MEDAN, Sumutpos.jawapos.com-Sekitar seratus mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Medan Bersatu (AMMU) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Wali Kota Medan dan DPRD Kota Medan, Senin (21/7/2025). Aksi dimulai pukul 10.00 WIB dan dipimpin oleh koordinator lapangan, Yoga Aditya Pratama dan Fatih.
Dalam orasinya, massa menyoroti berbagai persoalan yang dinilai krusial dan harus segera ditangani oleh Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dan wakilnya. Isu keamanan menjadi tuntutan utama, terutama di wilayah Medan Belawan yang kerap dilanda aksi kriminalitas.
"Kami minta wali kota bekerjasama dengan pihak kepolisian untuk menekan angka kejahatan. Masyarakat harus merasa aman, bukan was-was saat keluar rumah,” ujar Yoga saat menyampaikan tuntutan.
Mahasiswa juga menagih komitmen soal penyediaan lapangan kerja untuk warga Kota Medan. Mahasiswa juga meminta perhatian terhadap kebutuhan dasar warga seperti jalan rusak, banjir, dan pelayanan publik. Massa juga menyoroti soal penggunaan teknologi dan digitalisasi pemerintahan yang menurut mereka harus menyentuh efisiensi pelayanan secara nyata. ‘’Efisiensi bukan tentang hemat anggaran semata, tapi soal tepat sasaran dan berdampak luas," pungkas Yoga.
Pantauan Sumut Pos, massa mendesak Wali Kota Medan, Rico Waas untuk menemui mereka. Massa mengira, Rico Waas masih berada di gedung DPRD Kota Medan untuk mengikuti Rapat Paripurna. Padahal, Rico Waas sudah meninggalkan gedung Paripurna DPRD Medan jauh sebelum aksi demo berlangsung karena kedua jadwal paripurna telah selesai diikuti oleh Rico Waas.
Dalam rapat paripurna itu, tidak tampak Wakil Wali Kota Medan, Zakiyuddin Harahap. Rico Waas hadir dengan didampingi Sekda Kota Medan, Wiriya Alrahman. (map)
Editor : Johan Panjaitan