Festival Kebudayaan Kota Medan Perdana Digelar Oktober 2026, Disdikbud Siapkan Ajang Edukasi Warisan Budaya

Johan Panjaitan • Dipublikasikan Rabu, 29 Juli 2026 | 15:46 WIB

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan, Ahmad Barli Mulia Nasution. (Markus Pasaribu/Sumut Pos)
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan, Ahmad Barli Mulia Nasution. (Markus Pasaribu/Sumut Pos)

 

MEDAN, Sumutpos.jawapos.com – Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) tengah mematangkan persiapan penyelenggaraan Festival Kebudayaan Kota Medan 2026, yang direncanakan berlangsung pada Oktober mendatang. Festival ini akan menjadi penyelenggaraan perdana yang diinisiasi Pemko Medan sebagai wadah memperkenalkan kekayaan budaya lokal kepada masyarakat.

Saat ini, Disdikbud masih melakukan koordinasi dengan berbagai pihak guna menyusun konsep, teknis pelaksanaan, hingga lokasi kegiatan agar festival dapat berlangsung optimal dan memberikan manfaat yang luas.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan, Ahmad Barli Mulia Nasution, mengatakan festival tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat pelestarian budaya sekaligus meningkatkan literasi masyarakat terhadap keberagaman budaya yang dimiliki Kota Medan.

Baca Juga: XL7 Terbaru Meluncur, Suzuki Sematkan Hybrid dan Fitur Keselamatan Modern dan Lebih Berkarakter

"Rencananya kita akan melakukan Festival Kebudayaan Kota Medan pada Oktober 2026. Saat ini masih dalam tahap persiapan dan kami terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait," ujar Barli kepada Sumut Pos, Rabu (29/7/2026).

Ajang Edukasi, Bukan Perlombaan

Berbeda dengan festival budaya pada umumnya yang diisi berbagai kompetisi, Festival Kebudayaan Kota Medan akan mengusung konsep pameran edukatif.

Masyarakat nantinya dapat mengenal lebih dekat beragam kekayaan budaya Kota Medan melalui berbagai stan yang menampilkan makanan tradisional, pakaian adat, benda-benda bersejarah, hingga unsur budaya lainnya yang menjadi identitas daerah.

Menurut Barli, pendekatan tersebut dipilih agar festival tidak sekadar menjadi hiburan, tetapi juga sarana pembelajaran bagi masyarakat lintas generasi.

Baca Juga: Kades Sampali Tegaskan Lahan Eks HGU PTPN di Jalan Perhubungan Masuk Wilayah Dusun 16 Desa Sampali

"Festival ini bukan perlombaan, melainkan pameran kebudayaan. Nantinya akan ditampilkan makanan khas daerah, pakaian adat, hingga benda-benda bersejarah. Intinya, kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai kebudayaan yang dimiliki Kota Medan," jelasnya.

Konsep Masih Dimatangkan

Meski telah dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026, Disdikbud Medan masih menyusun berbagai aspek penyelenggaraan, termasuk penentuan tanggal, lokasi, serta rangkaian kegiatan yang akan ditampilkan.

Barli menegaskan seluruh persiapan dilakukan secara matang mengingat festival tersebut merupakan agenda perdana yang diharapkan dapat menjadi agenda budaya tahunan Kota Medan.

"Untuk tanggal dan tempat pelaksanaan masih dalam pembahasan. Begitu juga dengan teknis kegiatan dan seluruh konsep acara. Karena ini pertama kali dilaksanakan, seluruh persiapan harus benar-benar matang," pungkasnya.

Melalui Festival Kebudayaan Kota Medan 2026, Pemko Medan berharap kekayaan budaya lokal semakin dikenal masyarakat, sekaligus menjadi media pelestarian warisan budaya serta memperkuat identitas Kota Medan sebagai daerah yang kaya akan keberagaman suku, tradisi, dan budaya.(map/han)

Editor : Johan Panjaitan
festival kebudayaan disdikbud pemko medan edukasi