MEDAN, Sumutpos.jawapos.com-Kepala Dinas Sosial Kota Medan, Khoiruddin Rangkuti, memastikan bahwa program Sekolah Rakyat tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Medan akan segera beroperasi. Rencananya, program Sekolah Rakyat tingkat SD dan SMA itu akan berjalan mulai 22 September 2025.
"Rencananya MPLS (masa pengenalan lingkungan sekolah) Sekolah Rakyat tingkat SD dan SMA di Kota Medan kita lakukan mulai tanggal 22 (September) ini, dan hal ini sudah kita usulkan ke (Pemerintah) Pusat. Saat ini kita masih menunggu balasan dari pusat terkait usulan tersebut," ucap Khoiruddin Rangkuti kepada Sumut Pos, Kamis (18/9/2025).
Khoiruddin optimis, rencana dimulainya MPLS Sekolah Rakyat tingkat SD dan SMA di Kota Medan akan berjalan mulai 22 September 2025.
"Kalaupun meleset, saya rasa paling lama 29 atau 30 September sudah bisa dimulai. Tergantung balasan dari pusat. Begitu usulan kita mendapatkan jawaban dari pusat, maka kita akan langsung menginfokan para orangtua siswa untuk mengantarkan anaknya ke Sekolah Rakyat," ujarnya.
Dikatakan Khoiruddin, seluruh persiapan pelaksanaan Sekolah Rakyat tingkat SD dan SMA di Kota Medan sudah selesai secara total. Para calon siswa yang terdiri dari 50 siswa SD dan 50 siswa SMP hingga tenaga pendidik juga telah siap untuk memulai proses belajar mengajar.
"Calon siswa, guru-guru, semuanya sudah oke. Saat ini total ada 19 guru yang sudah siap untuk mulai mengajar di Sekolah Rakyat tingkat SD dan SMA di Medan, itu belum termasuk kepala sekolah. Kemungkinan nanti ada tambahan untuk guru agama bagi siswa yang di tingkat SD," katanya.
Dijelaskannya, Dinas Sosial Kota Medan juga telah mengusulkan kepada Pemerintah Pusat terkait kebutuhan tenaga pendidik diluar guru dan kepala sekolah pada Sekolah Rakyat tingkat SD dan SMA di Kota Medan. Diantaranya posisi Wali Asuh, Wali Asrama, Security, hingga Juru Masak.
"Kebutuhan akan itu juga sudah kita ajukan ke pusat, dalam waktu dekat akan segera ditetapkan oleh pusat. Kami semalam juga sudah rapat, kalau misalnya belum ditunjuk oleh pusat, maka akan diberdayakan SDM jajaran Kemensos yang ada di Medan. Jadi intinya tidak ada masalah soal itu," jelasnya.
Khoiruddin juga menyebutkan, gedung Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Medan di Jalan Amal, Kecamatan Medan Sunggal yang akan digunakan sebagai lokasi Sekolah Rakyat tingkat SD dan SMA di Kota Medan juga telah siap beroperasi.
"Infrastruktur gedung dan fasilitas pendukung juga telah siap, sudah rampung, bahkan kemarin fasilitas WiFi untuk mendukung proses belajar mengajar juga sudah dipasang. Jadi semuanya sudah oke, tinggal menunggu jawaban dari pusat saja," pungkasnya.
Seperti diketahui, Sekolah Rakyat tingkat SMP di Kota Medan telah berjalan sejak Juli 2025 di gedung Balai Sentra Bahagia Kementerian Sosial, Jalan Wiliam Iskandar, Kota Medan. Total, ada 100 orang siswa yang mengikuti Sekolah Rakyat tingkat SMP di Kota Medan.
(map/han)