PEMATANGSIANTAR, Sumutpos.jawapos.com – Dua rumah sakit di bawah naungan PT Murni Sadar Tbk, yakni RS Murni Teguh Memorial Hospital (MTMH) Medan dan RS Murni Teguh Horas Insani (MTHI) Pematangsiantar, meraih penghargaan tertinggi WSO Angels Awards dengan predikat Diamond Status.
Penghargaan internasional dari World Stroke Organization (WSO) tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan keunggulan kedua rumah sakit dalam menerapkan standar protokol global untuk penanganan pasien stroke akut secara cepat, tepat, dan aman.
Predikat Diamond Status merupakan level tertinggi dalam WSO Angels Awards. Pencapaian tersebut didasarkan pada penilaian terhadap sejumlah indikator penanganan stroke, antara lain penerapan protokol berbasis bukti (evidence-based practice), percepatan waktu tanggap (door-to-needle time), kompetensi tim medis multidisiplin, serta kualitas sistem penanganan kedaruratan Code Stroke yang terintegrasi.
Penyerahan penghargaan berlangsung di RS Murni Teguh Horas Insani Pematangsiantar, pada Jumat (24/7/2026). Penghargaan Diamond Status diserahkan langsung oleh Konsultan WSO Angels Wilayah Jakarta & Sumatera dr. Heni Pristiwa Oktaviani kepada Presiden Direktur PT Murni Sadar Tbk dr. Mutiara, MHA, MKT dan Presiden Komisaris PT Murni Sadar Tbk Tjhin Ten Chun.
Hadir juga dalam kegiatan tersebut Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi, SH, M.Kn; Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur TM. Sitinjak, SH, SIK, MH; Kapolsek Siantar Martoba AKP Martua Manik; Kepala Dinas Kesehatan P. Siantar Urat H. Simanjuntak, SKM, MKes; Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun Dr. Debora P. Haloho.
Kemudian, Plt. Direktur RS Murni Teguh Horas Insani Siantar dr. Herman Ramli, Direktur Murni Teguh Memorial Hospital Medan dr. Tuan Juniar Situmorang, M.Kes, Ketua IDI Cabang Kota Pematangsiantar-Kabupaten Simalungun dr. Reinhard Hutahaean, Sp.F, SH, MM, MH, MBA dan lainnya.
Dalam kesempatan itu, Presiden Komisaris PT Murni Sadar Tbk, Tjhin Ten Chun, mengatakan pencapaian Diamond Status menjadi bukti komitmen perusahaan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan melalui investasi berkelanjutan.
“Pencapaian Diamond Status ini adalah bukti nyata komitmen investasi berkelanjutan kami pada kualitas infrastruktur, teknologi medis, dan standarisasi sistem operasional rumah sakit. Kami di jajaran komisaris terus mendukung penuh langkah ekspansi pelayanan klinis yang berorientasi pada keselamatan pasien, agar seluruh lapisan masyarakat di Sumatera Utara dapat mengakses fasilitas medis kelas dunia tanpa harus ke luar negeri,” katanya.
Sementara itu, Presiden Direktur PT Murni Sadar Tbk, dr. Mutiara, MHA, MKT, mendedikasikan penghargaan tersebut kepada seluruh tim medis, paramedis, dan staf penunjang di kedua rumah sakit.
Baca Juga: Prihatin Bencana Sumatera, Jerhemy Nemo Mulai Gerakan “Wenanam Sumatra” Tanam 250 Ribu Pohon di Aceh
“Penghargaan tertinggi dari WSO ini kami dedikasikan kepada seluruh tim medis, paramedis, dan staf penunjang di RS Murni Teguh Memorial Hospital Medan dan RS Murni Teguh Horas Insani Siantar yang telah bekerja keras tanpa lelah. Stroke merupakan penyakit kritis di mana setiap detik sangat berharga untuk menyelamatkan fungsi otak pasien. Predikat Diamond ini memotivasi Murni Teguh Hospital Group untuk terus konsisten menjaga mutu pelayanan kedaruratan stroke berstandar internasional yang cepat, terpadu, dan tepercaya,” ungkapnya.
Plt. Direktur RS Murni Teguh Horas Insani Siantar, dr. Herman Ramli, menyebut penghargaan tersebut menjadi penegasan atas dedikasi tim multidisiplin dalam memberikan pelayanan stroke sesuai standar global.
“Penghargaan Diamond Status ini menegaskan dedikasi tim multidisiplin RS Murni Teguh Horas Insani dalam penanganan stroke sesuai standar global. Ini merupakan motivasi besar bagi seluruh nakes untuk konsisten memberikan pelayanan berkualitas dan komitmen nyata dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Direktur Murni Teguh Memorial Hospital Medan, dr. Tuan Juniar Situmorang, M.Kes. Menurutnya, pencapaian tersebut merupakan hasil dari komitmen kolektif berbagai pihak.
“Penghargaan Diamond Status ini merupakan buah dari komitmen kolektif kami. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh komponen yang terus mendukung, mulai dari internal rumah sakit, pemerintah daerah, hingga WSO Angels Initiative, dalam mewujudkan ekosistem kesehatan masyarakat yang optimal demi menopang target pencapaian kesehatan nasional,” ujarnya.
Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi, SH, M.Kn, turut menyampaikan apresiasi atas pencapaian kedua rumah sakit tersebut.
“Pemerintah Kota Pematangsiantar memberikan apresiasi setinggi-tingginya dan rasa bangga atas prestasi luar biasa yang diraih oleh RS Murni Teguh Horas Insani dan RS Murni Teguh Memorial Hospital. Kehadiran layanan stroke berstatus Diamond di kota ini bukan sekadar kebanggaan rumah sakit, melainkan sebuah jaminan perlindungan kesehatan yang luar biasa bagi warga Siantar. Stroke berpotensi merusak kondisi sosial dan ekonomi jika menyerang tulang punggung keluarga. Kami berharap prestasi ini terus dipertahankan demi meningkatkan derajat kesehatan masyarakat luas,” ujarnya.
Baca Juga: Alumni Penerima Beasiswa Tanoto Foundation Ajak Anak Bermain dan Berkarya Tanpa Gawai
Ketua IDI Cabang Kota Pematangsiantar-Kabupaten Simalungun terpilih, dr. Reinhard Hutahaean, Sp.F, SH, MM, MH, MBA, juga mengapresiasi pencapaian tersebut.
“IDI menyambut gembira dan memberikan apresiasi yang luar biasa atas pencapaian berskala internasional ini. RS Murni Teguh Horas Insani telah membuktikan diri mampu menjadi pionir bagi rumah sakit lainnya di wilayah Pematangsiantar dan sekitarnya dalam menghadirkan pelayanan medis paripurna. Dengan adanya pusat keunggulan penanganan stroke seperti ini, kita bersama-sama dapat menekan angka kematian serta ketergantungan rujukan medis ke luar kota maupun luar negeri secara signifikan,” ungkapnya.
Dengan diraihnya Diamond Status WSO Angels Awards, RS Murni Teguh Memorial Hospital Medan dan RS Murni Teguh Horas Insani Pematangsiantar semakin menegaskan komitmennya dalam menghadirkan layanan penanganan stroke yang cepat, terpadu, dan sesuai standar global di Sumatera Utara.
Penghargaan tersebut sekaligus menjadi dorongan bagi manajemen rumah sakit, pemerintah daerah, dan organisasi profesi medis untuk terus memperkuat kualitas layanan kesehatan, khususnya dalam penanganan stroke. (ila)
Editor : Johan Panjaitan