MEDAN, SUMUT POS- Sebanyak 4.000 Tiket Mudik Gratis Pemko Medan Tahun 2026 habis 'diserbu' calon pemudik saat hari pertama pendaftaran dibuka pada Senin (2/3/2026) di Taman Ahmad Yani, Kota Medan.
Meskipun pendaftaran baru dibuka pada Pukul 09.00 WIB, namun para calon pemudik tampak telah mengantri sejak Pukul 06.00 WIB. Alhasil, tiket dinyatakan habis dan pendaftaran ditutup sebelum adzan dzuhur berkumandang.
"Alhamdulillah, antusiasme masyarakat sangat tinggi dan kuota 4.000 penumpang telah habis pada siang ini," ucap Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan, Suriono, S.SiT MT di lokasi pendaftaran, Senin (2/3/2026) siang.
Dijelaskan Suriono, sebenarnya pendaftaran dibuka selama tiga hari, yakni Senin-Rabu (2-4/3/2026). Namun karena kuota penumpang telah habis di hari pertama pendaftaran, maka pendaftaran langsung ditutup.
"Sebenarnya pendaftaran kita buka tiga hari, namun hari pertama kuota yang disiapkan sudah terpenuhi. Jadi hari ini pendaftaran sudah langsung ditutup," ujarnya.
Terkait proses pendaftaran, Suriono meyakini bahwa Program Mudik Gratis Pemko Medan ini sudah sangat familiar sehingga masyarakat sangat memahami ketepatan waktu untuk mendaftar.
"Kami yakin, warga yang ikut mudik tahun-tahun sebelumnya sudah sangat paham waktu terbaik untuk mendaftar agar bisa dapat tiket. Sehingga, dari jauh hari mereka sudah merencanakan dan mempersiapkan diri untuk mendaftar," katanya didampingi Kasi Angkutan Jalan, Ranto Simanungkalit, dan Kasi Manajemen Rekayasa Lalu Lintas, Hepbin Napitupulu.
Dijelaskan Suriono, ada 12 kota tujuan pada program Mudik Gratis Pemko Medan tahun ini, yakni Pakpak Bharat, Sidikalang, Tarutung, Sibolga, Rantau Prapat, Kota Pinang, Sibuhuan, Gunung Tua, Sipirok, Padangsidimpuan, Panyabungan dan Natal.
Suriono menuturkan, pemberangkatan dijadwalkan pada 16 dan 17 Maret dari Terminal Amplas. Lokasi ini sengaja dipilih agar lebih efektif dan tidak mengganggu kemacetan lalu lintas.
"Kedepan, kami akan mengupayakan agar kuota program Mudik Gratis Bersama Pemko Medan ditambah. Dengan demikian, program ini bisa lebih banyak membantu masyarakat yang hendak berlebaran di kampung halaman masing-masing," pungkasnya.
Dijelaskan Suriono, para pemudik nantinya akan mendapatkan makanan untuk berbuka puasa. Diharapkan, program ini dapat membantu masyarakat yang ingin mudik pada perayaan Idulfitri 1447H di kampung halamannya masing-masing.
Sementara itu, sejumlah calon pemudik mengaku sudah antre sejak pukul 06.00 WIB meski pendaftaran dibuka pukul 09.00 WIB.
"Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, kalau datang melewati pukul 08.00 WIB, antrean sudah sangat panjang. Nah, kali ini kami sengaja datang sebelum pukul 07.00 WIB. Ini pun sudah antre panjang," sebut salah seorang calon pemudik, Rusli.
Sementara itu, calon pemudik lain mengaku terlalu siang datang untuk mendaftar dan kuota kota yang jadi tujuannya telah habis. "Aku mau ke Sibuhuan, ternyata kuotanya sudah habis. Banyak kali yang berminat mudik gratis ini," sebut L Munthe. (map/ram)
Editor : Juli Rambe