MEDAN, SUMUT POS- Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Pemko Medan, Wandro Malau, menegaskan pihaknya bersama tim dari Basarnas dan pihak kepolisian terus bergerak dalam mengevakuasi korban yang tertimpa reruntuhan rumah di Komplek Grand Polonia, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan.
Hingga Selasa (21/7/2026) siang, pihaknya telah berhasil mengevakuasi tiga orang penghuni rumah. Satu diantaranya telah meninggal dunia. Dikatakan Wanro, total ada lima orang yang berada di dalam rumah yang ambruk akibat ledakan itu.
"Ada lima orang di dalam rumah itu. Dua orang diantaranya, yakni bapak pemilik rumah dan seorang anaknya sudah berhasil dievakuasi dengan selamat dan saat ini tengah dirawat di RS. Kebetulan saat peristiwa ledakan itu terjadi, mereka berdua berada di lantas atas," ucap Wandro kepada Sumut Pos, Selasa (21/7/2026).
Baca Juga: Satu Korban Ditemukan Meninggal, 2 Lagi Tertimbun Reruntuhan Ledakan Grand Polonia Masih Dicari
Sementara, satu orang lagi berhasil di evakuasi pada Selasa (21/7/2026) sekitar Pukul 03.00 WIB dinihari. Saat ditemukan, korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa.
"Tadi pagi sekitar jam 03.00 WIB ada satu orang yang sudah berhasil kita evakuasi, yakni istri pemilik rumah. Kondisinya sudah tidak bernyawa. Artinya, ada 1 jenazah berhasil dievakuasi," ujarnya.
Dengan berhasilnya dievakuasi tiga dari lima orang tersebut, sambung Wandro, saat ini masih ada dua orang lagi yang belum dievakuasi. Kedua orang itu merupakan Asisten Rumah Tanggga (ART) di rumah tersebut.
"Jadi ada dua orang lagi yang belum berhasil dievakuasi, infonya dua orang ini merupakan ART di rumah itu. Ini kita bersama tim sedang berusaha melakukan pencarian dan evakuasi, kita tengah melakukan pemotongan besi agar bisa masuk ke dalam rumah untuk melakukan pencarian dan proses evakuasi. Mohon doanya," katanya.
Wandro mengatakan, hingga saat ini belum diketahui secara pasti apa yang menjadi penyebab terjadinya ledakan di rumah tersebut. Namun informasi sementara menyimpulkan, sumber ledakan berasal dari pipa PGN yang tertanam di bawah rumah.
"Untuk sementara ini, sumber ledakan disinyalir berasal dari pipa gas. Untuk penyebab pasti sedang dalam penyelidikan pihak kepolisian," tutupnya.
Seperti diketahui, sebuah rumah mewah yang berada di Kompleks Grand Polonia meledak pada Senin (20/7/2026) sore. Ledakan besar tersebut membuat rumah tiga tingkat itu roboh dan rusak parah. Tak hanya itu, tujuh rumah lainnya juga terdampak dan terkena material ledakan. (map/ram)
Editor : Juli Rambe