Polrestabes Medan akan Lakukan Investigasi Lanjutan Bersama PGN

Juli Rambe • Dipublikasikan Selasa, 21 Juli 2026 | 16:51 WIB
LOKASI: Wali Kota Medan, Rico Waas dan Kapolrestabes Medan, Jean Calvjin Simanjuntak saat meninjau lokasi ledakan di Grand Polonia. (Dok: Markus Pasaribu/ Sumut Pos)
LOKASI: Wali Kota Medan, Rico Waas dan Kapolrestabes Medan, Jean Calvjin Simanjuntak saat meninjau lokasi ledakan di Grand Polonia. (Dok: Markus Pasaribu/ Sumut Pos)

 

SUMUT POS- Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak, mengatakan penyebab ledakan di Perumahan Grand Polonia pada Senin (20/7/2026) sore masih dalam tahap penyelidikan. 

Nantinya, setelah seluruh proses evakuasi selesai, polisi bersama PT Perusahaan Gas Negara (PGN) akan melakukan investigasi lanjutan untuk memastikan dugaan awal kebocoran pipa gas bawah tanah. 

"Setelah seluruh korban berhasil dievakuasi, kami bersama PGN akan masuk melakukan investigasi untuk memastikan penyebab ledakan, termasuk dugaan kebocoran gas yang sebelumnya sudah kami sampaikan," ujarnya.

Baca Juga: Korban Kedua Ledakan Grand Polonia Ditemukan Meninggal, Tinggal Satu Orang Masih Dicari

Jean Calvijn Simanjuntak menegaskan bahwa dalam kejadian ini sudah ditemukan dua jenazah yang semuanya adalah berjenis kelamin perempuan. 

Tepatnya pada Senin (20/7/2026) malam, dan Selasa (21/7/2026) sore.

Tim gabungan sedang berusaha mencari 1 korban lagi di reruntuhan perumahan tersebut. 

Selain itu, ada dua korban lagi yang saat ini sedang dirawat, yaitu balita dan kurir. (man/ram)

 

Editor : Juli Rambe
perumahan grand polonia ledakan di grand polonia kapolrestabes medan pgn