Kasus Influenza Tipe A Meningkat di Medan, dr Dimas Minta Warga Perkuat Pencegahan

Johan Panjaitan • Dipublikasikan Minggu, 11 Oktober 2026 | 13:35 WIB
Anggota DPRD Kota Medan Fraksi Partai Golkar, dr Dimas Sofani Lubis saat menggelar Sosialisasi Perda Kota Medan No.4/2012 di Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor, Minggu (11/10/2026).  (Markus Pasaribu/Sumut Pos)
Anggota DPRD Kota Medan Fraksi Partai Golkar, dr Dimas Sofani Lubis saat menggelar Sosialisasi Perda Kota Medan No.4/2012 di Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor, Minggu (11/10/2026). (Markus Pasaribu/Sumut Pos)

 

MEDAN, Sumutposjawapos.com– Meningkatnya kasus Influenza Tipe A di Kota Medan menjadi perhatian Anggota DPRD Medan Fraksi Partai Golkar, dr Dimas Sofani Lubis. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan dengan menjaga kesehatan diri dan keluarga serta menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Medan yang disampaikannya, sebanyak 18 kasus Influenza Tipe A ditemukan sepanjang Januari hingga September 2026. Kondisi tersebut, menurut Dimas, perlu direspons melalui langkah pencegahan yang konsisten, disertai edukasi dan pelayanan kesehatan yang mudah diakses masyarakat.

Hal itu disampaikan dr Dimas saat menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Kota Medan Nomor 4 Tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan Kota Medan di Jalan Eka Sama, Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor, Minggu (11/10/2026) siang.

Baca Juga: Pencinta Kopi Wajib Tahu! Arabika dan Robusta Ternyata Punya Karakter Berbeda

"Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan, sepanjang Januari-September 2026 saja, telah ditemukan 18 kasus Influenza Tipe A di Kota Medan. Kita harus lebih waspada, jaga kesehatan, fokus pada pencegahan," ujar Dimas.

Anggota Komisi III DPRD Medan itu menekankan, pencegahan dapat dimulai dari kebiasaan sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Masyarakat diimbau rutin mencuci tangan, menggunakan masker ketika mengalami flu atau demam, mengonsumsi makanan bergizi, serta beristirahat dengan cukup.

"Cuci tangan, gunakan masker apabila mengalami flu maupun demam, konsumsi makanan sehat dan bergizi, istirahat cukup, dan bila perlu konsumsi vitamin. Langkah-langkah ini penting kita lakukan sebagai upaya pencegahan," katanya.

Tak hanya mengingatkan masyarakat, Dimas juga meminta Dinas Kesehatan Kota Medan memperkuat langkah pencegahan dan penanganan Influenza Tipe A. Puskesmas, sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan, dinilai memiliki peran penting dalam memberikan edukasi sekaligus memastikan warga memperoleh penanganan yang sesuai.

Ia meminta puskesmas aktif menyosialisasikan gejala dan cara mencegah penularan, sekaligus memberikan pelayanan kepada masyarakat yang menunjukkan indikasi terinfeksi.

Baca Juga: Jennifer Coppen Angkat Bicara soal Kasus Emas Rp25 Miliar, Tegaskan Statusnya

"Bila ada masyarakat yang mengalami gejala berat, segera rujuk ke rumah sakit terdekat untuk bisa mendapatkan pelayanan kesehatan secara cepat. Semakin cepat ditangani maka akan semakin baik," tegasnya.

Warga Pertanyakan Vaksin Gratis

Dalam sosialisasi tersebut, persoalan Influenza Tipe A turut menjadi perhatian warga. Fitriana, salah seorang peserta, mempertanyakan langkah penanganan yang disiapkan pemerintah serta kemungkinan tersedianya vaksin influenza gratis.

Menanggapi pertanyaan itu, perwakilan Dinas Kesehatan Kota Medan, Festina Ginting, menyampaikan bahwa vaksin influenza gratis dari Kementerian Kesehatan saat ini belum tersedia.

"Saat ini untuk vaksin gratis belum ada. Pemerintah melalui Kemenkes meminta kepada pemerintah daerah untuk fokus pada langkah-langkah pencegahan," jelas Festina.

Ia menerangkan, Influenza Tipe A umumnya menimbulkan sejumlah gejala, seperti demam, batuk, pilek, sakit tenggorokan, nyeri di sekujur tubuh, hingga kelelahan.

Baca Juga: GSN Dua Hari Berturut, DPRD Binjai Apresiasi Gerak Cepat Satresnarkoba

Masyarakat yang mengalami gejala tersebut disarankan mendatangi puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan pemeriksaan. Penggunaan masker juga dianjurkan bagi warga yang sedang mengalami batuk dan pilek guna membantu mencegah penularan.

Puskesmas Gedung Johor Masih Direnovasi

Selain membahas influenza, warga turut mempertanyakan akses pelayanan kesehatan selama Puskesmas Gedung Johor menjalani renovasi.

Rina Rizki, salah seorang warga, meminta kejelasan mengenai tempat berobat alternatif bagi masyarakat yang selama ini mengandalkan layanan puskesmas tersebut.

Menjawab hal itu, Festina menjelaskan bahwa Puskesmas Gedung Johor untuk sementara belum dapat memberikan pelayanan karena masih dalam proses renovasi.

Baca Juga: Duel Liverpool vs Man City Memanas! Haaland Jadi Ancaman

Warga yang membutuhkan layanan kesehatan diarahkan mendatangi Puskesmas Medan Johor di Kelurahan Pangkalan Masyhur atau Puskesmas Kwala Bekala.

Sosialisasi tersebut turut dihadiri Camat Medan Johor Bachtiar Rivai Nasution, Lurah Gedung Johor Ilham Haviv Nasution, perwakilan Dinas Kesehatan Medan Festina Ginting, perwakilan Dinas Sosial Medan Rinaldi Sitorus, serta tokoh agama Amran Wali.

Pada Minggu sore, dr Dimas juga menggelar kegiatan sosialisasi perda yang sama di Jalan Nusa Indah, Kelurahan Asam Kumbang, Kecamatan Medan Selayang. (map/han)

Editor : Johan Panjaitan
tipe a pencegahan DPRD Medan influenza a kasus