Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

RS PHC Medan Layani Medical Check Up Calon Pekerja Migran ke Jepang

Juli Rambe • Rabu, 8 Juli 2026 | 18:51 WIB
MEDICAL: Rumah Sakit Prima Husada Cipta (PHC) Medan melaksanakan pemeriksaan kesehatan (Medical Check Up/MCU) bagi calon pekerja migran Indonesia yang akan diberangkatkan ke Jepang melalui skema Government to Government (G to G).(Dok : Ihsan Syahreza/ Sumut Pos)
MEDICAL: Rumah Sakit Prima Husada Cipta (PHC) Medan melaksanakan pemeriksaan kesehatan (Medical Check Up/MCU) bagi calon pekerja migran Indonesia yang akan diberangkatkan ke Jepang melalui skema Government to Government (G to G).(Dok : Ihsan Syahreza/ Sumut Pos)

 

 

BELAWAN, SUMUT POS - Rumah Sakit Prima Husada Cipta (PHC) Medan melaksanakan pemeriksaan kesehatan (Medical Check Up/MCU) bagi calon pekerja migran Indonesia yang akan diberangkatkan ke Jepang melalui skema Government to Government (G to G).

Kegiatan tersebut merupakan pelaksanaan Medical Check Up I untuk Calon Kandidat Program G to G ke Jepang Batch ke-20 yang digelar di RS PHC Medan, Kecamatan Medan Belawan, Rabu (8/7/2026).

Pelaksanaan kegiatan tersebut turut ditinjau langsung oleh Kepala Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Sumatera Utara beserta jajaran. Dalam peninjauan itu, Kepala BP2MI Sumut disambut Direktur Utama RS PHC Medan, Aprilla Dwison, didampingi SVP Pemasaran dan Pelayanan Pelanggan PT Prima Husada Cipta Medan (PHCM), Devi Windari, serta jajaran manajemen rumah sakit.

Baca Juga: Dugaan Oknum Pengatur Proyek di RSUD Dr Pirngadi Medan, Plt Dirut : Saya hanya Plt

Dalam sambutannya, Direktur Utama RS PHC Medan, Aprilla Dwison, menyampaikan bahwa RS PHC Medan merupakan salah satu rumah sakit yang dipercaya pemerintah melalui BP2MI untuk melaksanakan pemeriksaan kesehatan bagi calon pekerja migran Indonesia yang akan bekerja di luar negeri, khususnya ke Jepang dan Korea Selatan.

Ia menjelaskan, kerja sama antara RS PHC Medan dengan BP2MI telah terjalin selama lebih dari dua dekade dan terus berjalan dengan baik hingga saat ini.

"RS PHC Medan merupakan salah satu rumah sakit yang ditunjuk untuk melaksanakan medical check up bagi tenaga kerja Indonesia yang akan berangkat ke luar negeri, khususnya ke Jepang dan Korea. Alhamdulillah, kerja sama yang telah kami bangun sejak tahun 2003 hingga sekarang berjalan dengan sangat baik. Kami mengucapkan terima kasih kepada BP2MI atas kepercayaan yang terus diberikan kepada kami," ujar Aprilla.

Menurutnya, kepercayaan tersebut menjadi motivasi bagi rumah sakit untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, terutama dalam memastikan setiap calon pekerja migran memenuhi standar kesehatan yang dipersyaratkan negara tujuan.

Aprilla berharap kerja sama yang selama ini hanya mencakup beberapa negara tujuan dapat diperluas ke negara lain yang juga menjadi tujuan penempatan pekerja migran Indonesia.

"Harapan kami ke depan, kerja sama ini tidak hanya terbatas untuk calon pekerja migran ke Jepang dan Korea. Potensi penempatan tenaga kerja Indonesia ke negara lain seperti Malaysia dan Singapura juga sangat besar. Kami berharap kepercayaan yang diberikan kepada RS PHC Medan dapat diperluas sehingga kami dapat memberikan pelayanan yang lebih luas lagi," katanya.

Ia juga menjelaskan bahwa PT Prima Husada Cipta Medan merupakan anak perusahaan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) dengan kepemilikan saham hampir sepenuhnya dimiliki oleh perusahaan pelat merah tersebut. Menurutnya, sebagai bagian dari BUMN, PHCM memiliki komitmen untuk mendukung berbagai program pemerintah, termasuk dalam memberikan layanan kesehatan kepada calon pekerja migran Indonesia.

"PT Prima Husada Cipta Medan merupakan anak perusahaan PT Pelindo dengan kepemilikan saham hampir 100 persen. Karena itu kami berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi positif dalam mendukung program-program pemerintah, khususnya dalam pelayanan kesehatan bagi calon pekerja migran Indonesia," ungkapnya.

Aprilla menambahkan, pihaknya juga terbuka terhadap berbagai masukan dari BP2MI maupun para pemangku kepentingan sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan di masa mendatang.

"Kami tentu sangat mengharapkan masukan dan evaluasi dari BP2MI apabila masih terdapat kekurangan dalam pelayanan yang kami berikan. Semua itu menjadi bagian dari upaya kami untuk terus melakukan perbaikan sehingga pelayanan kepada calon pekerja migran semakin baik dari waktu ke waktu," ujarnya.

Lebih lanjut, Aprilla mengungkapkan bahwa sejak dipercaya melaksanakan pemeriksaan kesehatan bagi calon pekerja migran pada tahun 2003 hingga tahun 2025, RS PHC Medan telah melayani hampir 300 ribu peserta medical check up yang akan diberangkatkan ke berbagai negara.

"Sejak tahun 2003 hingga tahun 2025, jumlah calon pekerja migran yang telah menjalani medical check up di RS PHC Medan untuk penempatan ke Jepang, Korea, Jerman dan beberapa negara lainnya sudah hampir mencapai 300 ribu orang," jelasnya.

Ia berharap sinergi antara RS PHC Medan dan BP2MI Sumatera Utara dapat terus diperkuat sehingga pelayanan kesehatan bagi calon pekerja migran Indonesia semakin optimal dan mampu mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia yang bekerja di luar negeri.

Kegiatan Medical Check Up Batch ke-20 tersebut berlangsung lancar dengan rangkaian pemeriksaan kesehatan sesuai standar yang telah ditetapkan. Pemeriksaan kesehatan menjadi salah satu tahapan penting yang harus dipenuhi oleh para calon pekerja migran sebelum diberangkatkan ke negara tujuan, guna memastikan mereka berada dalam kondisi sehat dan memenuhi persyaratan kesehatan internasional.(san/ram)

Editor : Juli Rambe
#pekerja medan #BP2MI #RS Prima Husada Cipta Medan