Sumutpos.jawapos.com-Selain untuk pembinaan prestasi bagi para pesilat Indonesia dan 20 pesilat mancanegara, 3rd International Indonesian Pencak Silat Open Championship di Gedung Serbaguna Pemprovsu juga mengadakan pameran UMKM dan kuliner.
Even olahraga 3rd International Indonesian Pencak Silat Open Championship 2025 membawa keberkahan bagi para pedagang dan pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Perputaran ekonomi yang baik selama pameran ini mengairahkan bagi para pedagang dan pelaku UMKM.
Tercatat 60 stan mengelar produknya mulai kaos, kemeja maupun pernak-pernik bernuansa 3rd International Indonesian Pencak Silat Open Championship. Ada juga pedagang aneka makanan dan minuman yang dijual dengan harga terjangkau.
Kehadiran pedagang dan pelaku UMKM meramaikan kegiatan pencak silat internasional di Medan ini mendapat apresiasi dari Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI).
Sekjen Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) Dr Ir H Teddy Suratmadji MSi melihat even yang dibuka Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Taufik Hidayat dan Gubsu Muhammad Bobby Afif Nasution SE MM sangat luar biasa. "Insya Allah, ini menjadi sumbangsih yang luar biasa," tegas Dr Ir H Teddy Suratmadji MSi.
Apresiasi juga disampaikan Wakil Ketua Umum PB IPSI Laksda TNI Purn Djayeng Tirto Soedarsono SH MH dengan banyaknya pedagang dan pelaku UKMK di 3rd International Indonesian Pencak Silat Open Championship.
Panitia dipimpin Dr dr H Johny Marpaung MKedOG SpOG Subsp-KFM mampu menata pedagang dan pelaku UMKM dengan baik. "Pelaksanaan 3rd International Indonesian Pencak Silat Open Champions sangat keren. Dari awal kegiatan, betul-betul menakjubkan," puji wakil ketua umum.
Ilham Tanjung, pedagang sate dengan brand 'Zoya' berterima kasih karena panitia 3rd International Indonesian Pencak Silat Open Championship yang diadakan 4-10 Agustus membuka ruang bagi para pelaku UMKM.
Warga Jalan Bromo Medan mengatakan dalam empat hari berjualan sate dapat meraih untung. "Omzet tertinggi per hari mencapai Rp.2,5 juta," kata Ilham Tanjung, Kamis (7/8).
Selain penonton, sebut Ilham Tanjung, sejumlah pesilat dari sejumlah provinsi berdatangan untuk mencicipi sate. Ada juga pesilat dari luar negeri yang datang kemari.
Kebahagiaan juga dialami Saiful, warga Bandung yang berjualan berbagai kaos bernuansa 3rd International Indonesian Pencak Silat Open Championship. Kaos yang banyak dipesan yang bisa dituliskan nama pemakai baju.
Disebutkan Saiful, dirinya berangkat dari Bandung ke Medan dengan menaiki bus. "Tidur tiap malam dilokasi stan," ," harap pedagang yang rutin berjualan di even pencak silat diberbagai tempat di Indonesia tersebut.
Saiful juga berharap hingga hari terakhir 3rd International Indonesian Pencak Silat Open Championship semoga barang jualan dapat terjual habis. "Alhamdulillah. Tadi tiga perguruan silat juga pesan baju untuk para pesilat," katanya. (dmp)
Editor : Johan Panjaitan