MEDAN, SUMUT POS- Kepala Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan, Khairul Azmi mengaku telah menyiapkan langkah untuk menangani permasalahan banjir pada sejumlah titik rawan di Kota Medan.
Salah satunya, banjir yang kerap terjadi di Jalan Kapten Muslim, Kecamatan Medan Helvetia dan sekitarnya saat hujan deras mengguyur Kota Medan.
Teranyar, Jalan Kapten Muslim dan sekitarnya seperti Jalan Budi Luhur, Jalan Amal Luhur, Jalan Bakti Luhur, Jalan Setia Luhur, hingga Jalan Danau Singkarak dan sekitarnya tergenang pada Sabtu (26/9/2026) malam hingga Minggu (27/9/2026) pagi karena hujan deras yang terjadi di Kota Medan.
Baca Juga: Bobby Nasution Dukung Penyelidikan Dugaan Korupsi di PT PPSU
"Untuk masalah banjir di Jalan Kapten Muslim dan sekitarnya, itu sudah kita pelajari dan sudah kita siapkan upaya penanganannya," ucap Khairul Azmi kepada Sumut Pos, Selasa (29/9/2026).
Dikatakan Khairul Azmi, pihaknya telah meninjau kondisi banjir di Jalan Kapten Muslim dan sekitarnya, sekaligus mempelajari penyebab banjir yang ada di kawasan tersebut.
"Jadi hasil peninjauan kita, penyebab banjir di Jalan Kapten Muslim itu karena adanya penyempitan crossing-an di kawasan SPBU di sebelah Plaza Millenium, akibatnya air tidak bisa mengalir dengan cepat saat debit air meningkat saat hujan deras turun. Sementara, itu crossing satu-satunya di Jalan Kapten Muslim," ujarnya.
Untuk itu, ungkap Khairul Azmi, Dinas SDABMBK Kota Medan telah menyiapkan solusi untuk masalah tersebut, yakni dengan membangun crossing drainase baru di kawasan Mega Park, Jalan Kapten Muslim.
"Oleh sebab itu, kami membangun komunikasi dengan pihak Mega Park. Kita akan gunakan jalan yang mereka punya untuk membuat crossing-an besar disana. Nantinya, crossing-an drainase tersebut akan mengalirkan debit air ke Sungai Sikambing," ungkapnya.
Sejauh ini, sambung Khairul Azmi, kondisi drainase di Jalan Kapten Muslim dan sekitarnya masih berfungsi dengan baik. Begitupun, Dinas SDABMBK Kota Medan terus melakukan normalisasi guna mengatasi sedimentasi yang ada.
"Kalau drainase, itu sudah kita cek, masih berfungsi dengan baik, normalisasi juga terus kita lakukan. Tetapi saat hujan deras, memang drainase itu tidak bisa melakukan pembuangan karena crossing drainase yang di samping Plaza Millenium menyempit. Makanya kita akan buat crossing-an baru di kawasan Mega Park, itu solusi satu-satunya," katanya.
Khairul Azmi mengatakan, pihaknya akan melalukukan pembangunan crossing drainase di kawasan Mega Park tersebut di awal Tahun 2027.
"Anggarannya sudah kita siapkan. InsyaAllah akan kita bangun di awal 2027," pungkasnya.
Sebelumnya diberitakan, sejumlah kawasan di Kota Medan mengalami banjir pada Sabtu (26/9/2026) malam karena hujan deras yang mengguyur Kota Medan. Adapun salah satu wilayah yang menjadi sorotan, yakni Jalan Kapten Muslim dan sekitarnya yang tergenang cukup tinggi, yakni mencapai 20cm. Air tidak hanya menggenangi ruas jalan, tetapi juga memasuki permukiman warga. (map/ram)
Editor : Juli Rambe