MEDAN,Sumutpos.jawapos.com-Anggota DPRD Kota Medan Fraksi Partai Golkar, dr Dimas Sofani Lubis, menegaskan bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan kini tengah mempersiapkan langkah besar dalam pengelolaan sampah dengan mengubahnya menjadi sumber energi listrik.
Hal itu disampaikan dr Dimas saat menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Kota Medan No.7 Tahun 2024 tentang perubahan atas Perda No.6 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Persampahan, di Jalan T.B. Simatupang (Lapangan Al Washliyah), Kelurahan Lalang, Kecamatan Medan Sunggal, Minggu (12/10/2025) siang.
“Masalah sampah ini sangat krusial. Alhamdulillah, kita melihat Pemko Medan berkomitmen penuh untuk mengatasi masalah ini. Pemko juga sudah berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan berupaya agar TPA Terjun dapat dikelola menjadi sumber energi listrik,” ujar dr Dimas.
TPA Terjun Diprediksi Overload Tahun 2029
Menurut dr Dimas, kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Terjun saat ini sudah semakin mengkhawatirkan. Timbunan sampah terus meningkat dan diperkirakan akan melampaui kapasitas daya tampung pada tahun 2029.
Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam pengurangan sampah rumah tangga, salah satunya dengan mengurangi penggunaan kantong plastik.
“Kita semua harus ikut mendukung langkah Pemko Medan. Kurangi plastik, dan mulai ubah pola pikir tentang sampah. Jangan buang sembarangan, tapi jadikan sesuatu yang bermanfaat,” serunya.
Dalam kegiatan yang turut dihadiri perwakilan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Medan, Indra Utama Pohan, serta Kasi Trantib Kelurahan Lalang, Rudi, dr Dimas juga mengajak masyarakat untuk mendirikan bank sampah di lingkungan masing-masing.
Ia menjelaskan bahwa melalui bank sampah, warga dapat memilah dan memilih sampah yang masih bernilai jual sebelum dibuang ke TPA.
“Selain mengurangi volume sampah, bank sampah bisa memberi nilai ekonomi bagi warga. Apalagi nanti kalau sampah bisa dikelola jadi energi listrik, nilainya akan jauh lebih besar,” tambahnya.
DLH Siap Dukung Pelatihan Bank Sampah
Perwakilan DLH Kota Medan, Indra Utama Pohan, menegaskan pihaknya siap memberikan pendampingan dan pelatihan kepada masyarakat dalam mengelola bank sampah.
“Kami siap melatih masyarakat dalam memilah dan memilih sampah. Hasil sampah yang disetorkan ke bank sampah bisa dihargai dan memiliki nilai ekonomi,” jelasnya.
Kegiatan serupa juga digelar dr Dimas di lokasi kedua, Jalan Brigjen Katamso Gang Istirahat, Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Maimun, pada sore harinya.(map/han)
Editor : Johan Panjaitan