MEDAN, Sumutpos.jawapos.com – Anggota Komisi V DPR RI, Musa Rajekshah, menyampaikan duka cita mendalam atas kecelakaan maut yang melibatkan Kereta Api (KA) Putri Deli dengan truk pengangkut pasir di perlintasan sebidang tanpa palang di Lingkungan Pasiran, Kelurahan Simpang Tiga Pekan, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Minggu (2/8/2026).
Politisi yang akrab disapa Ijeck itu menilai tragedi tersebut menjadi pengingat bahwa persoalan keselamatan di perlintasan kereta api sebidang, khususnya yang belum dilengkapi palang pintu, masih menjadi pekerjaan rumah serius yang harus segera dituntaskan.
"Saya turut prihatin dan menyampaikan duka cita atas kecelakaan antara kereta api dengan truk pengangkut pasir yang terjadi di Kabupaten Serdang Bedagai," ujar Ijeck.
Baca Juga: Saham Meta Ambles 10 Persen, Investor Mulai Ragukan Taruhan Besar di AI
Menurutnya, kecelakaan serupa bukan lagi insiden yang berdiri sendiri. Berulangnya peristiwa di sejumlah daerah di Sumatera Utara menunjukkan masih lemahnya sistem pengamanan pada perlintasan kereta api yang beririsan langsung dengan jalan umum.
"Kecelakaan seperti ini terus berulang di Sumatera Utara. Salah satu penyebab utamanya adalah masih banyak perlintasan sebidang yang belum memiliki palang pintu sebagai sistem pengaman," katanya.
Ijeck mengungkapkan, persoalan tersebut telah berulang kali disampaikannya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi V DPR RI bersama Kementerian Perhubungan. Ia meminta pemerintah pusat memberikan perhatian lebih terhadap pembangunan fasilitas keselamatan di perlintasan kereta api yang dinilai rawan kecelakaan.
"Saat RDP dengan Kementerian Perhubungan, saya berkali-kali menyampaikan agar perlintasan kereta api yang belum memiliki palang pintu menjadi perhatian serius. Jumlahnya masih cukup banyak di Sumatera Utara dan membutuhkan penanganan segera," tegasnya.
Ia berharap tragedi di Perbaungan menjadi momentum evaluasi menyeluruh terhadap keselamatan transportasi, sehingga kejadian serupa tidak terus memakan korban jiwa maupun menimbulkan kerugian material.
Baca Juga: Jangan Asal Pakai Sunscreen! Ini 5 Kesalahan yang Membuat Kulit Tetap Rusak
"Keselamatan penumpang kereta maupun pengguna jalan harus menjadi prioritas utama. Jangan sampai kecelakaan seperti ini kembali terulang," ujarnya.
Sebelumnya diberitakan, KA Putri Deli relasi Medan–Tanjungbalai menabrak truk pengangkut pasir yang melintas di perlintasan sebidang tanpa palang di Kecamatan Perbaungan. Benturan keras mengakibatkan sopir truk, Busito (56), meninggal dunia di lokasi kejadian.
Tabrakan tersebut juga menyebabkan lokomotif mengalami kerusakan hingga sebagian roda keluar dari rel. Masinis mengalami luka-luka, sementara seorang penumpang bernama Viona Siahaan (21) mengalami luka bakar ringan setelah air panas yang dibawanya tumpah akibat benturan. Korban saat ini menjalani perawatan di RSU Melati Perbaungan.
Kasi Humas Polres Serdang Bedagai, AKP Bringin Jaya, menjelaskan kecelakaan bermula saat truk bermuatan pasir melaju dari kawasan Tangkahan Galian C menuju jalan utama dan melintasi rel kereta api.
Hingga kini, kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan, termasuk mendalami kemungkinan adanya kelalaian pengemudi saat melintas di perlintasan tanpa palang tersebut.(rel/han)
Editor : Johan Panjaitan