MEDAN, SUMUT POS- Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan, M. Agha Novrian, menargetkan pendistribusian 542.166 Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang telah diterbitkan pihaknya di Tahun 2026 ini dapat rampung dalam waktu paling lambat tiga bulan kedepan.
"Target kita paling lama 3 bulan ini SPPT PBB tersebut sudah sampai ke tangan wajib pajak," ucap Agha Novrian kepada Sumut Pos, Kamis (22/1/2026).
Didampingi Sekretaris, T. Roby Chairi serta Kabid BPHTB dan PBB, Sutan Partahi, Agha Novrian mengatakan bahwa pihaknya akan terus mengontrol pendistribusian SPPT PBB tersebut.
"Kita akan perkuat SOP nya agar SPPT PBB ini tidak lebih dari tiga bulan untuk sampai ke tangan wajib pajak," ujarnya.
Apabila menemukan kendala, sambung Agha, Bapenda Kota Medan juga telah menyiapkan langkah-langkah khusus untuk memudahkan masyarakat dalam menjemput SPPT PBB yang dibutuhkan, baik ke kantor Camat maupun UPT Bapenda Kota Medan terdekat.
"Untuk itu, koordinasi dengan perangkat di kewilayahan akan terus diperkuat agar SPPT PBB ini dapat sampai ke wajib pajak meskipun nantinya menemui kendala di lapangan," katanya.
Menindaklanjuti arahan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, Agha Novrian juga membenarkan bahwa pihaknya akan berfokus untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari penerimaan PBB tanpa menaikkan PBB di tahun ini.
"PBB tidak ada kenaikan, sama seperti tahun lalu. Tetapi di tahun ini kita ada penambahan objek pajak, dan ini akan kita maksimalkan. Penambahan dan pengurangan objek pajak itu biasanya karena adanya pemecahan ataupun penggabungan objek pajak," jelasnya.
Bila masyarakat masih menemukan kendala terkait penerimaan SPPT PBB ataupun pembayaran PBB, sambung Agha, Bapenda Kota Medan telah menyiapkan layanan pengaduan untuk masyarakat.
"Kita sudah siapkan aplikasi 'Lapor PBB' ataupun call center PBB yang sudah kami cantumkan di media sosial Bapenda Kota Medan. Apabila butuh cepat, datang saja langsung ke Bapenda Kota Medan untuk dapat menerima SPPT nya secara langsung," ungkapnya.
Agha mengatakan, pihaknya optimis Bapenda Kota Medan bisa meningkatkan PAD di Tahun 2026, khususnya dari sektor PBB.
"Tahun ini kita lebih optimis, karena ada SOP-SOP yang akan kita jalankan untuk dapat mencapai target PBB di Tahun 2026. Kekurangan yang terjadi di tahun 2025 lalu, itu akan kita benahi di tahun ini. Dengan harapan, target yang terealisasi bisa jauh lebih tinggi di tahun ini," pungkasnya. (map/ram)
Editor : Juli Rambe