MEDAN, SUMUTPOS.JAWAPOS.COM - Perempuan harus cerdas, di mana inner beauty dan eksternal beauty harus saling mendukung, bersinergi untuk memberi nilai diri yang positif kepada orang lain. Perempuan cerdas itu harus tahu konsep dirinya, tahu untuk apa dia dilahirkan dan dibesarkan, serta paham dengan diri dan hidupnya.
Hal tersebut disampaikan praktisi pengembangan diri Puly Yunita Daulay, atau yang lebih dikenal sebagai Madam Puly, selaku narasumber dalam talkshow yang digelar Forum Komunikasi Muslimah Indonesia (FKMI) Sumut, bekerja sama dengan Elizabeth Arden Skincare. Kegiatan berlangsung di Sogo Lounge Atrium Deli Park Mall, Kamis (18/12) lalu, dengan dihadiri oleh Ketua FKMI Sumut Revita Lubis, beserta seluruh jajaran pengurus.
Kepada media, Revita menjelaskan, talkshow ini merupakan awal kolaborasi dengan Elizabeth Arden. Selain bertujuan untuk promo produk baru dari brand tersebut, juga untuk memfasilitasi para pengurus agar mendapatkan edukasi dan motivasi mengenai inner beauty.
“Kegiatan ini cukup penting, artinya untuk lebih mereset ibu-ibu anggota FKMI, agar lebih bersemangat dan termotivasi dalam menjalani kehidupannya, dan menjadi penguat di dalam menghadapi segala tantangan dan permasalahan yang ada,” ungkap Revita.
Menurut perempuan yang juga menjadi ketua di sejumlah organisasi sosial tersebut, perempuan harus lebih menghargai dirinya, merawat, serta mengembangkan inner beauty dan eksternal beauty. Dan harus lebih disiplin dalam mempraktikkan segala ilmu yang telah didapatkan.
“Setiap orang pasti memiliki masalah di dalam hidupnya, namun itu bukan menjadi alasan untuk mengabaikan diri, tidak merawat tubuh, tidak menambah ilmu, dan menyendiri. Dengan membuka diri pada berbagai hal positif, akan memberikan manfaat yang baik di dalam menjalani kehidupan ke depannya,” jelas Revita.
Sementara itu, praktisi pengembangan diri Puly Yunita Daulay atau Madam Puly, yang menghadirkan edukasi bertema Perempuan Cerdas, menjelaskan bagaimana kecantikan luar dan dalam saling mendukung. Di mana perempuan harus paham tentang konsep hidupnya.
“Saya bicara tentang self-concept atau konsep diri. Konsep diri itu ada 3; self-ideal, self-esteem, dan self-image. Self-ideal adalah figure yang kita idolakan di dalam hidup, dan itu harus didukung dengan kondisi aktual kita, sehingga dapat sejalan. Self-esteem itu tentang bagaimana kita menghargai diri dan memantaskan diri. Dan self-image merupakan pencitraan, mengenai bagaimana kita menampilkan diri di depan publik. Tapi, pencitraan itu kadang juga menyimpan sisi gelap, di mana seseorang cenderung memaksakan diri. Pencitraan itu harusnya adalah nyaman menjadi diri sendiri, diri kita apa adanya,” paparnya.
Dalam presentasinya, Madam Puly juga mengingatkan, menjadi diri sendiri juga tidak terlepas dari attitude, norma, dan aturan komunikasi yang berlaku. Bukan berarti menjadi diri sendiri langsung tampil seenaknya, karena merasa itu adalah pembawaan dirinya yang sebenarnya. Padahal bukan seperti itu konsepnya. Attitude itu wajib dijaga untuk memberi nilai diri sebagai manusia yang paham etika dan hak orang lain.
Dalam kesempatan itu juga dilakukan sesi treatment perkenalan produk baru Elizabeth Arden. FKMI pun membuka peluang untuk berkolaborasi lebih luas dengan label produk kecantikan tersebut. (rel/saz)
Editor : Redaksi