MEDAN, SUMUT POS- Hujan deras yang mengguyur Kota Medan pada Rabu (9/9/2026) malam, membuat beberapa wilayah di Kota Medan terendam banjir. Adapun wilayah yang paling terdampak, yakni di Kelurahan Besar, Medan Labuhan.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan, Yunita Sari, mengatakan ketinggian banjir di Komplek BTN, Kelurahan Besar, Medan Labuhan mencapai 30-60 cm.
Air tersebut menerjang permukiman warga. Akibatnya, sebanyak 50 jiwa terpaksa mengungsi ke masjid karena khawatir ketinggian air terus bertambah.
Baca Juga: Terkait Temuan BPK, Perusahaan Mitra Parkir Dishub Medan Tegaskan Adanya Dana Deposit yang Tersimpan
"Banjir yang paling parah itu di Komplek BTN, Kelurahan Besar, itu data yang kita terima. Total ada 50 orang yang mengungsi, semuanya mengungsi di Masjid Al Hijrah. 50 orang itu terdiri dari 20 orang dewasa, 10 orang lansia serta 20 orang remaja dan anak-anak," ucap Yunita Sari kepada Sumut Pos, Kamis (10/9/2026).
Yunita Sari mengatakan, saat ini pihaknya masih terus melakukan pendataan di lapangan sekaligus mengevakuasi masyarakat yang terdampak.
"Di Kelurahan Besar, proses evakuasi sudah kita lakukan dari tadi pagi dengan menggunakan perahu karet. Bantuan nasi tanggap juga sudah kita berikan kepada warga yang mengungsi," ujarnya.
Dikatakan Yunita, selain di Kelurahan Besar, banjir juga terjadi di Kelurahan Martubung, dan Kelurahan Tangkahan. Untuk saat ini, pihaknya masih melakukan patroli untuk melakukan pemantauan sekaligus pendataan terhadap masyarakat.
“Ketinggian air sungai kita pantau dalam kondisi normal semua, kondisi itu karena di kawasan pegunungan tidak hujan. Sekarang kita fokus terhadap warga terdampak dan berkoordinasi dengan kewilayahan terkait kebutuhan masyarakat,” pungkasnya. (map/ram)
Editor : Juli Rambe