MEDAN - Konsulat Jenderal Jepang di Medan menggelar perayaan Hari Ulang Tahun Kaisar Jepang Naruhito yang genap berusia 66 tahun pada 23 Februari 2025. Perayaan yang berlangsung di Hotel JW Marriott Medan pada Kamis (12/2) ini dihadiri oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Pendidikan, Kesehatan Infrastruktur dan Pemberdayaan Masyarakat, Ir. Alfi Syahriza, ST, M.Eng, Sc, para Konsul Jenderal dan Konsul Kehormatan dari berbagai negara, para tokoh masyarakat dan undangan lainnya. Rangkaian kegiatan berlangsung khidmat sekaligus penuh keakraban. Perayaan juga ditandai dengan toas minuman bersama oleh tamu yang hadir.
Konsul Jenderal Jepang di Medan, Furugori Toru mengucapkan rasa terima kasih atas kehadiran para tamu serta apresiasi atas kontribusi berbagai pihak dalam memperkuat hubungan bilateral kedua negara. Furugori juga menyampaikan belasungkawa kepada para korban jiwa akibat bencana longsor dan banjir bandang yang terjadi pada November tahun lalu. ‘’Saya menyampaikan rasa duka cita yang tulus kepada keluarga yang ditinggalkan. Saya juga menyampaikan rasa simpati kepada semua korban yang masih menghadapi kesulitan hingga saat ini. Saya berdoa sepenuh hati agar situasi segera membaik sehingga para korban yang terdampak dapat tenang dan tersenyum lagi,’’ujarnya.
Furugori Toru mengatakan, ia datang dari Tokyo dan mulai bertugas di Medan sejak bulan Juni tahun lalu. ‘’Ini adalah pertama kalinya saya bekerja di Indonesia. Konsulat Jenderal Jepang di Medan memiliki 6 wilayah kerja, yaitu Sumatera Utara, Aceh, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, dan Jambi. Selama penugasan saya beruntung memiliki kesempatan untuk mengunjungi keenam provinsi ini. Saya mendapat sambutan yang hangat dari setiap daerah yang saya kunjungi,’’sebutnya.
Baca Juga: Pasca Dugaan Keracunan MBG di Dairi, Dinkes Sumut Imbau SPPG Pastikan Keamanan Pangan
Saat tiba di Medan, Furugori mengagumi kain tenun. Furugori mengibaratkan hubungan Jepang–Indonesia sebagai ikatan kain tenun yang terjalin dari “benang lungsi” dan “benang pakan”. Benang lungsi melambangkan nilai-nilai universal seperti kebebasan, demokrasi, supremasi hukum, dan pasifisme yang menjadi fondasi kokoh hubungan kedua negara. ‘’Yang kedua, saya mengibaratkan "benang pakan" sebagai kerja sama konkret yang membuat hubungan kedua negara kita dinamis di berbagai bidang, mulai dari pasokan listrik dan air, pengembangan pelabuhan, pencegahan bencana, medis, pendidikan, hingga pendidikan bahasa Jepang,’’lanjutnya.
Hubungan yang telah terjalin dengan dinamis dan berwarna-warni, ujarnya perlu dibuat lebih kokoh dan indah, serta diteruskan ke generasi berikutnya. ‘’Itulah misi utama kita. Saya bersama rekan-rekan Konsulat Jenderal Jepang di Medan akan terus menenun kain persahabatan kita dengan "benang lungsi" dan "benang pakan" yang beragam dan dinamis. Untuk itu, saya memohon dukungan dan kerja sama dari para hadirin sekalian. Meskipun masyarakat Jepang dan Indonesia secara geografis terpisah, kita adalah "sahabat dari hati ke hati"yang terhubung secara mendalam. Marilah kita berjalan bersama menuju masa depan dengan bergandengan tangan,’’ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution diwakilkan staf ahli Ali Syahriza menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada Sri Baginda Kaisar Jepang Naruhito, seraya mendoakan kesehatan, kebahagiaan, dan keberhasilan beliau dalam mengemban tugas kenegaraan. “Jepang merupakan mitra strategis Indonesia yang telah lama berkontribusi dalam pembangunan, pendidikan, teknologi, dan pengembangan sumber daya manusia,” ungkapnya.
Baca Juga: Apriyani Rahayu akan Bermain di Ganda Putri dan Ganda Campuran
Di Sumatera Utara, ujarnya, kerja sama dengan berbagai pihak dari Jepang telah memberikan dampak nyata, baik dalam pengembangan industri maupun pertukaran budaya dan pendidikan. Ini menunjukkan bahwa kerja sama yang dilandasi saling menghormati dan saling percaya mampu menciptakan kemajuan bersama. “Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, lanjutnya, mengusung visi “Kolaborasi Sumut Berkah Menuju Sumatera Utara yang Unggul, Maju, dan Berkelanjutan.” Dalam mewujudkan visi tersebut, kemitraan internasional memiliki peran strategis,” jelasnya. (sih)
Editor : Redaksi