MEDAN, Sumutpos.jawapos.com – Memasuki usia ke-7, Harper Wahid Hasyim Medan memilih merayakan hari jadinya dengan cara yang lebih bermakna. Tidak sekadar merayakan pencapaian bisnis, hotel yang berada di bawah jaringan Archipelago itu menggelar serangkaian kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan.
Perayaan ulang tahun tahun ini dipusatkan pada dua aksi nyata, yakni berbagi kebahagiaan bersama anak-anak Yayasan Panti Asuhan Sinar Saro Medan serta melakukan penanaman 500 bibit pohon bakau (mangrove) di kawasan pesisir Desa Pasar Rawa, Kabupaten Langkat.
Melalui kegiatan tersebut, Harper Wahid Hasyim Medan kembali menegaskan komitmennya bahwa pertumbuhan bisnis harus berjalan seiring dengan tanggung jawab sosial dan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak Panti
Manajemen dan seluruh jajaran karyawan Harper Wahid Hasyim Medan mengunjungi Yayasan Panti Asuhan Sinar Saro Medan untuk berbagi kebahagiaan bersama puluhan anak asuh.
Kehadiran tim hotel disambut hangat oleh pengurus dan anak-anak panti yang mengikuti berbagai kegiatan interaktif dalam suasana penuh keakraban.
Baca Juga: Kuasa Hukum PT PASU Sebut Keterangan Dua Ahli Perkuat Kelemahan Dakwaan Korupsi Inalum
Pada kesempatan tersebut, Harper Wahid Hasyim Medan menyerahkan bantuan berupa kebutuhan pokok, susu, serta linen sebagai bentuk dukungan terhadap kebutuhan operasional panti asuhan.
Tak hanya memberikan bantuan materi, kegiatan juga diisi dengan doa bersama dan sesi kebersamaan yang diharapkan mampu menumbuhkan semangat, motivasi, dan optimisme anak-anak dalam meraih cita-cita mereka.
Tanam 500 Mangrove untuk Pesisir Langkat
Komitmen sosial Harper Wahid Hasyim Medan juga diwujudkan melalui aksi pelestarian lingkungan.
Sebanyak 500 bibit mangrove ditanam di kawasan pesisir Desa Pasar Rawa, Kabupaten Langkat, yang selama ini memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem pantai di Sumatera Utara.
Dalam kegiatan tersebut, jajaran manajemen dan karyawan hotel turun langsung ke kawasan pesisir bersama tokoh masyarakat dan pegiat lingkungan untuk menanam bibit mangrove secara gotong royong.
Pemilihan lokasi ini bukan tanpa alasan. Kawasan Desa Pasar Rawa dinilai strategis dalam menghadapi ancaman abrasi, erosi pantai, sekaligus menjaga habitat berbagai flora dan fauna pesisir.
Selain melindungi garis pantai, hutan mangrove juga berperan penting dalam menyerap emisi karbon sehingga mendukung upaya mitigasi perubahan iklim.
Hotel Manager Harper Wahid Hasyim Medan, M. Kaushin Mar, mengatakan perjalanan tujuh tahun menjadi momentum penting bagi perusahaan untuk terus tumbuh bersama masyarakat.
"Perjalanan tujuh tahun ini merupakan tonggak sejarah penting bagi kami. Kami percaya bahwa pertumbuhan bisnis yang sehat harus berjalan seiring dengan kepedulian terhadap sesama dan alam. Melalui senyum anak-anak di Panti Asuhan Sinar Saro serta setiap bibit bakau yang kami tanam di Desa Pasar Rawa, kami berharap Harper Wahid Hasyim Medan dapat terus menginspirasi dan membawa kebaikan yang nyata serta berkelanjutan," ujarnya.
Melalui rangkaian kegiatan sosial dan lingkungan tersebut, Harper Wahid Hasyim Medan ingin menjadikan peringatan hari jadinya bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk memperkuat kontribusi nyata kepada masyarakat.(rel/han)
Komitmen itu sekaligus menjadi bagian dari visi keberlanjutan perusahaan dalam menciptakan dampak positif bagi lingkungan, mendukung kesejahteraan sosial, serta menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan oleh generasi masa kini maupun mendatang. (*)
Editor : Johan Panjaitan