kemendikdasmen yang menyatakan bahwa jumlah tenaga pendidik sudah hampir terpenuhi.

"Kuota 1.500 guru, yang sudah terpenuhi 1.400-an. Sisa guru antropolog yang masih on proses, baru saja saya cek ke Kementerian,"ungkap Meryl.

Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu pun mendorong agar pemerintah pusat dalam hal ini Kemendikdasmen, untuk segera memberi kejelasan dan menurunkan kebijakan teknis yang konkret, termasuk penetapan guru dan kurikulum.

Dan diharapkan jangan sampai semangat baik dari program ini jadi tidak maksimal karena persoalan koordinasi, dan keterlambatan eksekusi.

"Kami di Komisi E akan terus mengawal ini, memastikan pelaksanaan Sekolah Rakyat tidak hanya sebatas wacana, tetapi benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat berkualitas dan berkelanjutan,"ucap Meryl.(san/han)

 

Editor : Johan Panjaitan
#Komisi E DPRD Sumut #Sekolah Rakyat #pendidikan formal