Forum Pemuda NTT Sumut Minta Hak Keluarga Korban Ledakan Grand Polonia Dipenuhi

Juli Rambe • Dipublikasikan Rabu, 22 Juli 2026 | 17:40 WIB
EVAKUASI: Tim SAR gabungan saat mengevakuasi jasad kedua korban tewas ledakan di Grand Polonia Medan, Selasa (21/7/2026). (Dok: Gusman/Sumut Pos)
EVAKUASI: Tim SAR gabungan saat mengevakuasi jasad kedua korban tewas ledakan di Grand Polonia Medan, Selasa (21/7/2026). (Dok: Gusman/Sumut Pos)

 

MEDAN, SUMUT POS- Forum Pemuda Nusa Tenggara Timur (NTT) Wilayah Sumatera Utara mendesak pihak majikan dan penyalur tenaga kerja bertanggung jawab atas meninggalnya Ros, asisten rumah tangga (ART) asal Kabupaten Nagekeo, NTT, yang menjadi korban ledakan di Kompleks Grand Polonia, Kecamatan Medan Polonia.

Ros merupakan satu dari tiga korban meninggal dunia dalam ledakan yang menghancurkan rumah di Jalan Perhubungan Udara/Mustang, Senin (20/7/2026).

Ketua Forum Pemuda NTT Wilayah Sumut, Devis Abuimau Karmoy, menyampaikan duka cita atas meninggalnya Ros. Menurutnya, selain mengusut penyebab ledakan, hak-hak keluarga korban juga harus menjadi perhatian.

Baca Juga: Komisi 1 Minta Usut Tuntas Penyebab Ledakan Rumah di Grand Polonia, Robi Barus : Harus Ada yang Bertanggung Jawab

"Kami turut berduka cita atas meninggalnya saudari Ros. Kami berharap seluruh hak keluarga almarhumah dapat dipenuhi dan ada tanggung jawab dari pihak-pihak terkait," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (22/7/2026).

Dia juga meminta aparat kepolisian mengusut tuntas penyebab ledakan yang menewaskan Ros. Menurutnya, proses penyelidikan harus dilakukan secara transparan hingga penyebab pasti insiden dapat diketahui.

Selain itu, Forum Pemuda NTT Sumut meminta penyidik turut memeriksa yayasan atau perusahaan yang menyalurkan Ros untuk bekerja di rumah tersebut.

"Kami juga meminta pihak penyalur tenaga kerja dihadirkan agar dapat menjelaskan dan memenuhi hak-hak yang seharusnya diterima keluarga korban," katanya.

Ia menambahkan, Forum Pemuda NTT Sumut siap berkoordinasi dengan aparat penegak hukum maupun pihak terkait apabila dibutuhkan dalam proses penanganan kasus tersebut.

Sebelumnya, ledakan dahsyat yang terjadi di Kompleks Grand Polonia menewaskan tiga orang, yakni Jesica (majikan), Ros (ART) dan Sinta (babysitter). Sementara tiga korban lainnya berhasil selamat.

Hingga kini, Polrestabes Medan bersama tim gabungan masih menyelidiki penyebab pasti ledakan yang diduga dipicu kebocoran gas, meski hasil akhirnya masih menunggu investigasi menyeluruh. (man/ram)

 

Editor : Juli Rambe
ledakan di grand polonia korban ledakan di grand polonia ART jadi korban ledakan grand polonia